Kamis, 12 Februari 2026
100 Hari Kerja Kapolrestabes Medan Kombes Jean Calvijn

Ketua Badko HMI Sumut: Ada Upaya Nyata Membangun Kembali Kepercayaan Publik Kepada Polri

Faliruddin Lubis - Minggu, 25 Januari 2026 11:50 WIB
Ketua Badko HMI Sumut: Ada Upaya Nyata Membangun Kembali Kepercayaan Publik Kepada Polri
IST
Ketua Badan Koordinasi Himpunan Mahasiswa Islam (Badko HMI) Sumatera Utara, Muhammad Yusril Mahendra.

POSMETRO MEDAN, Medan-Ketua Badan Koordinasi Himpunan Mahasiswa Islam (Badko HMI) Sumatera Utara, Muhammad Yusril Mahendra, memberikan tanggapan terhadap capaian 100 hari kerja Kapolrestabes Medan Kombes Pol Jean Calvijn Simanjuntak, dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat di Kota Medan.

Menurut Yusril, dalam kurun waktu 100 hari kerja tersebut, Polrestabes Medan menunjukkan adanya komitmen dan keseriusan dalam menjalankan tugas-tugas kepolisian, khususnya dalam penanganan kriminalitas jalanan, respon cepat terhadap laporan masyarakat, serta upaya membangun pendekatan yang lebih humanis kepada warga.

"Kami memandang bahwa dalam 100 hari kerja Kapolrestabes Medan, telah terlihat adanya upaya nyata untuk membangun kembali kepercayaan publik terhadap institusi kepolisian. Hal ini tercermin dari meningkatnya respons cepat aparat terhadap laporan masyarakat serta pendekatan yang lebih terbuka dan humanis," ujar Yusril.

Baca Juga:

Ia menilai, langkah-langkah tersebut menjadi sinyal positif di tengah masih adanya kekhawatiran publik terhadap persoalan keamanan dan penegakan hukum di Kota Medan yang selama ini dikenal memiliki tingkat kriminalitas cukup tinggi.

Lebih lanjut, Yusril menegaskan bahwa capaian awal ini dapat menjadi modal penting bagi Polrestabes Medan untuk melanjutkan agenda reformasi internal kepolisian, terutama dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik, profesionalisme personel, serta akuntabilitas dalam setiap proses penegakan hukum.

Baca Juga:

"Seratus hari kerja tentu belum cukup untuk menilai secara menyeluruh kinerja seorang Kapolrestabes. Namun, apa yang telah dicapai sejauh ini patut dicatat sebagai langkah awal yang positif dan harus dijadikan fondasi untuk kerja-kerja yang lebih substansial ke depan," katanya.

Meski demikian, Badko HMI Sumut mengingatkan agar berbagai capaian tersebut tidak berhenti pada simbolik dan seremonial semata. Menurut Yusril, tantangan terbesar kepolisian ke depan adalah memastikan bahwa perubahan yang dilakukan benar-benar dirasakan oleh masyarakat hingga ke lapisan paling bawah.

"Kami menegaskan bahwa keberhasilan kepolisian tidak cukup diukur dari angka atau pencitraan semata, melainkan dari sejauh mana rasa keadilan, rasa aman, dan kepercayaan itu benar-benar dirasakan oleh masyarakat kecil," tegasnya.

Yusril juga menyoroti pentingnya peningkatan profesionalisme dan transparansi dalam setiap penanganan perkara hukum. Ia menekankan bahwa penegakan hukum harus dilakukan secara adil, objektif, dan tidak tebang pilih, agar tidak menimbulkan kekecewaan dan ketidakpercayaan publik.

"Prinsip keadilan harus menjadi roh dalam setiap tindakan penegakan hukum. Jangan sampai hukum hanya tajam ke bawah, namun tumpul ke atas. Ini yang terus kami ingatkan," ujarnya.

Selain itu, Badko HMI Sumut juga mendorong Polrestabes Medan untuk terus membuka ruang dialog dan komunikasi dengan elemen masyarakat, termasuk organisasi kepemudaan, mahasiswa, tokoh agama, dan tokoh masyarakat, sebagai bagian dari upaya menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban sosial.

"Pendekatan partisipatif dengan melibatkan masyarakat adalah kunci menciptakan keamanan yang berkelanjutan. Polisi tidak bisa bekerja sendiri tanpa dukungan dan kepercayaan publik," tambah Yusril.

Ia menegaskan bahwa Badko HMI Sumut akan terus menjalankan perannya sebagai mitra kritis dan konstruktif bagi kepolisian. Dukungan akan diberikan terhadap setiap langkah positif, namun kritik juga akan disampaikan secara tegas dan objektif apabila ditemukan penyimpangan atau kebijakan yang tidak berpihak pada rasa keadilan masyarakat.

"HMI sejak awal berdiri memiliki komitmen moral untuk mengawal nilai keadilan, kemanusiaan, dan demokrasi. Dalam konteks ini, kami siap menjadi mitra kritis Polrestabes Medan demi terciptanya penegakan hukum yang berintegritas dan berpihak kepada kepentingan rakyat," pungkasnya.

Dengan demikian, Badko HMI Sumut berharap agar 100 hari kerja Kapolrestabes Medan tidak hanya menjadi catatan awal, tetapi benar-benar menjadi titik tolak perubahan berkelanjutan dalam mewujudkan Kota Medan yang aman, tertib, dan berkeadilan.(REZ)

Tags
beritaTerkait
Bapenda Sumut Bukukan Pendapatan Pajak Daerah Rp5 Triliun Lebih
Menjelang Ramadan dan Lampu yang Kerap Padam: Catatan Reses Munir Ritonga di Mosa Tapanuli Selatan
Pemko Binjai Raih Empat Penghargaan di Bidang Hukum dari Kementerian Hukum Wilayah Sumut
Sukseskan  Green Dharma, Pembimas Hindu  Lepaskan  Satwa dan Tanam Pohon
Baznas Launching Lumbung Pangan Padi, Perkuat Ketahanan Pangan di Sumut
Kasus Pencurian Ponsel Viral di Medan, Berawal dari Upah Tak Dibayar
komentar
beritaTerbaru