Selasa, 21 Juli 2026

Formalin Kosong, Ambulans Rusak, Pelayanan Puskesmas Payung Payah

Evi Tanjung - Jumat, 05 Juni 2026 18:11 WIB
Formalin Kosong, Ambulans Rusak, Pelayanan Puskesmas Payung Payah
Jpg
Ironis, pelayanan puskesmas Payung serba minim

Posmetro Medan, Karo -Pelayanan kesehatan di Puskesmas Payung, Kabupaten Karo, kembali menjadi sorotan masyarakat. Sejumlah persoalan mendasar yang seharusnya menjadi bagian penting dalam pelayanan kesehatan justru diduga tidak tersedia dan tidak berfungsi sebagaimana mestinya.

Kondisi tersebut mencuat setelah keluarga Barselona Sembiring mengalami kesulitan saat menangani anggota keluarganya yang meninggal dunia pada Rabu (3/6/2026) malam.

Kepada Posmetro Medan, Jumat (5/6/2026), Barselona Sembiring menceritakan bahwa salah satu anggota keluarganya tiba-tiba jatuh di sebuah warung kopi di Desa Gurukinayan sekitar pukul 23.30 WIB.

Baca Juga:

"Saya panik dan langsung membawa keluarga saya ke Puskesmas Payung dibantu saudara yang ada di lokasi," ujar Sembiring melalui pesan suara.

Namun setibanya di Puskesmas Payung, korban dinyatakan telah meninggal dunia. Persoalan kemudian muncul ketika pihak keluarga meminta formalin untuk penanganan jenazah.

Baca Juga:

"Kami minta formalin, tetapi petugas mengatakan formalin tidak tersedia di puskesmas. Kami kemudian mencari ke beberapa bidan desa, namun juga tidak mendapatkannya," ungkapnya.

Menurut Sembiring, petugas puskesmas sempat menghubungi rumah sakit umum untuk mencari ketersediaan formalin. Namun hasilnya nihil. Formalin akhirnya diketahui tersedia di Rumah Sakit Efarina.

Ironisnya, saat keluarga berharap bantuan ambulans untuk mengambil formalin tersebut, mereka justru mendapat informasi bahwa ambulans Puskesmas Payung sedang rusak.

"Katanya ambulans rusak. Akhirnya kami terpaksa meminjam mobil pribadi untuk mengambil formalin ke Rumah Sakit Efarina," katanya.

Peristiwa ini memunculkan pertanyaan serius mengenai kesiapan fasilitas kesehatan tingkat pertama dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Ketiadaan formalin serta tidak berfungsinya ambulans dinilai sebagai persoalan mendasar yang dapat menghambat pelayanan, terutama dalam situasi darurat.

Tags
beritaTerkait
Kadis SDABMBK Pimpin Rapat Progres dan Penyelesaian AGHT Pembangunan Sistem Transportasi Massal
Satu Korban Sudah Ditemukan, Kemungkinan Istri Pemilik Rumah
Patroli GSN di Bilah Hilir tak Temukan Narkotika, Warga Sebut Borok Masih Aktif Edarkan Sabu
Koordinasi Verifikasi, Validasi Dan Optimalisasi Opsen PKB Perkuat Sinergi Antar Instansi
Polsek Bandar Pulau Bongkar Bangunan Diduga Jadi Lokasi Penyalahgunaan Narkotika
Satuan Reserse Kriminal Polres Sibolga Amankan Penjual Miras Ilegal
komentar
beritaTerbaru