Ditressiber Polda Sumut Ungkap Sindikat Penipuan Online Berkedok Lelang Mobil
POSMETRO MEDAN,MEDAN Direktorat Reserse Siber (Ditressiber) Polda Sumut berhasil mengungkap jaringan penipuan online (scam) yang beraksi
Kriminal 4 jam lalu
Posmetro Medan, Medan - Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Medan, M Agha Novrian, memastikan hak kepala lingkungan (kepling) terkait insentif pemungutan pajak pada tahun 2026 ini tidak akan hilang.
Belum cairnya UP disebut terjadi sesuai regulasi yang tertuang dalam PP 69 Tahun 2010, lalu peraturan wali kota (Perwal Nomor 68 Tahun 2025 )dan keputusan wali kota (Kepwal Nomor 970/47 K )
Agha mengatakan, penyaluran insentif tahun ini harus mengacu penuh pada aturan yang berlaku agar tidak menimbulkan persoalan hukum maupun temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).
Baca Juga:
"Bapenda mengeluarkan insentif sesuai PP 69 tahun 2010, Perwal Nomor 68 tahun 2025 dan Kepwal nomor 970 /47 .
Untuk insentif 2026 ini, aturan mengatur kepala lingkungan mendapat insentif dari mata pajak PBB. Jadi untuk TW I, kepling belum menerima UP karena memang belum mata pajak PBB yg mencapai target, tetapi mata pajak PBJT dan Opsen," ujar Agha menjawab wartawan, Jumat (29/5/2026).
Baca Juga:
Ia menegaskan para kepling tetap akan menerima insentif dari sektor Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) sebagaimana diatur dalam Kepwal Nomor 970/47 K, karena sifat nya tercapai dulu target per TW, baru Insentif bisa di keluarkan.
"Begitu UP dari pajak PBB keluar, pasti kepling dapat. Kami tidak berani mengurangi ataupun menambah. Semua harus sesuai aturan yang berlaku. Kalau memberikan UP tidak pada tempatnya, nanti jadi temuan BPK," tegasnya.
Perlu ditegaskan bahwa UP Kepling di triwulan I belum cair karena mata pajak PBB belum tercapai, tetapi mata pajak
Lain yg capai target. kita berharap semua mencapai target sesuai dengan mekanisme yang ada". ujar agha.
Kepala Bagian Tata Pemerintahan (Tapem) Setdako Medan, Rudy Asriandy, mengaku belum mengetahui ihwal informasi tersebut. Begitupun pihaknya akan segera berkoordinasi dengan Bapenda Medan.
"Belum dapat kabar hal ini. Kami sampaikan ke Kaban Bapenda ya," ujarnya.
Sebelumnya, ribuan kepling di Kota Medan mengeluhkan belum cairnya insentif pemungutan pajak hingga memasuki triwulan II/2026. Mereka menilai kondisi tersebut tidak adil karena pegawai Bapenda disebut sudah lebih dulu menerima insentif.
"Yang membuat kami miris, setiap petugas Bapenda turun ke lapangan, mereka tetap melibatkan kepling untuk membagikan surat tagihan PBB ke rumah-rumah warga. Tapi sampai sekarang kami belum juga menerima upah pungut itu," ujar sejumlah kepling kepada wartawan, baru-baru ini.
Para kepling mengaku biasanya insentif dibayarkan setiap triwulan dengan nominal sekitar Rp200 ribu hingga Rp250 ribu untuk triwulan pertama. Namun hingga akhir Mei, mereka mengaku belum menerima pembayaran sama sekali.
"Harusnya TW I sudah cair sekitar Rp250 ribu. Tapi sampai sekarang, menjelang TW II, seribu rupiah pun belum kami terima. Sementara pegawai Bapenda sudah menerima. Kenapa kami terkesan dianaktirikan?" keluh mereka.
Menurut para kepling, peran mereka cukup vital dalam mendukung peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD), khususnya dari sektor PBB. Selain mendistribusikan surat tagihan pajak ke warga, mereka juga aktif mengedukasi masyarakat agar taat membayar pajak.
Mereka juga menyebut upah pungut selama ini menjadi tambahan penghasilan yang sangat membantu kebutuhan keluarga, terutama karena kepling tidak menerima tunjangan hari raya (THR) seperti ASN maupun PPPK.
"Bisa dibilang upah pungut itu pengganti THR kami. Tapi sampai sekarang hak itu belum kami dapatkan. Tolong sampaikan keluhan kami ini kepada Pak Wali Kota Rico Waas," ujar mereka. Adapun jumlah kepala lingkungan di Kota Medan saat ini 2.001 orang. (ATN)
POSMETRO MEDAN,MEDAN Direktorat Reserse Siber (Ditressiber) Polda Sumut berhasil mengungkap jaringan penipuan online (scam) yang beraksi
Kriminal 4 jam lalu
POSMETRO MEDAN,MEDAN Polda Sumut mengambil langkah cepat untuk membantu mempercepat distribusi Bahan Bakar Minyak (BBM) dengan menurunka
Medan 4 jam lalu
POSMETRO MEDAN,MEDAN Direktorat Reserse Siber (Ditressiber) Polda Sumut kembali menunjukkan komitmennya dalam menjaga ruang digital yang
Kriminal 5 jam lalu
POSMETRO MEDAN,Medan Polda Sumut bersama Polrestabes Medan melakukan monitoring dan pengecekan distribusi bahan bakar minyak (BBM) di se
Medan 5 jam lalu
Hotmauli Simanullang SPd Dipercaya Pimpin LPM Kelurahan Kwala Bekala Periode 20262031.
Medan 5 jam lalu
POSMETRO MEDAN,MEDAN Kapolda Sumut, Irjen Pol. Whisnu Hermawan Februanto, S.I.K., M.H., melakukan kunjungan silaturahmi ke Kantor Kejaks
Medan 5 jam lalu
Pramono Agung Sadewo Laporkan Dugaan Penahanan Dana UBO di Luar Negeri Senilai &euro17 Triliun dan AU7,8 Miliar.
Inter-Nasional 6 jam lalu
Posko kelompok tani di kawasan yang disebut sebagai hutan lindung di Desa Rugemuk, Kecamatan Pantai Labu ditertibkan Pemkab Deli Serdang.
Sumut 6 jam lalu
POSMETRO MEDAN Menyikapi meningkatnya antrean kendaraan di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Kota Medan, personel Polre
Medan 6 jam lalu
POSMETRO MEDAN, Deli Serdang 3 Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polresta Deli Serdang kembali menggagalkan peredaran narkotika jenis
Kriminal 6 jam lalu