Sabtu, 13 Juni 2026

Panik Digerebek, Terduga Pengedar Sabu Tewas Lompat ke Sungai

Faliruddin Lubis - Jumat, 12 Juni 2026 23:30 WIB
Panik Digerebek, Terduga Pengedar Sabu Tewas Lompat ke Sungai
IST/Istana
Warga menyaksikan di lokasi kejadian.

POSMETRO MEDAN,Tanjungbalai- Penindakan peredaran narkotika yang dilakukan Unit Reskrim Polsek Tanjung Balai Utara berakhir tragis. Seorang terduga pelaku penyalahgunaan narkoba jenis sabu-sabu berinisial AHN (47) tewas, setelah nekat melompat ke sungai demi menghindari sergapan petugas.

Peristiwa tersebut terjadi pada Kamis Sore (11/6/2026), sekitar pukul 16.00 Wib di Jalan Aman Gang Ajam Lingkungan 1, Kelurahan Pulau Simardan, Kecamatan Datuk Bandar Timur, Kota Tanjung Balai.

Kapolres Tanjung Balai, AKBP Welman Feri, S.I.K, M.I.K., melalui Kapolsek Tanjungbalai Utara, Iptu Syawal, SH menjelaskan bahwa pengungkapan ini bermula dari strategi penyamaran (undercover buy) yang dilakukan oleh personel Unit Reskrim Polsek Tanjung Balai Utara.

Baca Juga:

Petugas yang menyamar mendatangi sebuah gubuk di tempat kejadian perkara (TKP), yang dicurigai sering dijadikan lokasi transaksi narkoba. Di dalam gubuk tersebut, petugas menemukan tiga orang laki-laki. Petugas kemudian memancing pelaku dengan membeli paket sabu seharga Rp50.000.

Setelah transaksi berhasil dan memastikan barang tersebut adalah narkotika, petugas langsung memberikan sinyal kepada tim opsnal lain yang sudah bersiap di luar untuk melakukan penggerebekan.

Baca Juga:

Melihat kedatangan petugas yang hendak melakukan penindakan, ketiga pria di dalam gubuk tersebut panik. Mereka nekat melarikan diri dengan cara melompat ke dalam aliran Sungai Seluang, yang saat itu kondisinya sedang tinggi/pasang.

Petugas langsung melakukan penyisiran di sepanjang aliran sungai untuk mencari para pelaku. Tak lama kemudian, petugas melihat korban (AHN) dalam kondisi lemas sedang berpegangan pada sebuah kayu di tepi sungai. Diduga karena panik dan tidak mampu berenang di air yang dalam, korban terlalu banyak meminum air sungai.

Petugas langsung mengevakuasi korban yang sudah dalam keadaan sangat lemas ke daratan. Dari lokasi penggerebekan tersebut, polisi berhasil mengamankan barang bukti berupa narkotika jenis sabu dengan berat total 1,48 gram.

Melihat kondisi fisik korban yang terus menurun, Tim Opsnal Polsek Tanjung Balai Utara langsung melarikannya ke ruang ICU RSUD dr. Tengku Mansyur Kota Tanjung Balai untuk mendapatkan pertolongan medis darurat.

Namun, setelah dilakukan pemeriksaan intensif oleh dokter jaga, nyawa korban tidak dapat diselamatkan. Dokter menyatakan korban meninggal dunia akibat terlalu lama berada di dalam air.

Meninggalnya korban sempat memicu protes dari pihak keluarga. Menyikapi hal tersebut, pihak kepolisian dari Polsek Datuk Bandar atas atensi Kapolres Tanjung Balai langsung melakukan pendekatan psikologis dan hukum yang empatik ke rumah duka pada malam harinya.

Hasil dari pendekatan humanis tersebut, pihak keluarga akhirnya menerima kronologi kejadian dan tidak bersedia untuk dilakukan autopsi terhadap jenazah korban.

Pihak keluarga membuat surat pernyataan keberatan autopsi agar jenazah dapat segera dimakamkan secara layak. Petugas kepolisian juga turut hadir dalam kegiatan takziah malam pertama sebagai bentuk belasungkawa.

Bhabinkamtibmas Kelurahan Pulau Simardan, Aipda M. Yusup, yang melaksanakan kegiatan Cooling System dengan melayat ke rumah duka salah seorang warga di Jalan Aman Lk XII, Kecamatan Datuk Bandar Timur, Jumat (12/6/2026).

Kehadiran Aipda M. Yusup di rumah duka almarhum Ahmad Haris Nasution (AHN), suami Evida Marpaung sekitar pukul 10.30 WIB tersebut, disambut hangat oleh pihak keluarga dan warga sekitar yang sedang bertakziah.

Selain menyampaikan rasa belasungkawa yang mendalam, momen ini juga dimanfaatkan untuk berdialog langsung dengan warga guna menjaga kondusifitas lingkungan.

Dalam kesempatan tersebut, Aipda M. Yusup menyampaikan beberapa pesan penting terkait keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) secara humanis diantaranya warga diimbau untuk terus mempererat tali silaturahmi, dan saling menjaga kerukunan antar-tetangga.

Bhabinkamtibmas mengajak seluruh elemen masyarakat aktif menjaga kenyamanan dan kedamaian di lingkungan tempat tinggal masing-masing.

Jika warga melihat, mengetahui, atau mengalami gangguan keamanan, diimbau untuk segera melapor melalui Call Center resmi Polri di nomor 110 atau langsung menghubungi nomor Bhabinkamtibmas di 0813-1806-7735.

"Kehadiran kami di sini adalah bentuk empati sekaligus komitmen bahwa Polri selalu ada untuk masyarakat, baik dalam suka maupun duka. Lewat pendekatan yang humanis, kami berharap pesan-pesan keamanan ini bisa lebih menyentuh hati warga," ujar Aipda M. Yusup.

Kegiatan berjalan dengan aman, tertib, dan penuh kekeluargaan, mencerminkan komitmen personil Polri yang berintegritas dan humanis dalam melayani masyarakat. (Istana)

Tags
beritaTerkait
Wujud Peduli Lingkungan, MTsN 3 Tapsel Bersihkan Aliran Sungai Garoga
Pilu! Suami Istri Tewas Ditabrak Angkot Sandra Prima, Tinggalkan 2 Anak Masih Kecil
Mati Lampu Ngadem di Mobil, Suami Istri Ditemukan Tewas
Cuci Usus Sapi Kurban di Sungai, Pria 40 Tahun Tewas Tenggelam
2 Remaja Tewas Tenggelam Usai Ikut Bersihkan Jeroan Kurban di Sungai
Dugaan Keracunan Genset Masih Diselidiki Polisi
komentar
beritaTerbaru