Dua Poin Lagi, MU!
Kemenangan itu memantapkan posisi MU di urutan ketiga klasemen sementara dengan 61 poin dari 34 laga, unggul tiga poin dari Liverpool dan A
Sport satu menit lalu
POSMETRO MEDAN,Medan – Pelaksanaan Ramadan Fair 2026 yang digelar Pemerintah Kota Medan menuai sorotan. Amatan wartawan di lokasi, Sabtu (28/02/2026), menemukan sejumlah kejanggalan yang dinilai mencerminkan lemahnya persiapan panitia, meski kegiatan ini disebut-sebut menggunakan anggaran sekitar Rp 2,8 miliar.
Sejumlah persoalan terlihat mulai dari dugaan praktik jual beli stan, fasilitas yang tidak memadai, hingga kebersihan lingkungan yang memprihatinkan.
Beberapa pelaku UMKM mengaku bahwa stan yang seharusnya menjadi wadah pemberdayaan justru diperjualbelikan dengan harga bervariasi, mulai dari Rp2.500.000 hingga Rp3.000.000. Kondisi ini menimbulkan pertanyaan terkait mekanisme distribusi stan dan transparansi pengelolaannya.
Baca Juga:
Jika benar terjadi, praktik tersebut dinilai mencederai semangat Ramadan Fair sebagai ajang pembinaan dan promosi usaha kecil menengah.
Selain itu, kondisi di area utama UMKM juga dikeluhkan pengunjung. Minimnya sirkulasi udara dan banyaknya kipas angin yang tidak berfungsi membuat suasana di dalam tenda terasa panas dan pengap.
Baca Juga:
Salah seorang pengunjung, Ita, mengaku tidak nyaman saat berada di lokasi. "Area utama UMKM ini panas sekali, penataannya semrawut. Abang lihatlah, berkeringat kali kami makan di sini," ujarnya.
Penataan stan yang dinilai kurang rapi juga membuat arus pengunjung terhambat, terutama saat jam ramai menjelang berbuka puasa.
Parkir Dipatok hingga Rp5.000
Persoalan lain muncul dari tarif parkir yang disebut-sebut dipatok antara Rp3.000 hingga Rp5.000. Sejumlah pengunjung mempertanyakan standar tarif tersebut dan meminta adanya kejelasan resmi dari pihak penyelenggara maupun Dinas Perhubungan.
Ketiadaan papan informasi tarif parkir di beberapa titik juga memicu kebingungan dan keluhan masyarakat.
Kamar Mandi Jorok dan Tidak Ada Air
Fasilitas umum pun tak luput dari kritik. Kamar mandi umum milik Pemko Medan di sekitar lokasi dilaporkan dalam kondisi kotor, berbau, dan bahkan tidak tersedia air. Kondisi ini tentu sangat mengganggu kenyamanan pengunjung, terlebih di tengah cuaca panas dan padatnya aktivitas masyarakat.
Sejumlah warga berharap panitia segera melakukan evaluasi menyeluruh. Mengingat kegiatan ini menggunakan anggaran yang tidak sedikit, publik menilai pelaksanaannya tidak boleh terkesan asal jadi.
Ramadan Fair sejatinya menjadi ikon tahunan Kota Medan dalam menyemarakkan bulan suci. Namun jika persoalan-persoalan mendasar seperti fasilitas, transparansi stan, hingga pengelolaan parkir tidak segera dibenahi, dikhawatirkan kepercayaan masyarakat terhadap penyelenggaraan event serupa akan semakin menurun.
Hingga berita ini diturunkan, pihak panitia pelaksana belum memberikan keterangan resmi terkait berbagai keluhan tersebut.(DAM/REZ)
Kemenangan itu memantapkan posisi MU di urutan ketiga klasemen sementara dengan 61 poin dari 34 laga, unggul tiga poin dari Liverpool dan A
Sport satu menit lalu
Nilai tukar Rupiah pada Selasa 28 April 2026 kembali melemah 0,07 persen.
Bisnis 3 jam lalu
Harga Ayam Broiler di Labuhanbatu Turun jadi Rp30 ribu/Kg
Sumut 3 jam lalu
Ramalan cuaca di Sumut hari ini didominasi kondisi hujan ringan.
Sumut 3 jam lalu
Gandeng Influencer dan Pencipta Lagu &lsquoSiti Mawarni&rsquo, Kapolres Labuhanbatu Rilis Capaian Besar Kasus Narkoba.
Sumut 3 jam lalu
POSMETRO MEDAN,Medan PT Bank Sumut bersama Pemerintah Kota Medan resmi meluncurkan Quick Response Electronic Splitting System for Tax Opti
Bisnis 3 jam lalu
Dugaan Limbah Dapur di Stabat Baru Cemari Lingkungan, Warga Desak DLH Langkat Bertindak Cepat.
Sumut 3 jam lalu
Posmetro Medan, Karo Setelah berbulanbulan mengalami kelangkaan pupuk subsidi, persoalan tersebut akhirnya dibahas dalam Rapat Dengar Pend
Sumut 7 jam lalu
Posmetro Medan, Medan Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas resmi meluncurkan aplikasi Qresto (Quick Response Electronic Splitting Syste
Medan 7 jam lalu
POSMETRO MEDAN Tokoh masyarakat Sumatera Utara, Nezar Djoeli melontarkan kritikan terkait carutmarut pelaksanaan program Makan Bergizi Gra
Sumut 12 jam lalu