Ratusan Warga Gerebek Rumah Kos di Kompleks DPR Padangsidimpuan, 23 Cewek dan 16 Cowok Diamankan
Ratusan Warga Gerebek Rumah Kos di Kompleks DPR Padangsidimpuan, 39 Orang Diamankan.
Sumut 5 jam lalu
POSMETROMEDAN, Medan — Dugaan penyimpangan penyaluran bantuan sosial (bansos) kembali mencuat di Kota Medan. Sejumlah elemen masyarakat yang tergabung dalam Solidaritas Aliansi Masyarakat Peduli Kota Medan (SEMA) menggelar aksi unjuk rasa di Gedung DPRD Kota Medan dan Kantor Wali Kota Medan, Rabu (28/1/2025).
Aksi tersebut digelar sebagai bentuk protes atas dugaan tidak transparannya penyaluran berbagai bantuan sosial di Lingkungan 12, Kelurahan Binjai, Kecamatan Medan Denai. Massa aksi menilai kebijakan dan praktik di tingkat lingkungan selama ini tidak berpihak kepada masyarakat kecil, khususnya warga yang berhak menerima bantuan pemerintah.
Baca Juga:
Dalam orasinya, massa menyebut Kepala Lingkungan (Kepling) 12 diduga kuat tidak aspiratif dan telah menyalahgunakan kewenangan dalam proses pendataan hingga penyaluran bantuan sosial, seperti Program Keluarga Harapan (PKH), bansos reguler, BLT disabilitas, hingga bantuan bagi warga lanjut usia (lansia).
Koordinator aksi, Johan Merdeka, menegaskan bahwa dugaan penyimpangan tersebut bukan persoalan baru, melainkan telah berlangsung cukup lama dan merugikan banyak warga.
Baca Juga:
"Kami melakukan aksi damai ini untuk meminta Wali Kota Medan segera mencopot Kepling 12 yang sudah berkuasa selama 17 tahun di Kelurahan Binjai, Kecamatan Medan Denai. Kami menduga kuat telah terjadi manipulasi data penerima bansos yang sangat merugikan masyarakat," tegas Johan dalam orasinya.
Menurut Johan, banyak warga yang seharusnya berhak menerima bantuan justru tidak terdata, sementara penerima bantuan diduga tidak sesuai dengan kriteria yang telah ditetapkan pemerintah. Bahkan, kata dia, muncul kejanggalan di mana warga yang awalnya tidak mendapatkan bantuan, baru menerima bansos setelah adanya protes dan tekanan dari masyarakat.
"Ini menimbulkan kecurigaan. Awalnya dibilang tidak dapat bantuan, tapi setelah ada gebrakan dan pengaduan, tiba-tiba bantuan bisa keluar. Artinya ada yang tidak beres dalam pendataan," ujarnya.
Dalam aksi tersebut, SEMA menyampaikan sejumlah tuntutan kepada Pemerintah Kota Medan dan DPRD Kota Medan, di antaranya:
1. Mencopot dan mengevaluasi Kepling 12 Lingkungan 12 Kelurahan Binjai karena dinilai tidak aspiratif dan tidak transparan.
Ratusan Warga Gerebek Rumah Kos di Kompleks DPR Padangsidimpuan, 39 Orang Diamankan.
Sumut 5 jam lalu
149 Hari Izin Tinggal Ilegal, Imigrasi Belawan Deportasi Warga Negara Kamboja.
Medan 6 jam lalu
Ancaman Kebakaran dan Aroma BBM Diduga Resahkan Warga Sekitar Fuel Terminal Medan, Masyarakat Desak Pertamina Beri Solusi.
Medan 7 jam lalu
Timnas Indonesia akan menghadapi Timor Leste pada matchday kedua Grup A Piala AFF 2026, Jumat 31 Juli 2026, pukul 17.00 WIB.
Sport 7 jam lalu
POSMETRO MEDAN,Medan Kapolda Sumatera Utara, Irjen Pol. Whisnu Hermawan Februanto, S.I.K., M.H., menegaskan bahwa perubahan UndangUndan
Medan 7 jam lalu
POSMETRO MEDAN,Asahan Satuan Reserse Kriminal (Sat Reskrim) Polres Asahan berhasil mengamankan seorang remaja yang diduga membawa senjat
Kriminal 7 jam lalu
POSMETRO MEDAN,Belawan Satuan Reserse Narkoba (Satnarkoba) Polres Pelabuhan Belawan kembali berhasil mengungkap kasus peredaran narkotik
Kriminal 7 jam lalu
POSMETRO MEDAN,Berastagi, Karo Semarak Festival Bunga dan Buah (FBB) Kabupaten Karo Tahun 2026 resmi dimulai, Kamis (30/7), dengan mengh
Sumut 8 jam lalu
POSMETRO MEDAN,MEDANForum Wartawan Kejaksaan (Forwaka) Belawan diketuai Budi Yanto SH dan Sekretaris Muhammad Maskur resmi dilantik oleh Ke
Medan 8 jam lalu
POSMETRO MEDAN,Medan Bank Sumut membuka akses dana Program Peremajaan Sawit Rakyat (PSR) sebesar Rp44,5 miliar bagi pekebun sawit di Sum
Bisnis 8 jam lalu