Jumat, 31 Juli 2026

Kasusnya Persis Sama dengan Amsal Christy Sitepu, Pujakesuma Minta Toni Aji Dibebaskan

Massa Blokir Jalan dan Goyang Pagar Pengadilan
Salamuddin Tandang - Senin, 20 April 2026 22:07 WIB
Kasusnya Persis Sama dengan  Amsal Christy Sitepu,  Pujakesuma Minta Toni Aji Dibebaskan
Irfandi
Massa Pujakusuma tuntut pembebasan Toni Aji Anggoro. Mereka menilai Toni Aji Anggoro tak bersalah karena kasus yang menimoanya sama seperti dengan kasus pembebasan Amsal Christy Sitepu.

POSMETRO MEDAN,MEDAN-Ratusan massa dari Paguyuban Putra Jawa Kelahiran Sumatera (Pujakusuma) menggelar aksi unjuk rasa di Pengadilan Tipikor Medan dan Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara, Senin (20/4/2026).

Aksi massa yang datang dari Kabupaten Karo dan Kota Medan dan Deliserdang itu, digelar untuk menuntut pembebasan Toni Aji Anggoro, terpidana dalam kasus korupsi proyek video profil dan website desa di Kabupaten Karo.

Toni diketahui divonis satu tahun penjara dan denda dengan subsider dua bulan dan telah berkekuatan hukum tetap.

Baca Juga:

Dalam orasinya, Sekretaris Pujakusuma Kabupaten Karo, Kopral Jono, menilai terdapat kejanggalan karena kasus Toni dianggap serupa dengan Amsal Christy Sitepu yang justru divonis bebas.

Aksi solidaritas bebaskan Toni Aji ini, kita melihat momentumnya Amsal Sitepu. Padahal sebenarnya kasusnya sama, bahkan Amsal itu pemilik perusahaan, sedangkan Toni hanya pekerja," ujarnya Kopral Jono saat bersama masa unjuk rasa.

Baca Juga:

"Kita melihat Amsal mendapatkan perhatian Komisi III dan divonis bebas, sementara Toni tidak viral dihukum. Padahal kasusnya sama, jaksanya sama," lanjutnya.

Jono juga menyebut keluarga Toni sempat mendapat penyampaian serupa seperti yang dialami Amsal, namun hasil akhirnya berbeda.

"Keluarga menyebut ada penyampaian untuk tidak memposting apa pun terkait kasus ini, nanti dibantu. Tapi kenyataannya tetap dituntut dan dihukum," jelasnya

Saat ini, Toni Aji Anggoro disebut telah menjalani dua pertiga masa tahanan per Maret 2026 dan diperkirakan bebas pada Juli mendatang. Meski demikian, Pujakesuma tetap menuntut pembebasan serta pemulihan nama baik Toni.

"Sebenarnya Toni ini sudah melewati dua pertiga masa tahanan dan akan bebas Juli. Tapi kami minta dalam momentum kasus Amsal ini, beliau bisa keluar dan nama baiknya dipulihkan," ujarnya.

Tags
beritaTerkait
Ratusan Warga Gerebek Rumah Kos di Kompleks DPR Padangsidimpuan, 23 Cewek dan 16 Cowok Diamankan
Imigrasi Belawan Deportasi Wanita Warga Negara Kamboja
Terancam Kebakaran dan Aroma BBM, Masyarakat Desak Pertamina Beri Solusi
Sore Nanti: Indonesia Vs Timor Leste, Misi Amunisi Rahasia
Kapolda Sumut: Perubahan UU Polri Harus Menjadi Fondasi Penguatan Profesionalisme dan Akuntabilitas Personel
Sat Reskrim Polres Asahan Amankan Remaja Pembawa Sajam yang Diduga Hendak Terlibat Tawuran Geng Motor
komentar
beritaTerbaru