Mayat Tukang Babat Rumput Ditemukan Mengapung di Perairan Bagan Deli
Pos AL Medan Labuhan Evakuasi Jenazah di Perairan Bagan Deli.
Peristiwa 15 menit lalu
POSMETRO MEDAN, Labuhanbatu – Gelombang amarah warga Dusun Sei Mambang Hilir II, Desa Sei Tampang, Kecamatan Bilah Hilir, Kabupaten Labuhanbatu memuncak. Selama tiga hari berturut-turut, mulai tanggal 7 hingga 9 April 2026, warga mengepung simpang PT Hari Sawit Jaya (HSJ) dalam aksi demonstrasi besar-besaran.
Masyarakat menuding raksasa perkebunan PT HSJ secara terang-terangan telah "mengangkangi" aturan hukum, yakni Perda Nomor 7 Tahun 2024 dan UU Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan.
Ketegangan di lapangan tak terhindarkan. Warga menuntut ketegasan perusahaan terkait Kelas Jalan III Ayat C, yang secara hukum membatasi Muatan Sumbu Terberat (MST) maksimal 8 ton. Kenyataannya, armada perusahaan diduga kuat melintas dengan beban over tonase yang mengancam keutuhan infrastruktur daerah.
Baca Juga:

Baca Juga:
Tahan Manurung, salah satu koordinator aksi, menegaskan bahwa jika pemerintah daerah bungkam, maka rakyatlah yang akan bergerak menjadi garda terdepan penegak aturan.
"Kalau Pemkab tidak mau turun ke lapangan untuk menegakkan aturan, biar kami masyarakat yang menegakkan hukum pemerintah! Kami demo untuk menjaga aset daerah agar masyarakat bisa menikmati jalan yang bagus. Kalau rusak terus karena over tonase truk PT HSJ, kami yang rugi!" tegas Tahan Manurung dengan nada tinggi kepada awak media, Kamis (9/4/2026).
Senada dengan Tahan, Rimba Sianturi memastikan aksi ini tidak akan berhenti sampai PT HSJ memangkas muatan kendaraan mereka. Masyarakat mengklaim tidak menghalangi operasional, melainkan hanya menuntut keadilan beban jalan.
Kekecewaan warga semakin diperparah dengan dugaan standar ganda yang diterapkan perusahaan. Seorang warga yang enggan disebutkan namanya mengungkap fakta pahit di lapangan.
"Ini tidak adil! Kami kalau masuk ke area perusahaan bawa beban lebih dari 7 ton dilarang melintas. Kenapa perusahaan justru tidak taat aturan pemerintah soal batas 8 ton di jalan umum? Masa rakyat dipaksa taat hukum, tapi perusahaan besar bisa seenaknya?" cetusnya ketus.
Pos AL Medan Labuhan Evakuasi Jenazah di Perairan Bagan Deli.
Peristiwa 15 menit lalu
Data Penerima Bansos di Helvetia Jadi Sorotan, Verifikasi dan Validasi Dinilai Penting.
Medan 23 menit lalu
Panen Melon P2L, Polrestabes Medan Dukung Ketahanan Pangan.
Medan 30 menit lalu
POSMETRO MEDAN, STM Hulu Proyek Revitalisasi SD Negeri 107436 Rumah Lengo senilai Rp 885.768.705, menuai sorotan dan dipertanyakan, dinilai
Sumut satu jam lalu
Wali Kota Wesly dan Ketua TP PKK Ny Liswati Hadiri Tradisi Farewell Parade dan Pedang Pora Penyambutan serta Pelepasan Kapolres
Sumut 4 jam lalu
Pasukan Penyelam dan Kopaska melaksanakan operasi pencarian dan evakuasi korban kecelakaan KM Virgo Transport 8.
Inter-Nasional 5 jam lalu
POLSEK PANCUR BATU AMANKAN TERDUGA PELAKU PENCURIAN.
Peristiwa 6 jam lalu
Kapal induk ITS Giuseppe Garibaldi Hibah Pemerintah Italia Disambut di Indonesia.
Inter-Nasional 7 jam lalu
Sapa Warga di Medan Deli, Khairul Azmi Serap Aspirasi Infrastruktur Dan Dorong Penanganan Prioritas.
Medan 7 jam lalu
Gotong Royong dan Sapa Warga, Perkimcikataru Perkuat Sinergi Bersama Masyarakat.
Medan 8 jam lalu