Sabtu, 11 April 2026

MBG Diduga Basi, Puluhan Murid SD Negeri 064985 Medan Helvetia Alami Sakit Perut dan Muntah

Administrator C
Administrator - Jumat, 10 April 2026 22:43 WIB
MBG Diduga Basi, Puluhan Murid SD Negeri 064985 Medan Helvetia Alami Sakit Perut dan Muntah
IST
SD Negeri 064985 Medan Helvetia.

POSMETRO MEDAN,Medan – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di SD Negeri 064985, Jalan Kapten Muslim, Kecamatan Medan Helvetia, Kota Medan, Sumatera Utara, menuai sorotan.

Sejumlah murid dilaporkan mengalami sakit perut, mual, hingga muntah setelah mengonsumsi makanan yang diduga sudah basi dan berbau, khususnya pada menu daging ayam.

Peristiwa tersebut terjadi pada Rabu, 8 April 2026. Akibatnya, sebagian murid tidak dapat mengikuti kegiatan belajar mengajar karena mengalami gangguan kesehatan.

Baca Juga:

Hingga Kamis (9/4/2026), beberapa siswa bahkan masih harus pulang lebih awal dari sekolah karena kondisi perut yang belum membaik.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, jumlah murid yang terdampak tersebar di beberapa kelas. Di antaranya, kelas 1B tercatat tiga siswa mengalami keluhan, sementara di kelas lain seperti kelas 2 dan kelas 5C jumlahnya mencapai belasan siswa. Keluhan yang dialami meliputi diare, mual, dan muntah.

Baca Juga:

Dugaan makanan basi diperkuat oleh keluhan para orang tua murid yang disampaikan melalui grup WhatsApp. Mereka meminta pihak sekolah dan penyedia MBG untuk lebih teliti dalam memastikan kelayakan makanan.

Beberapa orang tua menyebut anak mereka mencium bau tidak sedap dari ayam yang disajikan, bahkan ada yang mengalami muntah dan diare setelah mengonsumsinya.

Selain itu, orang tua murid juga menyoroti proses penyajian makanan oleh pihak Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).

Mereka menduga makanan telah disiapkan terlalu lama sejak subuh sehingga berpotensi mengalami penurunan kualitas. Para orang tua berharap jika makanan tidak layak konsumsi, pihak sekolah dapat menolak untuk diberikan kepada siswa demi menjaga kesehatan.

Guru kelas 1B, Ika Rosmawati, membenarkan adanya siswa yang mengalami sakit perut dan muntah. Ia menyebut pihaknya telah melakukan pendataan terhadap siswa yang terdampak sesuai permintaan pihak MBG.

Namun, ia menegaskan bahwa dari kelas yang diajarnya, hanya dua siswa yang tidak masuk sekolah akibat kondisi tersebut.

"Iya bu, hari ini saya juga mendata anak-anak yang sakit perut dan muntah-muntah karena datanya diminta pihak MBG," ujar Rosmawati dalam pesan di grup WhatsApp.

Ia juga menambahkan bahwa kondisi makanan pada pagi hari masih terlihat baik, namun diduga makanan yang disajikan pada siang hari sudah tidak layak konsumsi.

Terkait penyedia MBG, Rosmawati mengaku tidak mengetahui secara pasti dan menyarankan agar konfirmasi dilakukan langsung kepada pihak kepala sekolah.

Sementara itu, saat dikonfirmasi pada Jumat (10/4/2026), Kepala SD Negeri 064985, Ernida Fauzia, tidak berada di tempat. Informasi diperoleh dari salah satu guru, Manik, yang juga bertugas sebagai penanggung jawab MBG di sekolah tersebut.

Manik menyampaikan bahwa pihak penyedia SPPG telah datang ke sekolah dan bertemu dengan kepala sekolah untuk menyampaikan permohonan maaf atas kejadian tersebut. Mereka juga menyatakan siap bertanggung jawab atas dampak yang ditimbulkan.

Hingga berita ini diturunkan, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Medan, Benni Sinomba Siregar, serta Sekretaris Dinas, Andy Yudhistira, belum memberikan tanggapan meskipun telah dihubungi melalui sambungan telepon dan pesan WhatsApp.(WA/REL)

Tags
beritaTerkait
Harga Ayam di Pasar Gelugur Labuhanbatu Bertahan Rp40 Ribu per Kg
Viral! Video Deretan Sepeda Motor Diduga untuk Operasional Program MBG, Ini Harga dan Spesifikasinya
Alamak! Pegawai Terekam Injak Buah Melon di Dapur MBG, Tuai Kecaman Publik
Duh! 60 Siswa Keracunan MBG, BGN Hentikan Operasional SPPG
Siswa MIN 2 Tanjungbalai Ceria Nikmati  MBG Pasca Ramadan
MBG MTsN 3 Deli Serdang Tetap Lancar dan Kondusif Jelang Akhir Ramadan 1447 H
komentar
beritaTerbaru