Jurgen Klopp Berpeluang Tangani Timnas Jerman, DFB Mulai Lakukan Pendekatan
Jurgen Klopp Berpeluang Tangani Timnas Jerman, DFB Mulai Lakukan Pendekatan.
Sport 35 menit lalu
POSMETRO MEDAN, Medan - Universitas Islam Negeri Sumatera Utara (UINSU) Medan kembali melakukan lompatan strategis dalam pengembangan akademiknya dengan resmi membukaC. Menariknya, program studi yang bernaung di bawah Program Pascasarjana UINSU ini tercatat sebagai yang pertama dan satu-satunya di jajaran Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) se-Indonesia.
Langkah strategis ini secara resmi dikukuhkan melalui Keputusan Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Republik Indonesia Nomor 496/B/O/2026 yang ditetapkan pada tanggal 6 Mei 2026.
Kehadiran Program Magister Teknologi Pendidikan (M.Pd.) ini dinilai sangat krusial dalam menjawab tantangan pendidikan era modern. Prodi ini dirancang sebagai jembatan utama yang memadukan keilmuan pedagogik klasik dengan pesatnya transformasi digital.
Baca Juga:
Lulusan S2 Teknologi Pendidikan dipastikan memiliki prospek karier yang sangat menjanjikan dan luas. Tidak hanya disiapkan menjadi pendidik atau dosen yang adaptif, para lulusan juga memiliki peluang emas untuk berkarier sebagai Instructional Designer (Perancang Pembelajaran), Pengembang E-learning, Konsultan Teknologi Akademik, hingga menduduki posisi Manajer di lembaga pendidikan maupun perusahaan startup edukasi (EdTech).
Menanggapi pencapaian bersejarah ini, Rektor UINSU, Prof. Dr. Nurhayati, M.Ag., mengungkapkan rasa syukur dan apresiasinya yang mendalam, sekaligus menaruh harapan besar bagi kemajuan prodi baru ini.
Baca Juga:
"Kami sangat bersyukur atas terbitnya SK ini. Terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Kemdiktisaintek dan seluruh tim yang telah bekerja keras memprakarsai lahirnya Prodi S2 TP UINSU ini. Ke depan, saya menaruh harapan besar agar prodi ini mampu menjadi pusat unggulan (center of excellence) dalam inovasi pembelajaran digital yang tetap mengakar pada nilai-nilai keislaman. Harapan kita bersama, para lulusannya kelak mampu menjadi motor penggerak transformasi pendidikan yang tangguh, tidak hanya di Sumatera Utara, tetapi juga berdaya saing di tingkat nasional maupun global," tegas Prof. Nurhayati.
Apresiasi senada juga disampaikan oleh Direktur Program Pascasarjana (PPS) UINSU, Prof. Dr. Nurussakinah Daulay, M.Psi. Secara khusus, ia menyoroti dedikasi luar biasa dari tim penyusun proposal pembukaan prodi yang diketuai oleh Muhammad Irwan Padli Nasution.
"Perjuangan panjang sejak pengajuan (submit) proposal pada 14 Mei 2025 akhirnya membuahkan hasil manis. Proposal ini telah melalui serangkaian proses revisi yang sangat teliti hingga akhirnya dinyatakan memenuhi kecukupan persyaratan minimum akreditasi. Terima kasih atas kerja keras seluruh anggota tim," tuturnya.
Berdasarkan penelusuran data pada laman PDDIKTI dan SINTA, kehadiran jenjang Magister Teknologi Pendidikan di UINSU ini secara resmi mengukuhkan posisi kampus tersebut sebagai pionir, sekaligus menjadi satu-satunya PTKIN di Indonesia yang memfasilitasi integrasi teknologi dan pendidikan di tingkat pascasarjana. (rel)
Jurgen Klopp Berpeluang Tangani Timnas Jerman, DFB Mulai Lakukan Pendekatan.
Sport 35 menit lalu
Polsek Siantar Barat melaksanakan giat Patroli Jalan Kaki Siang Hari mengantisipasi 3C di Pasar Horas kota itu.
Sumut 48 menit lalu
OTT Bupati Langkat Syah Afandin, KPK Amankan Uang Asing Rp 1,22 M dan 55 Kg Logam Platinum
Sumut 51 menit lalu
Jadi Tersangka KPK, Bupati Langkat Sudah Terima Suap Rp 800 Juta.
Sumut 57 menit lalu
Kronologi OTT Bupati Langkat, Uang Rp 100 Juta Ditemukan di Jok Mobil.
Sumut satu jam lalu
POSMETRO MEDAN,Jakarta KPK mengungkap Bupati Langkat Syah Afandin (SAF) tak hanya menerima suap terkait proyek di lingkungan Pemkab Langka
Sumut 2 jam lalu
Duduk Perkara Suap Proyek yang Bikin Bupati Langkat Jadi Tersangka
Sumut 2 jam lalu
2 terduga pelaku galian kabel optik PT Telkom diamankan di Mapolres Tapanuli Tengah.
Sumut 3 jam lalu
Thomas Tuchel Tak Mau Meksiko Intip Latihan Inggris, The Three Lions Simpan Jurus Rahasia di Piala Dunia 2026.
Sport 3 jam lalu
Cristiano Ronaldo Portugal Harus Belajar Menderita Jika Ingin Juara Piala Dunia 2026.
Sport 3 jam lalu