Lebih lanjut, ia menyoroti pentingnya penguatan kemandirian fiskal daerah. Saat ini, masih banyak daerah yang bergantung pada dana transfer pusat sehingga ruang fiskal menjadi terbatas.
Di sisi lain, kolaborasi antar daerah juga dinilai penting untuk menyelesaikan persoalan lintas wilayah seperti transportasi, lingkungan, banjir, dan pengelolaan sampah.
Baca Juga:
Rico Waas juga menekankan agar pemerintah daerah fokus pada pemenuhan layanan dasar masyarakat, seperti pendidikan, kesehatan, air bersih, sanitasi, dan perlindungan sosial, guna mengurangi kesenjangan antar wilayah.
Dalam kesempatan itu, ia turut mengungkapkan capaian Pemerintah Kota Medan yang berhasil meraih penghargaan kategori transformasi digital dalam pelayanan publik.
Baca Juga:
Selain itu, Pemko Medan juga meraih posisi kedua dari 154 kabupaten/kota dalam pengelolaan anggaran yang dinilai efektif dan akuntabel.
Ia menyampaikan apresiasi kepada seluruh jajaran pemerintah kota, mulai dari sekretaris daerah, OPD, camat hingga lurah atas kerja sama dan kontribusi yang telah membawa nama baik Kota Medan.
"Ini bukan hasil kerja individu, melainkan kerja tim seluruh perangkat daerah," ujarnya.
Mengakhiri sambutannya, Rico Waas mengajak seluruh jajaran untuk terus mempertahankan dan meningkatkan kinerja demi kepentingan masyarakat. Ia menegaskan bahwa seluruh upaya pembangunan harus berorientasi pada kesejahteraan warga Kota Medan.
Upacara tersebut turut dihadiri oleh Sekretaris Daerah, Inspektorat, para asisten, pimpinan OPD, camat dan lurah se-Kota Medan, serta Wakil Ketua DPRD Kota Medan, Rajudin Sagala. Hadir pula unsur kejaksaan, kepolisian, dan TNI yang menambah kekhidmatan jalannya upacara.(ATN)
Tags
beritaTerkait
komentar