Kamis, 14 Mei 2026

Wali Kota Rico Waas Setuju Buka Posko Pengaduan untuk Siswa Terancam Dikeluarkan karena Nunggak Uang Sekolah

Administrator C
Administrator - Kamis, 14 Mei 2026 13:49 WIB
Wali Kota Rico Waas Setuju Buka Posko Pengaduan untuk Siswa Terancam Dikeluarkan karena Nunggak Uang Sekolah
IST
Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, S.E., M.M bersama Menteri Komdigi, Meutya Hafid saat diwawancarai wartawan.

POSMETRO MEDAN,Medan- Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, S.E., M.M menyatakan kesiapan Pemerintah Kota Medan membuka poskopengaduan atau jalur pelaporan bagi siswa yang menunggakuang sekolah dan terancam dikeluarkan dari sekolah.

Rencana tersebut muncul setelah mencuatnya kasus seorang pelajar di SMP Panca Budi yang mengalami persoalan tunggakan biaya pendidikan. Kasus itu menjadi perhatian Pemko Medan agar persoalan serupa tidak kembali terjadi di kemudian hari.

"Bisa, kita sudah rencanakan," kata Rico Waas, saat menanggapi usulan pembukaan poskopengaduan bagi siswa yang kesulitan membayar SPP.

Baca Juga:

Orang nomor satu di Pemko Medan itu juga mengaku telah menyetujui rencana tersebut dan akan segera mensosialisasikannya kepada jajaran di bawahnya agar dapat segera direalisasikan.

Sebelumnya, Pemko Medan melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) juga telah menjalankan Program Tebus Ijazah Pemko Medan 2026. Program tersebut difokuskan untuk membantu siswa kurang mampu menebus ijazah SD dan SMP swasta yang tertahan akibat tunggakan biaya pendidikan.

Baca Juga:

Pada tahun 2025, sebanyak 329 siswa telah menerima bantuan melalui program tersebut. Sementara pada tahun 2026, jumlah penerima manfaat ditargetkan meningkat menjadi 500 siswa.

Program Tebus Ijazah menyasar siswa dari keluarga kurang mampu di Kota Medan yang ijazahnya tertahan karena tunggakan SPP maupun biaya pendidikan lainnya di sekolah swasta. Masyarakat yang mengalami persoalan serupa juga dapat melaporkan kasusnya untuk diverifikasi oleh Disdikbud Kota Medan.

Program ini difokuskan membantu warga, khususnya di kawasan padat penduduk dan wilayah Medan bagian utara, agar para siswa tetap dapat melanjutkan pendidikan maupun memperoleh akses pekerjaan.

Dorongan pembukaan poskopengaduan juga datang dari masyarakat. Seorang warga Kota Medan menilai langkah tersebut penting agar siswa yang mengalami kesulitan ekonomi memiliki tempat untuk mengadu sebelum dikeluarkan dari sekolah.

"Kalau bisa keren ini. Begitu ada kasus seperti di SMP Panca Budi, Pemko Medan langsung buka poskopengaduan atau jalur pelaporan untuk siswa yang tidak sanggup bayar uang sekolah," ujar warga tersebut.

Tags
beritaTerkait
Miliki Potensi Besar, Medan Terus Tumbuh Menjadi Kota Metropolitan Berbasis Teknologi
Rico Waas Buka Peluang Kolaborasi Global, UNDP Siap Dukung Pengelolaan Sampah Dan Digitalisasi
Rico Waas Ajak Australia Investasi dan Perkuat Kerja Sama Pendidikan
Wali Kota Medan Rico Waas Dorong Warga Medan Tolak Judol
Tunggakan Uang Sekolah Siswa SMP Panca Budi Selesai, Wali Kota Rico Waas Gercep Dan Bukan Omon-omon
Puskesmas Medan Labuhan Pastikan Kondisi Bayi Salwa Membaik dan Berat Badan Meningkat Pasca Operasi
komentar
beritaTerbaru