Jembatan Rambing Putus dan Permukiman Tergenang Akibat Banjir di Tukka dan Pandan
Hujan deras dengan intensitas tinggi yang mengguyur Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng) sejak sore hingga malam bikin sungai meluap.
Sumut 7 jam lalu
POSMETRO MEDAN,Medan – Pemusnahan barak-baraknarkoba di kawasan Jermal yang sebelumnya disambut positif masyarakat, kini memunculkan persoalan baru. Berdasarkan informasi yang dihimpun, aksi pencurian dilaporkan meningkat drastis pasca diobrak-abriknya sarang narkoba di wilayah tersebut.
Warga mengaku resah karena pelaku pencurian diduga merupakan mantan penghuni baraknarkoba yang kehilangan "mata pencaharian" setelah lokasi mereka dimusnahkan aparat. Tanpa aktivitas, sebagian diduga beralih menjadi maling dan menyasar rumah warga, kios, hingga kendaraan yang terparkir.
"Sekarang bukan cuma narkoba, maling pun makin merajalela. Malam hari kami takut keluar rumah. Ada yang kehilangan tabung gas, besi pagar, sampai sepeda motor," ujar seorang warga Jermal yang ditemui awak media.
Baca Juga:
Beberapa warga menyebutkan, pasca penggerebekan dan pembongkaran barak, situasi justru kerap mencekam pada malam hari. Orang-orang tak dikenal terlihat mondar-mandir, mengintai rumah warga, dan memanfaatkan minimnya penerangan serta pengawasan.
Kondisi ini membuat masyarakat berada dalam dilema. Di satu sisi mereka mendukung penuh pemusnahan baraknarkoba, namun di sisi lain mereka berharap aparat tidak meninggalkan kawasan tersebut begitu saja setelah operasi selesai.
Baca Juga:
"Kami senang baraknarkoba dihancurkan, tapi jangan sampai kami jadi korban baru. Kami minta patroli rutin, jangan cuma datang saat penggerebekan saja," tambah warga lainnya.
Tokoh masyarakat setempat juga meminta aparat penegak hukum segera merespons situasi ini dengan langkah konkret. Menurut mereka, pemberantasan narkoba harus diiringi dengan pengamanan wilayah agar tidak menimbulkan dampak sosial lanjutan berupa kriminalitas.
Sementara itu, aparat dikabarkan tengah memetakan potensi gangguan kamtibmas pasca penertiban baraknarkoba di Jermal. Patroli tambahan dan pengawasan ketat disebut akan menjadi fokus guna menekan angka pencurian dan mencegah kawasan tersebut kembali menjadi daerah rawan.
Masyarakat berharap, penanganan Jermal tidak setengah-setengah. Selain memburu bandar besar yang masih buron seperti GS alias Guntur alias Robin Hood, warga meminta solusi menyeluruh agar wilayah mereka benar-benar pulih, aman, dan terbebas dari narkoba maupun tindak kriminal lainnya.(TIM)
Hujan deras dengan intensitas tinggi yang mengguyur Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng) sejak sore hingga malam bikin sungai meluap.
Sumut 7 jam lalu
POSMETRO MEDAN,LUBUK PAKAM Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Deli Serdang menggelar Pelatihan Konten Kreator Kehumasan untuk mening
Sumut 8 jam lalu
POSMETRO MEDAN,PERCUT SEI TUAN Bupati Deli Serdang, Asri Ludin Tambunan, diwakili Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretar
Sumut 8 jam lalu
POSMETRO MEDAN, Jakarta Dewan Kerajinan Nasional (Dekranas) Kabupaten Deli Serdang menampilkan beragam produk kerajinan dan karya perajin
Sumut 8 jam lalu
POSMETRO MEDAN, Medan Rektor Universitas Islam Negeri Sumatera Utara (UINSU) Medan Prof. Dr. Nurhayati, M.Ag mengingatkan para lulusan ag
Medan 10 jam lalu
Personel Sat Lantas Polres Dairi Gugur Saat Jalankan Tugas di Lokasi Kebakaran Sidikalang
Sumut 11 jam lalu
Kompol Jan Piter Napitupulu, S.H., M.H. salah satu perwira menengah Polri yang memiliki perjalanan karir yang cukup menarik.
Profil 12 jam lalu
Polres Tanjungbalai resmi menyerahkan penggunaan Jembatan Merah Putih Presisi kepada masyarakat di Jalan Lingkar Selatan.
Sumut 13 jam lalu
Polda Sumut dan Polres Humbahas Tetapkan 24 Tersangka Kasus Penyerangan di Matiti Humbahas
Peristiwa 14 jam lalu
TNI AL (Posal) Polewali Mandar, Lanal Mamuju mengamankan warga Desa Bajoe, Kecamatan Binuang, beserta barang bukti narkoba.
Inter-Nasional 15 jam lalu