Senin, 25 Mei 2026

Hari Raya Kurban Bukan Tentang Siapa yang Paling Banyak Memberi, Tapi Siapa yang Paling Ikhlas Berbagi

Faliruddin Lubis - Senin, 25 Mei 2026 15:09 WIB
Hari Raya Kurban Bukan Tentang Siapa yang Paling Banyak Memberi, Tapi Siapa yang Paling Ikhlas Berbagi
IST
Kapolda Sumatera Utara (Sumut), Irjen Pol. Whisnu Hermawan Februanto, S.I.K., M.H.

POSMETRO MEDAN,Medan- Hari Raya Idul Adha atau Hari Raya Kurban menjadi salah satu momen penting bagi umat Muslim di seluruh dunia.

"Perayaan ini bukan hanya tentang penyembelihan hewan kurban, tetapi juga mengandung makna mendalam tentang keikhlasan, pengorbanan, dan kepedulian terhadap sesama," kata Kapolda Sumatera Utara," kata Kapolda Sumatera Utara (Sumut), Irjen Pol. Whisnu Hermawan Februanto, S.I.K., M.H.

Menurut jenderal bintang dua yang resmi menjabat sebagai Kepala Kepolisian Daerah Sumatera Utara sejak pertengahan tahun 2024 itu, di tengah suasana penuh kebersamaan, masyarakat diajak untuk memahami bahwa nilai utama dalam berkurban bukan terletak pada jumlah hewan yang disembelih atau besarnya harta yang dikeluarkan.

Baca Juga:

Lebih dari itu, katanya, kurban mengajarkan pentingnya ketulusan hati dalam berbagi rezeki kepada orang-orang yang membutuhkan.

"Semangat berkurban juga menjadi pengingat atas kisah Nabi Ibrahim AS dan Nabi Ismail AS yang menunjukkan ketaatan serta keikhlasan luar biasa kepada Allah SWT. Dari kisah tersebut, umat Muslim diajarkan untuk rela berkorban demi kebaikan dan mendahulukan kepentingan bersama dibandingkan kepentingan pribadi," kata Whisnu.

Baca Juga:

Menurut Whisnu, momentum Idul Adha pun sering dimanfaatkan masyarakat untuk mempererat tali silaturahmi. Pembagian daging kurban kepada warga sekitar menciptakan rasa kebersamaan dan kepedulian sosial yang semakin kuat, terutama bagi mereka yang jarang menikmati makanan bergizi dalam kehidupan sehari-hari.

Selain menjadi bentuk ibadah, kata Whisnu, kurban juga memiliki pesan moral agar manusia mampu mengendalikan sifat egois, serakah, dan rasa ingin menang sendiri. Dengan berbagi secara ikhlas, kehidupan sosial yang harmonis dan penuh empati dapat terus terjaga di tengah masyarakat.

"Karena itu, Hari Raya Kurban sejatinya bukan tentang siapa yang paling banyak memberi, melainkan tentang siapa yang paling tulus dan ikhlas dalam berbagi kepada sesama," kata Whisnu. (RED)

Tags
beritaTerkait
12 Hari Penindakan, Polda Sumut Bongkar 553 Kasus Narkoba dan Amankan 680 Tersangka
Polda Sumut Ungkap Pemulihan Listrik Terus Berjalan, Sumut Sudah Mencapai 71 Persen
Sesjamintel Beri Arahan Kepada Kajari dan Kacabjari se-Sumatera Utara
Jelang Idul Adha Stok Daging Kurban di Sumut Aman
Bea Cukai Sumut Gagalkan Penyelundupan 113 Balpres dari Malaysia di Sawit-sawit
Polda Sumut Ikuti Panen Raya Jagung Serentak Polri Bersama Presiden Prabowo
komentar
beritaTerbaru