Musrenbang 2027, UNIMED Sinkronkan Program Prioritas dengan Kebijakan Nasional
POSMETRO MEDAN, Medan Universitas Negeri Medan (Unimed) menggelar Pembukaan Musyawarah Perencanaan dan Pembangunan (Musrenbang) Tahun 2027
Medan 39 menit lalu
POSMETRO MEDAN,Medan – Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda Sumut kembali mengungkap kasus menonjol peredaran narkotika jaringan lintas negara dengan menyita barang bukti sabu seberat 50 kilogram dan 20.000 butir pil ekstasi di perairan Bagan Asahan, Kabupaten Asahan.
Pengungkapan tersebut dilakukan oleh Unit 4 Subdit 2 Ditresnarkoba Polda Sumut pada Kamis (19/3/26) sekitar pukul 07.00 WIB, setelah melalui rangkaian penyelidikan intensif selama dua pekan.
Direktur Reserse Narkoba (Dirresnarkoba) Polda Sumut, Kombes Pol. Andy Arisandi, mengatakan pengungkapan ini berawal dari informasi adanya kapal yang diduga membawa narkotika dari perairan Malaysia menuju wilayah perairan Bagan Asahan.
Baca Juga:
"Petugas melakukan penyelidikan dan pemantauan secara intensif selama kurang lebih dua minggu. Setelah memastikan kebenaran informasi, tim bergerak dan melakukan pengintaian terhadap kapal yang dicurigai," ujar Kombes Pol. Andy Arisandi, Selasa (24/3).
Ia menjelaskan, pada hari penindakan, kapal target terpantau memasuki perairan Bagan Asahan sehingga petugas langsung melakukan pengejaran dan penangkapan.
Baca Juga:
Dari hasil penangkapan tersebut, petugas mengamankan seorang pria berinisial B (38), warga Kabupaten Asahan, yang diduga sebagai kurir narkotika.
"Dalam penggeledahan di kapal, petugas menemukan 50 bungkus plastik kemasan teh China warna merah yang berisi sabu dengan berat total 50.000 gram serta 20.000 butir pil ekstasi. Selain itu, turut diamankan satu unit kapal, satu unit telepon genggam, dan satu unit perangkat GPS," katanya.
Berdasarkan hasil interogasi awal, tersangka mengaku diperintahkan oleh seseorang berinisial F dengan imbalan sebesar Rp70 juta untuk mengantarkan barang haram tersebut.
Menindaklanjuti keterangan tersebut, petugas melakukan pengembangan ke kediaman terduga pengendali berinisial F. Namun, yang bersangkutan tidak berada di lokasi dan diduga telah melarikan diri.
"Tim masih terus melakukan pengembangan untuk mengungkap jaringan di atasnya, termasuk memburu pelaku lain yang terlibat dalam sindikat ini," ujar Andy.
Ia menegaskan, pengungkapan ini merupakan bentuk komitmen Polda Sumatera Utara dalam memberantas peredaran narkotika, khususnya yang masuk melalui jalur perairan yang kerap dimanfaatkan jaringan internasional.
"Kami tidak akan memberi ruang bagi peredaran narkotika di Sumatera Utara. Upaya penindakan akan terus ditingkatkan, baik melalui penguatan intelijen maupun sinergi dengan instansi terkait," tegasnya.
Saat ini, tersangka beserta seluruh barang bukti telah diamankan di kantor Ditresnarkoba Polda Sumut untuk proses penyidikan lebih lanjut.(lam)
POSMETRO MEDAN, Medan Universitas Negeri Medan (Unimed) menggelar Pembukaan Musyawarah Perencanaan dan Pembangunan (Musrenbang) Tahun 2027
Medan 39 menit lalu
Mengenal Sosok Kombes Pol Dr. Jean Calvijn Simanjuntak Perwira Berpengalaman yang Kini Memimpin Polrestabes Medan
Profil 40 menit lalu
Pemko Pematangsiantar dan Forkopimda Rapat Finalisasi Rangkaian Peringatan HUT ke81 Kemerdekaan RI
Sumut 45 menit lalu
POSMETRO MEDAN, Medan Prestasi membanggakan berhasil diraih Alumni Madrasah Aliyah Swasta (MAS) Tahfizul Quran Yayasan Islamic Centre Sum
Medan 2 jam lalu
Ribuan Orang Turun ke Jalan, Legenda AC Milan Franco Baresi Tutup Usia 66 Tahun
Inter-Nasional 3 jam lalu
Bayi Dibuang di Tepi Sungai Serani Desa Panca Arga Asahan.
Peristiwa 4 jam lalu
Pengusaha Singkawang Tewas Ditembak, Eksekutor Ngaku Dibayar Rp 90 Juta.
Kriminal 4 jam lalu
Indonesia menghadapi Singapura di laga hidup mati Grup A Piala AFF 2026 di Stadion Jalan Besar, Kallang, Jumat (7/8/2026) pukul 20.00 WIB.
Sport 5 jam lalu
Rico Waas Nonaktifkan Lurah AUR, Tegaskan Tak Ada Toleransi bagi Penyalahgunaan Wewenang.
Medan 5 jam lalu
Tim Khusus JCS bersama Resmob Polrestabes Medan berhasil mengamankan dua pria yang terlibat dalam jaringan pencurian dengan kekerasan.
Kriminal 6 jam lalu