IPDA Bolon Situngkir Sikat Tuntas Pelaku Penggelapan yang Kabur ke Banten, Lintasi Tiga Provinsi
IPDA Bolon Situngkir menangkap pelaku penggelapan yang sempat kabur ke provinsi Banten
Peristiwa 12 menit lalu
POSMETROMEDAN, Medan - Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Provinsi Sumatera Utara, dengan dukungan Baznas RI, resmi melaunching Program Lumbung Pangan Padi di Kabupaten Batu Bara. Kegiatan tersebut digelar pada Jumat (6/2/2026) di Aula Kantor Baznas Sumut, Jalan Rumah Sakit Haji, Medan.
Program Lumbung Pangan Padi merupakan program nasional Baznas yang telah dilaksanakan di berbagai daerah di Indonesia. Hingga tahun 2026, program ini telah diluncurkan di 19 titik di seluruh Indonesia sebagai bagian dari penguatan zakat produktif di sektor pertanian.
Khusus di Kabupaten Batu Bara, program ini melibatkan 52 petani mustahik dengan luas lahan sekitar 30 hektare. Program dijalankan melalui konsep kolaborasi antara Baznas RI, Baznas Provinsi Sumatera Utara, dan Baznas Kabupaten Batu Bara.
Baca Juga:
Acara launching dihadiri Ketua dan Pimpinan Baznas RI, Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA dan H. Achmad Sudrajat, Lc., MA, Pimpinan Baznas Provinsi Sumatera Utara, Pimpinan Baznas Kabupaten Batu Bara, pimpinan Baznas kabupaten/kota sekitar, serta para petani penerima manfaat. Pada kesempatan tersebut juga dilakukan penyerahan bantuan secara simbolis kepada petani.
Ketua Baznas Kabupaten Batu Bara, H. Jum'ah Haidirsyah, S.Pd.I, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Baznas RI dan Baznas Provinsi Sumatera Utara atas dukungan, pendampingan, serta kepercayaan yang diberikan.
Baca Juga:
Menurutnya, kolaborasi ini menjadi kekuatan penting dalam mendorong pemberdayaan ekonomi mustahik, khususnya di sektor pertanian, agar berjalan optimal dan berkelanjutan.
Sementara itu, Ketua Baznas Provinsi Sumatera Utara, Prof. Dr. H. Mohd Hatta, menegaskan bahwa Program Lumbung Pangan Padi dirancang untuk meningkatkan produktivitas sekaligus mendorong kemandirian ekonomi petani mustahik.
"Melalui sinergi Baznas RI, Baznas Provinsi Sumatera Utara, dan Baznas Kabupaten Batu Bara, kami berharap program ini mampu memberikan manfaat nyata bagi petani, meningkatkan produktivitas pertanian, serta memperkuat ketahanan pangan di Sumatera Utara," ujarnya.
Ia juga menambahkan, selain di Kabupaten Batu Bara, Baznas Sumut telah melaksanakan program serupa di Kabupaten Serdang Bedagai. Melalui program tersebut, petani berhasil terlepas dari praktik ijon, mampu mengelola usaha tani secara mandiri, serta menunaikan zakat pertanian saat panen.
Ketua Baznas RI, Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA, menegaskan bahwa sektor pertanian menjadi salah satu fokus utama Baznas dalam pemanfaatan zakat produktif. Menurutnya, sektor pertanian memiliki peran strategis dalam menjaga ketahanan pangan nasional sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
IPDA Bolon Situngkir menangkap pelaku penggelapan yang sempat kabur ke provinsi Banten
Peristiwa 12 menit lalu
Melihat dari dekat sosok H. Gus Irawan Pasaribu, S.E., Ak., M.M., C.A yang kini menjabat sebagai Bupati Tapanuli Selatan.
Profil 29 menit lalu
Pesan di HUT ke80 Bhayangkara
Inter-Nasional 44 menit lalu
Wakapolri menyebut 418 lulusan Sespim siap menjadi garda terdepan menghadapi tantangan global dan era digital.
Inter-Nasional 59 menit lalu
Diikuti Bupati Humbahas, Menko AHY membuka secara resmi Sinode Besar GPI di Pematangsiantar.
Sumut satu jam lalu
AUDAMSI mengkonsultasikan PB Depot Air Minum ke DPMPTSP Kota Bandung.
Inter-Nasional 2 jam lalu
Anaknya dianiaya, seorang perempuan lansia mengadukan Kepala BNNK Deli Serdang dan oknum Satpol PP ke Polda Sumut.
Sumut 2 jam lalu
Lenggong siap menjadi tuan rumah pada penutupan Geofest 2026 di Ipoh.
Inter-Nasional 2 jam lalu
Waka Polres Simalungun memimpin secara langsung pengamanan sinode besar 2026 Gereja Pentakosta tahun 2026.
Sumut 2 jam lalu
Satpol PP Pematangsiantar mengadakan Patroli Rutin untuk membantu polisi menjaga ketertiban umum dan ketenteraman masyarakat.
Sumut 2 jam lalu