Rumah Digerebek, 7 Tersangka dan 103 Gram Sabu Diangkut
Gerebek Rumah 7 Tersangka dan 103 Gram Sabu diamankan Polres Pelabuhan Belawan
Medan satu jam lalu
POSMETRO MEDAN, Medan- Dalam rangka memperingati Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) pada 2 Mei 2026, persoalan kesejahteraan guru kembali menjadi sorotan.
Di tengah tuntutan profesionalisme dan tanggung jawab besar dalam mencerdaskan kehidupan bangsa, banyak guru di Indonesia masih menghadapi kenyataan pahit berupa penghasilan yang belum memadai.
Yulhasni, Dosen Pendidikan Bahasa Indonesia di Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara, menilai kondisi ini sebagai ironi yang terus berulang setiap tahun tanpa solusi yang signifikan.
Baca Juga:
"Guru dituntut untuk profesional, inovatif, dan berdedikasi tinggi. Namun di sisi lain, masih banyak guru, terutama honorer, yang menerima penghasilan jauh dari kata layak. Ini adalah realita yang tidak bisa kita abaikan," ujarnya.
Ia juga menyoroti adanya ketimpangan yang mencolok jika dibandingkan dengan profesi lain, termasuk petugas dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG), yang dalam beberapa kasus memiliki tingkat penghasilan lebih tinggi.
Baca Juga:
"Ini bukan soal membandingkan secara sempit, tetapi tentang rasa keadilan. Ketika profesi yang menjadi fondasi pembangunan sumber daya manusia justru belum mendapatkan kesejahteraan yang layak, maka ada yang perlu dievaluasi secara serius dalam kebijakan kita," tambahnya.
Menurut Yulhasni, peningkatan kualitas pendidikan tidak akan berjalan optimal jika kesejahteraan guru terus diabaikan. Ia menekankan bahwa kebijakan pendidikan seharusnya tidak hanya berfokus pada kurikulum dan program-program baru, tetapi juga menyentuh aspek mendasar yakni kesejahteraan tenaga pendidik.
Pada momentum Hari Pendidikan Nasional 2026 ini, ia mengajak pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan untuk menjadikan kesejahteraan guru sebagai prioritas utama dalam pembangunan pendidikan nasional.
"Jika kita ingin pendidikan maju, maka guru harus sejahtera terlebih dahulu. Tanpa itu, semua visi besar pendidikan hanya akan menjadi retorika," tutupnya.(RED)
Gerebek Rumah 7 Tersangka dan 103 Gram Sabu diamankan Polres Pelabuhan Belawan
Medan satu jam lalu
Yulhasni, Dosen Pendidikan Bahasa Indonesia di Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara.
Medan satu jam lalu
Dari Sorkam Menuju Kursi Ketua DPR RI Kisah Kepemimpinan Akbar Tandjung yang Melegenda.
Profil satu jam lalu
Sejuknya Silaturahmi, Pesan Integritas dan Humanisme Ustaz Abdul Somad di Polres Labuhanbatu.
Sumut 2 jam lalu
Satu Pencuri Motor Dari Kost Jalan Air Bersih Gol di Polsek Medan Kota, Tiga Rekannya Buron.
Kriminal 2 jam lalu
Toyota Avanza 2026, MPV Favorit Keluarga Kini Tampil Lebih Modern dan Makin Canggih
Bisnis 2 jam lalu
Polda Sumut Periksa Oknum Perwira Terkait Video di Tempat Hiburan Malam
Medan 2 jam lalu
POSMETRO MEDAN, Lubuk Pakam Momentum Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026 dimanfaatkan Pemerintah Kabupaten Deli Serdang untuk mema
Sumut 2 jam lalu
Hardiknas 2026, Pemkab Labuhanbatu Tegaskan Komitmen Cetak Generasi Unggul dan Berkarakter
Sumut 3 jam lalu
Jadwal timnas Indonesia dalam fase grup Piala Asia U17 2026.
Sport 4 jam lalu