Rabu, 11 Februari 2026
"Curhat Warga" Jermal 15 kepada ke Kapolrestabes Medan

Warga Jermal 15 Minta Kombes Jean Calvijn Ubah Citra Kawasan dan Putus Akses Pelarian Bandar

Salamudin Tandang - Kamis, 15 Januari 2026 14:03 WIB
Warga  Jermal 15 Minta Kombes Jean Calvijn  Ubah Citra Kawasan dan Putus Akses Pelarian Bandar
Adam
Kapolrestabes Medan, Kombes Pol Dr. Jean Calvijn Simanjuntak, S.I.K., M.H merasa miris dan sedih jika anak-anak lebih betah di barak narkoba daripada di rumah sendiri.

POSMETRO MEDAN, Medan - Kapolrestabes Medan, Kombes Pol Dr. Jean Calvijn Simanjuntak, S.I.K., M.H., menyampaikan pesan menyentuh hati dalam kegiatan "Curhat Warga" yang digelar di sebuah kafe di Jalan Jermal 15, Medan Denai, Kamis (15/1/2026).

Dalam sambutannya, Kombes Jean Calvijn menegaskan bahwa upaya kepolisian dalam memberantas narkoba dan perjudian di kawasan Jermal bukan sekadar penegakan hukum, melainkan sebuah misi kemanusiaan untuk menyelamatkan generasi muda.

Jean Calvijn mengungkapkan bahwa kawasan Jermal memiliki rekam jejak yang cukup kelam terkait resistensi terhadap petugas. Setidaknya, kepolisian telah melakukan delapan kali penindakan di berbagai titik lokasi yang telah "menggurita" selama bertahun-tahun.

Baca Juga:

"Banyak sekali petugas kami yang mendapatkan perlawanan, disekap, hingga kendaraan dinas dibakar saat melakukan penertiban narkoba dan judi. Tersangka dipaksa lepas, dan barang bukti dirampas. Ini tidak boleh terjadi lagi," tegas Jean Calvijn.

Ia menambahkan, keberadaan barak-barak narkoba di wilayah tersebut sudah sangat mengkhawatirkan, karena melibatkan anak-anak di bawah umur dan pelajar.

Baca Juga:

Sambil berdiri di tengah warga, Kapolrestabes menitipkan pesan mendalam kepada para orang tua agar lebih peduli terhadap kondisi psikologis anak-anak mereka.

"Saya miris dan sedih. Jangan sampai kita sebagai orang tua menyesal di kemudian hari. Kenapa anak-anak kita lebih nyaman berada di barak narkoba daripada di rumah sendiri? Kenapa mereka lebih mendengar bandar daripada nasihat ayah, ibu, atau tokoh agama," ucapnya dengan nada bergetar.

Bagi Jean Calvijn, menangkap pelaku bukanlah sebuah kebanggaan utama. "Prestasi iya, tetapi saya tidak bangga. Saya jauh lebih bangga jika bisa melakukan pencegahan. Jangan sampai narkoba sudah sampai di depan pintu kamar anak-anak kita," tambahnya.

Dalam sesi tanya jawab, salah seorang warga bernama Susi menyampaikan aspirasinya agar citra buruk yang melekat pada kawasan Jermal segera berakhir. Ia menyoroti akses jalan yang terlalu terbuka sehingga memudahkan pelaku kejahatan dari luar wilayah untuk keluar-masuk.

Tags
beritaTerkait
Kasus Pencurian Ponsel Viral di Medan, Berawal dari Upah Tak Dibayar
Tepis Narasi ‘Korban Jadi Tersangka’, Kapolrestabes Medan Tegaskan Alur Hukum Berjalan Objektif
Viral Korban Pencurian Jadi Tersangka di Medan, Kapolrestabes Beri Penjelasan Lengkap
Kapolrestabes Medan Jean Calvijn Hadiri Rakornas Pemerintah Pusat dan Daerah 2026
Jihad Sosial Melawan Kejahatan Kemanusiaan
Latsitarda Angkatan 99 Kirim Bantuan Logistik untuk Korban Bencana di Tapteng dan Tapsel
komentar
beritaTerbaru