Senin, 04 Mei 2026
Catatan Redaksi Posmetro Medan

Minggu Pagi Bersama Pak Wali

Toga Nainggolan - Senin, 04 Mei 2026 11:09 WIB
Minggu Pagi Bersama Pak Wali
Foto: Raden Armand

Ia juga tegas pada hal lain: integritas. Tidak ada ruang untuk permainan hukum, apalagi penyimpangan seperti narkoba di dalam tubuh birokrasi. Kalimatnya tidak berputar; ia mengatakannya lurus. Bahwa kepercayaan publik dibangun dari ketegasan yang konsisten.

Selain tentang disiplin dan sistem, ada pula optimisme yang ia rawat ketika berbicara tentang Medan sebagai ruang kreativitas. Ia melihat kota ini sebagai gudang talenta: anak-anak muda yang sebenarnya hanya butuh panggung, perlu ruang untuk tumbuh. Pemerintah, dalam bayangannya, bukan sekadar regulator, tetapi fasilitator yang membuka jalan, memperbanyak event termasuk mengoptimalkan yang sudah ada, yang pada muaranya akan memperluas kesempatan.

Baca Juga:

Ketika percakapan menyentuh soal budaya, nadanya berubah lebih hangat. Ia berbicara tentang kultur Medan yang superkaya, bukan hanya untuk dilestarikan atau paradigma preservasi, tetapi juga dikembangkan, didorong keluar, dikenalkan lebih luas, bahkan hingga mendapat rekognisi di tingkat nasional dan global. Budaya, baginya, bukan artefak masa lalu, melainkan energi yang hidup.

Tak terasa, waktu merayap menuju pukul 10.30 WIB. Kami tentu saja sangat menikmati perbincangan itu, tetapi kami sadar, dia pemimpin yang dibutuhkan banyak orang, sosok pribadi yang tentu saja punya orang-orang tersayang.

Baca Juga:

Sepenggal pagi itu akhirnya menemukan ujungnya. Kami berpisah di depan kedai, ketika matahari sudah tinggi dan kota pulang pada ritme biasanya. Klakson sudah kembali saling menimpali, deru mesin pun menguasai jalanan.

Ia melangkah pergi dengan agenda lain yang sudah menunggu, sementara kami tinggal dengan catatan, foto, dan sesuatu yang lebih sulit dituliskan: kesan tentang seorang pemimpin yang memilih hadir dan berdampak, bukan sekadar ada dan tampak.

Barangkali, di situlah inti dari pagi itu, bahwa di tengah hiruk-pikuk kota yang tak pernah benar-benar diam, ada momen-momen kecil yang memperlihatkan bagaimana kepemimpinan bekerja: bukan dalam pidato panjang, melainkan dalam langkah, sapaan, dan kesediaan untuk tetap dekat, memastikan tidak ada detail yang terlewat. (Toga Nainggolan, Pemimpin Redaksi Posmetro Medan)

Editor
: Administrator
Tags
beritaTerkait
Wow! Ada Nikah di CFD, Rico Waas: Pentingnya Pencatatan Pernikahan, Lihat Foto-fotonya
Rico Waas: Pernikahan Ikatan Sakral Yang Harus Dijaga Hingga Akhir Hayat
Rico Waas: Guru Harus Jadi Sahabat, Kedekatan Emosional Jadi Fondasi Pendidikan
Rico Waas Tegaskan Komitmen Kawal Hak dan Kesejahteraan Pekerja
Rico Waas Gelorakan Semangat Mahasiswa Berani Jadi Pemimpin
Perkuat Keberagaman, Rico Waas Ajak BKAG Medan Jaga Harmonisasi Lewat Paskah 2026
komentar
beritaTerbaru
Minggu Pagi Bersama Pak Wali

Minggu Pagi Bersama Pak Wali

Menghabiskan sepenggal pagi bersama anak muda yang menjadi nakhoda salah satu kota terbesar di Indonesia ini menjadi pengalaman yang terlalu

Medan 2 jam lalu