Minggu, 03 Mei 2026

Rico Waas: Seni Harus Menyentuh Pikiran dan Perasaan, Festival "Kopi dan Kepo" Hidupkan Ruang Kreatif Medan

Evi Tanjung - Sabtu, 02 Mei 2026 23:27 WIB
Rico Waas: Seni Harus Menyentuh Pikiran dan Perasaan, Festival "Kopi dan Kepo" Hidupkan Ruang Kreatif Medan
ist
Wali kota Medan Rico Waas hadiri pertunjukan musikalitas seniman Medan di Taman Budaya

POSMETRO MEDAN, Medan Festival Musikalisasi Puisi "Kopi dan Kepo" di Taman Budaya, Jalan Perintis Kemerdekaan, Medan, Sabtu (2/5/2026), menjadi panggung ekspresi sekaligus ruang refleksi bagi masyarakat. Kehadiran Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas menegaskan komitmen pemerintah dalam mendukung tumbuhnya ekosistem seni dan budaya di Kota Medan.

Rico Waas menekankan bahwa seni bukan hanya soal pertunjukan, tetapi juga sarana menyampaikan pesan yang mampu menyentuh pikiran dan perasaan. Menurutnya, setiap karya yang ditampilkan harus memiliki makna yang dapat direnungkan bersama.

"Yang dituliskan dan ditunjukkan dalam Kopi dan Kepo ini harus memberikan makna untuk kita semua," kata Rico Waas. Ia menilai filosofi kopi dan rasa ingin tahu atau "kepo" menjadi simbol sederhana untuk memahami kehidupan sosial dan membangun kepekaan terhadap sekitar.

Festival yang digelar Komunitas Medan Teater pada 2–3 Mei 2026 ini, mengangkat karya Hasan Al Banna, yang masuk tiga besar Buku Sastra Pilihan Tempo 2023. Musikalisasi puisi dipilih sebagai medium agar sastra terasa lebih segar, komunikatif, dan dekat dengan generasi muda.

Founder Medan Teater Munawar Lubis mengatakan, kegiatan ini menjadi upaya menghadirkan puisi dalam bentuk yang lebih hidup dan mudah diterima publik. Festival "Kopi dan Kepo" pun menjadi bukti bahwa ruang kreatif di Medan terus berkembang dengan dukungan kuat dari pemerintah dan komunitas seni.(ATN)

Tags
beritaTerkait
komentar
beritaTerbaru