Kapolres Langkat AKBP David Triyo Prasojo Mendadak Dicopot
Kapolres Langkat AKBP David Triyo Prasojo Mesecara mendadak dicopot dari jabatannya.
Profil 2 jam lalu
POSMETROMEDAN, Medan -
Warga Kecamatan Medan Helvetia mengeluhkan keterbatasan lahan pemakaman umum bagi umat Kristen yang saat ini sudah penuh. Kondisi tersebut membuat masyarakat kesulitan mencari lokasi pemakaman ketika ada warga yang meninggal dunia.
Keluhan tersebut disampaikan langsung kepada anggota DPRD Kota Medan, Robi Barus, saat pertemuan dengan warga di Jalan Gaperta Ujung, Medan Helvetia, Sabtu (14/2/2026).
Baca Juga:
Salah seorang warga berharap pemerintah kota dapat menyediakan lahan pemakaman umum Kristen dengan biaya yang terjangkau. Menurut warga, keterbatasan lahan pemakaman kini menjadi persoalan serius yang dihadapi masyarakat.
Hal senada disampaikan Jonlis Purba. Ia menyebutkan bahwa kesulitan pemakaman tidak hanya dialami umat Kristen di Medan Helvetia, tetapi juga terjadi di hampir seluruh kecamatan di Kota Medan. Sejumlah lokasi pemakaman yang selama ini digunakan, baik milik pemerintah maupun swasta, atau juga disebut Pemakaman Kristen yang berada di Simalingkar B,kecamatan Medan Tuntungan diketahui telah penuh.
Jonlis juga mengungkapkan bahwa biaya pemakaman di beberapa lokasi alternatif dinilai terlalu mahal sehingga memberatkan warga. Kondisi tersebut membuat masyarakat kebingungan menentukan lokasi pemakaman saat terjadi kedukaan.
Sebagai pengurus partai, Jonlis mengaku kerap menerima keluhan serupa dari warga, termasuk dari Serikat Tolong Menolong (STM) Kristen. Ia menilai minimnya informasi menjadi salah satu kendala utama, meskipun pemerintah kota disebut telah membentuk Badan Pengelola Perkuburan Kristen (BP2K).
Menurutnya, BP2K berada di bawah koordinasi pihak kecamatan dan melibatkan STM sebagai anggota. Namun, sosialisasi kepada masyarakat dinilai masih sangat kurang sehingga banyak pengurus STM tidak mengetahui keberadaan lembaga tersebut.
Menanggapi aspirasi warga, Robi Barus meminta agar persoalan pemakaman umat Kristen menjadi perhatian serius Pemko Medan. Ia menyebut keluhan serupa sudah pernah disampaikan pada periode wali kota sebelumnya dan kini kembali muncul.
Robi mendorong agar Pemko Medan segera mencari dan menyiapkan lahan pemakaman baru untuk umat Kristen. Ia juga meminta agar keberadaan BP2K disosialisasikan secara menyeluruh mulai dari camat, lurah, hingga kepala lingkungan agar dapat membantu masyarakat ketika membutuhkan lahan pemakaman.
Selain itu, Robi secara khusus meminta perhatian Wali Kota Medan, Rico Waas, agar segera mengambil langkah konkret dalam menyelesaikan persoalan tersebut demi memberikan kepastian dan rasa keadilan bagi masyarakat.(ATN)
Kapolres Langkat AKBP David Triyo Prasojo Mesecara mendadak dicopot dari jabatannya.
Profil 2 jam lalu
Kejutan Forkopimcam mewarnai Perayaan HUT Bhayangkara ke80 di Polsek Simpang Empat
Sumut 3 jam lalu
Kadis SDABMBK Hadiri Rangkaian Kegiatan Rakernas XVIII APEKSI Tahun 2026.
Medan 3 jam lalu
Modus &lsquoKawin Pesanan&rsquo ke Tiongkok Terbongkar, Mafirion Buru Sindikat Internasional.
Politik 3 jam lalu
Business Summit IndonesiaKorea Selatan Disiapkan, Danau Toba Jadi Pintu Masuk Kerja Sama.
Sumut 4 jam lalu
Polres Dairi mengaku siap mewujudkan Polri yang semakin humanis dan profesional untuk melayani masyarakat.
Sumut 4 jam lalu
2 Pria Disebut Maling Dilakban Jadi Teletubbies, Ternyata Konten Kreator Lagi Challenge.
Peristiwa 4 jam lalu
Pemerintah Provinsi Sumatera Utara menargetkan jumlah geosite di kawasan Toba Caldera UNESCO Global Geopark bertambah dari 16 menjadi 40.
Sumut 4 jam lalu
Satresnarkoba Polres Batu Bara Ungkap Kasus Pengedar Sabu, Tiga Pelaku sebagai penjual Diamankan.
Sumut 5 jam lalu
Posmetro Medan, Medan Sebanyak 98 wali kota peserta Rapat Kerja Nasional (Rakernas) XVIII Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEK
Medan 6 jam lalu