Pemkab Humbahas Gelar Festival Margonsi se-Kawasan Danau Toba di Sipinsur
Pemerintah Kabupaten Humbang Hasundutan (Humbahas) menggelar Festival Margonsi seKawasan Danau Toba di Sipinsur.
Sumut 8 jam lalu
POSMETRO MEDAN– Keberhasilan Kejaksaan Agung membongkar dugaan mafia dalam Program Makan Bergizi Gratis (MBG) mendapat apresiasi dari berbagai kalangan. Namun, penindakan tersebut dinilai tidak boleh berhenti di tingkat pusat, melainkan harus diperluas hingga ke daerah-daerah yang diduga menjadi sarang praktik korupsi dan kolusi dalam pelaksanaan program strategis nasional tersebut.
Ketua Harian DPP Himpunan Aktivis Republik Indonesia (HARI), H.M. Nezar Djoeli ST, meminta seluruh jajaran Kejaksaan Tinggi (Kejati) dan Kejaksaan Negeri (Kejari) di Indonesia mengikuti langkah tegas Kejaksaan Agung dalam membongkar dugaan mafia MBG, khususnya yang berkaitan dengan penentuan titik Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), penunjukan pihak tertentu, hingga dugaan permainan proyek di daerah.
"Keberanian jajaran petinggi Kejaksaan Agung dalam membongkar mafia MBG patut diapresiasi. Ini menunjukkan kinerja nyata kepada Presiden Prabowo Subianto. Prestasi tersebut harus menjadi contoh bagi seluruh Kejati dan Kejari di Indonesia untuk membongkar berbagai dugaan korupsi yang terjadi di tubuh Badan Gizi Nasional (BGN) hingga ke daerah," kata Nezar, Selasa (9/6/2026).
Baca Juga:
Menurutnya, Jaksa Agung harus segera menginstruksikan seluruh jajarannya untuk melakukan penyelidikan dan penindakan terhadap berbagai laporan dugaan korupsi yang berkaitan dengan pelaksanaan program MBG di daerah.
Nezar menilai, apabila praktik-praktik koruptif tersebut tidak segera diputus, maka program unggulan Presiden Prabowo berpotensi menjadi ladang korupsi baru yang terstruktur, sistematis, dan masif (TSM).
Baca Juga:
"Presiden harus tegas memberantas korupsi yang terjadi di BGN. Mata rantai permainan ini harus diputus sampai ke tingkat provinsi, kabupaten, dan kota. Jika tidak, dikhawatirkan akan lahir model korupsi gaya baru yang terstruktur, sistematis, dan masif dalam program yang sejatinya diperuntukkan bagi kepentingan rakyat," tegasnya.
HARI juga berharap Kepala BGN yang baru melakukan evaluasi menyeluruh terhadap para koordinator wilayah dan pihak-pihak yang terlibat dalam pengelolaan program MBG di lapangan.
Menurut Nezar, banyak laporan yang menyebut adanya dugaan praktik monopoli pemasok bahan baku dan dominasi kelompok tertentu dalam pengelolaan dapur-dapur MBG. Kondisi tersebut dinilai berpotensi menutup akses pelaku Usaha Kecil dan Menengah (UKM) yang seharusnya menjadi bagian dari rantai ekonomi program tersebut.
"Jangan sampai program MBG hanya memperkaya segelintir orang melalui praktik kolusi dan monopoli pemasok. Jika UKM lokal tidak dilibatkan, maka ekonomi daerah tidak bergerak. Padahal tujuan program ini seharusnya menciptakan pemerataan manfaat ekonomi dan membantu pelaku usaha kecil menengah," ujarnya.
Ia mendesak BGN melakukan mutasi besar-besaran terhadap koordinator wilayah yang dinilai terlalu dominan dan berpotensi menimbulkan penyalahgunaan kewenangan.
"Koordinator wilayah harus dievaluasi total. Jangan sampai kewenangan mereka terlalu besar sehingga membuka ruang kolusi dan praktik rente. Jika tidak mampu menjalankan tugas secara profesional dan transparan, lebih baik dicopot atau diberhentikan," pungkasnya.
HARI menegaskan bahwa keberhasilan program MBG tidak hanya diukur dari jumlah penerima manfaat, tetapi juga dari kemampuan pemerintah memastikan program tersebut bersih dari praktik korupsi, kolusi, dan nepotisme di seluruh tingkatan pelaksanaannya. (Dam)
Pemerintah Kabupaten Humbang Hasundutan (Humbahas) menggelar Festival Margonsi seKawasan Danau Toba di Sipinsur.
Sumut 8 jam lalu
Pemko Sibolga Tutup Turnamen Bola Voli U15, Hadiri Pelantikan Pengurus PBVSI yang Baru.
Sport 8 jam lalu
Kapolres Dairi Bersama Masyarakat Tanam Pohon, Wujudkan Lingkungan Hijau melalui Program Green Policing
Sumut 9 jam lalu
Longsor menutup jalan nasional Kabanjahe&ndashAceh Tenggara, Polsek Laubaleng turun langsung ke lokasi.
Peristiwa 9 jam lalu
POSMETRO MEDAN Forum Komunikasi Lembaga Adat (FORKALA) Medan kembali menggelar kegiatan bertajuk Jelajah Kuliner Etnik Kota Medan. Kali i
Medan 10 jam lalu
Posmetro Medan , Binjai Kapolres Binjai AKBP R. Bimo Moernanda gelar Pers Realase pengungkapan 4 kasus laporan curanmor dalam kurun wakt
Kriminal 11 jam lalu
POSMETRO MEDAN, Lubuk Pakam Berawal dari inisiatif para alumni Duta Wisata sejak 2023, Festival Budaya Berlabuh di Deli Serdang terus be
Sumut 12 jam lalu
POSMETRO MEDAN, Lubuk Pakam Dampak bencana banjir di Kabupaten Deli Serdang pada 2026 menunjukkan penurunan signifikan dibandingkan keja
Sumut 13 jam lalu
POSMETRO MEDAN Hujan deras yang mengguyur tak menghalangi semangat Kapolrestabes Medan, Kombes Pol Dr Jean Calvijn Simanjuntak SIK MH, un
Medan 13 jam lalu
POSMETRO MEDAN, Lubuk Pakam Sebanyak 2.717 guru dan tenaga kependidikan berstatus Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) paru
Sumut 13 jam lalu