Rumah Digerebek, 7 Tersangka dan 103 Gram Sabu Diangkut
Gerebek Rumah 7 Tersangka dan 103 Gram Sabu diamankan Polres Pelabuhan Belawan
Medan 60 menit lalu
POSMETRO MEDAN, Medan- Nama Akbar Tandjung telah menjadi legenda hidup dalam panggung politik Indonesia. Perjalanannya dari sebuah desa pesisir bernama Sorkam di Tapanuli Tengah hingga menduduki kursi Ketua DPR RI adalah sebuah potret ketangguhan, kecerdasan berorganisasi, dan kematangan berpolitik yang jarang tertandingi.
Lahir pada 14 Agustus 1945, Akbar tumbuh dalam keluarga pengusaha yang religius. Ayahnya, Zahiruddin Tandjung, adalah tokoh Muhammadiyah yang mengajarkan nilai-nilai kemandirian. Masa kecil yang dihabiskan di Sorkam dan Medan menjadi fondasi karakter kuat yang dibawanya saat merantau ke Jakarta.
Taji kepemimpinannya mulai terasah tajam saat ia menempuh pendidikan teknik di Universitas Indonesia. Di sana, Akbar tidak hanya belajar ilmu teknik, tetapi juga belajar menggerakkan massa.
Baca Juga:
Sebagai tokoh sentral dalam gerakan mahasiswa 1966 dan mantan Ketua Umum PB HMI, Akbar belajar satu hal penting: organisasi adalah kunci untuk melakukan perubahan besar.
Ujian terberat sekaligus pembuktian kehebatan Akbar terjadi saat bergulirnya era Reformasi 1998. Di saat Partai Golkar berada di titik nadir dan menjadi sasaran kritik publik, Akbar Tandjung maju sebagai "nakhoda" baru.
Baca Juga:
Ia melakukan konsolidasi luar biasa, mengubah paradigma partai, dan memastikan Golkar tetap bertahan sebagai kekuatan politik utama.
Keberhasilannya membawa Golkar tetap eksis dan kompetitif di Pemilu 1999 dan 2004 sering dianggap sebagai mukjizat politik yang hanya bisa dilakukan oleh seorang pemimpin yang memiliki jam terbang tinggi dalam urusan lobi dan strategi.
Puncak karier legislatifnya diraih saat ia terpilih menjadi Ketua DPR RI periode 1999-2004. Di bawah kepemimpinannya, lembaga legislatif melewati masa-masa transisi demokrasi yang paling krusial. Akbar dikenal sebagai pemimpin yang mampu menjaga keseimbangan di tengah friksi antarpartai yang sangat tajam saat itu.
Bahkan, saat ia didera ujian hukum yang menghebohkan, Akbar menunjukkan sikap yang tenang dan mengikuti prosedur hukum hingga akhirnya dinyatakan bebas di tingkat kasasi.
Sikap "dingin" dan tenangnya dalam menghadapi krisis inilah yang membuatnya dijuluki sebagai salah satu politikus paling licin dan tangguh dalam sejarah Indonesia.
Gerebek Rumah 7 Tersangka dan 103 Gram Sabu diamankan Polres Pelabuhan Belawan
Medan 60 menit lalu
Yulhasni, Dosen Pendidikan Bahasa Indonesia di Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara.
Medan satu jam lalu
Dari Sorkam Menuju Kursi Ketua DPR RI Kisah Kepemimpinan Akbar Tandjung yang Melegenda.
Profil satu jam lalu
Sejuknya Silaturahmi, Pesan Integritas dan Humanisme Ustaz Abdul Somad di Polres Labuhanbatu.
Sumut 2 jam lalu
Satu Pencuri Motor Dari Kost Jalan Air Bersih Gol di Polsek Medan Kota, Tiga Rekannya Buron.
Kriminal 2 jam lalu
Toyota Avanza 2026, MPV Favorit Keluarga Kini Tampil Lebih Modern dan Makin Canggih
Bisnis 2 jam lalu
Polda Sumut Periksa Oknum Perwira Terkait Video di Tempat Hiburan Malam
Medan 2 jam lalu
POSMETRO MEDAN, Lubuk Pakam Momentum Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026 dimanfaatkan Pemerintah Kabupaten Deli Serdang untuk mema
Sumut 2 jam lalu
Hardiknas 2026, Pemkab Labuhanbatu Tegaskan Komitmen Cetak Generasi Unggul dan Berkarakter
Sumut 3 jam lalu
Jadwal timnas Indonesia dalam fase grup Piala Asia U17 2026.
Sport 4 jam lalu