Senin, 30 Maret 2026
Tingkat Perceraian di Pengadilan Agama Medan Terus Meningkat

Tahun 2025, Banyak Wanita Pilih Menjanda Akibat Suami Kecanduan Narkoba dan Judi Online

Faliruddin Lubis - Rabu, 31 Desember 2025 15:19 WIB
Tahun 2025, Banyak Wanita Pilih Menjanda Akibat Suami Kecanduan Narkoba dan Judi Online
Ikhsan Fadhil
Kantor Pengadilan Agama Medan.

Menurutnya, narkoba dan judi online tidak hanya menggerus kondisi ekonomi keluarga, tetapi juga memicu berbagai persoalan lanjutan seperti utang menumpuk, hilangnya tanggung jawab sebagai kepala keluarga, emosi tidak terkendali, hingga terjadinya kekerasan dalam rumah tangga (KDRT).

Situasi tersebut membuat hubungan suami istri sulit untuk dipertahankan.

Baca Juga:

"Ketika salah satu pasangan terjerat narkoba atau judi online, dampaknya sangat luas. Penghasilan habis, komunikasi memburuk, kepercayaan hilang, dan pada akhirnya pasangan memilih jalan perceraian karena merasa tidak ada lagi harapan," jelasnya.

Azizon menambahkan, judi online menjadi fenomena yang paling banyak ditemukan dalam perkara perceraian belakangan ini. Kemudahan akses melalui ponsel pintar membuat praktik judi semakin sulit dikendalikan dan menyeret pelakunya ke dalam lingkaran utang, termasuk pinjaman online, yang semakin memperparah kondisi rumah tangga.

Baca Juga:

Dalam setiap perkara cerai talak maupun gugat cerai, Pengadilan AgamaMedan tetap mengedepankan proses mediasi sebagai tahapan wajib sebelum perkara diputus.

Mediasi dilakukan untuk membuka ruang dialog dan memberi kesempatan bagi pasangan suami istri agar dapat mempertimbangkan kembali keputusannya.

"Kami selalu mengupayakan perdamaian melalui mediasi. Namun, dalam banyak kasus yang berkaitan dengan narkoba dan judi online, upaya tersebut sering kali tidak membuahkan hasil karena masalah sudah berlangsung lama dan menimbulkan luka mendalam," kata Azizon.

Ia juga mengungkapkan bahwa mayoritas perkara perceraian yang masuk ke Pengadilan AgamaMedan merupakan gugatan cerai yang diajukan oleh pihak perempuan.

Para istri umumnya tidak lagi sanggup mempertahankan rumah tangga akibat tekanan ekonomi, kekerasan psikologis, hingga rasa tidak aman yang ditimbulkan oleh perilaku suami.

"Banyak istri yang akhirnya memilih menggugat cerai karena merasa masa depan keluarga dan anak-anak sudah tidak terjamin akibat suami terlibat narkoba atau judi online," pungkasnya.

Tags
beritaTerkait
Rico Waas : Organisasi Kekeluargaan Harus  Dukung Pembangunan Daerah
Siswi Kelas 2 SMA Diduga Dilarikan Pria Paruh Baya, Polisi Diminta Bertindak Cepat
Polrestabes Medan Gelar Apel Sabuk dan Kentongan Kamtibmas serta Halal Bihalal Idul Fitri 1447 H
Wakapolrestabes Medan Pimpin Patroli Skala Besar, Targetkan Pelaku 3C dan Geng Motor
Melalui Medan Untuk Semua, Walikota Buka Peluang Emas Investor India Masuk
Tekab Polsek Medan Kota Tangkap Dua Pelaku Curanmor di Jalan Bahagia By Pass
komentar
beritaTerbaru