Darma Putra Rangkuti Membaur di Tengah Warga, Jalan Santai HUT ke-66 Karang Taruna Simalungun
POSMETRO MEDAN, Simalungun Pagi di Simalungun terasa berbeda. Langkah kaki warga berpadu dengan sapaan dan senyum, dalam Jalan Santai Bers
Sumut 3 jam lalu
POSMETRO MEDAN,Medan- Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, S.E., M.M menyatakan kesiapan Pemerintah Kota Medan membuka poskopengaduan atau jalur pelaporan bagi siswa yang menunggakuang sekolah dan terancam dikeluarkan dari sekolah.
Rencana tersebut muncul setelah mencuatnya kasus seorang pelajar di SMP Panca Budi yang mengalami persoalan tunggakan biaya pendidikan. Kasus itu menjadi perhatian Pemko Medan agar persoalan serupa tidak kembali terjadi di kemudian hari.
"Bisa, kita sudah rencanakan," kata Rico Waas, saat menanggapi usulan pembukaan poskopengaduan bagi siswa yang kesulitan membayar SPP.
Baca Juga:
Orang nomor satu di Pemko Medan itu juga mengaku telah menyetujui rencana tersebut dan akan segera mensosialisasikannya kepada jajaran di bawahnya agar dapat segera direalisasikan.
Sebelumnya, Pemko Medan melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) juga telah menjalankan Program Tebus Ijazah Pemko Medan 2026. Program tersebut difokuskan untuk membantu siswa kurang mampu menebus ijazah SD dan SMP swasta yang tertahan akibat tunggakan biaya pendidikan.
Baca Juga:
Pada tahun 2025, sebanyak 329 siswa telah menerima bantuan melalui program tersebut. Sementara pada tahun 2026, jumlah penerima manfaat ditargetkan meningkat menjadi 500 siswa.
Program Tebus Ijazah menyasar siswa dari keluarga kurang mampu di Kota Medan yang ijazahnya tertahan karena tunggakan SPP maupun biaya pendidikan lainnya di sekolah swasta. Masyarakat yang mengalami persoalan serupa juga dapat melaporkan kasusnya untuk diverifikasi oleh Disdikbud Kota Medan.
Program ini difokuskan membantu warga, khususnya di kawasan padat penduduk dan wilayah Medan bagian utara, agar para siswa tetap dapat melanjutkan pendidikan maupun memperoleh akses pekerjaan.
Dorongan pembukaan poskopengaduan juga datang dari masyarakat. Seorang warga Kota Medan menilai langkah tersebut penting agar siswa yang mengalami kesulitan ekonomi memiliki tempat untuk mengadu sebelum dikeluarkan dari sekolah.
"Kalau bisa keren ini. Begitu ada kasus seperti di SMP Panca Budi, Pemko Medan langsung buka poskopengaduan atau jalur pelaporan untuk siswa yang tidak sanggup bayar uang sekolah," ujar warga tersebut.
POSMETRO MEDAN, Simalungun Pagi di Simalungun terasa berbeda. Langkah kaki warga berpadu dengan sapaan dan senyum, dalam Jalan Santai Bers
Sumut 3 jam lalu
POSMETRO MEDAN, Berastagi Mahkamah Agung (MA) Republik Indonesia mengabulkan permohonan peninjauangy kembali (PK) terpidana Amry KS Pelawi
Peristiwa 5 jam lalu
POSMETRO MEDAN, Lubuk Pakam Pemerintah Kabupaten Deli Serdang mengapresiasi pelaksanaan peringatan Hari Olahraga Nasional (Haornas) ke43
Sumut 6 jam lalu
POSMETRO MEDAN, Deli Serdang Gubernur Sumatera Utara, Muhammad Bobby Afif Nasution, memberikan piagam penghargaan kepada Bupati Deli Ser
Sumut 6 jam lalu
POSMETRO MEDAN, Sunggal Sekitar 1.000 jamaah menghadiri Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW Akbar 1448 Hijriah yang diselenggarakan Forum
Sumut 6 jam lalu
POSMETRO MEDAN Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke81 Tentara Nasional Indonesia (TNI) Tahun 2026, Pangdam I/Bukit Barisa
Medan 13 jam lalu
Dinas Pendidikan Pematangsiantar Tindak Lanjut Video Viral terkait Bullying dan Pemukulan Siswi SMP
Sumut 17 jam lalu
Daun ganja kering tersebut merupakan miliknya dan berasal dari hasil panen di ladang miliknya.
Peristiwa 18 jam lalu
Ketua Dekranasda Ny Liswati Hadiri Kriyanusa Bersama Ny Selvi Gibran Rakabuming Raka.
Sumut 19 jam lalu
Unit Reskrim Polsek Sei Rampah mengamankan seorang pria berinisial HG alias B (48) terkait dugaan penganiayaan sopir 60 Tahun,
Sumut 20 jam lalu