Kamis, 09 Juli 2026

Pesawat Boeing 737 Diduga Jatuh ke Laut Pakistan

Faliruddin Lubis - Kamis, 09 Juli 2026 09:37 WIB
Pesawat Boeing 737 Diduga Jatuh ke Laut Pakistan
X
pesawat kargo Boeing 737.

Mengutip The Guardian, data dari layanan pelacakan Flightradar24 mengindikasikan pesawat kemungkinan jatuh ke Laut Arab di sebelah barat daya Karachi. Selama fase akhir penerbangan, pesawat tercatat mengalami beberapa perubahan ketinggian secara ekstrem sebelum kehilangan ketinggian secara drastis.

Operasi pencarian dan penyelamatan kini difokuskan di wilayah laut dengan melibatkan berbagai lembaga terkait. Hingga saat ini, penyebab pasti insiden tersebut masih dalam penyelidikan.

Baca Juga:

Menurut catatan penerbangan, Boeing 737 itu diproduksi pada 1999 sebagai pesawat penumpang sebelum dikonversi menjadi pesawat angkut barang pada 2012.

Penurunan Ketinggian Ekstrem

Baca Juga:

Otoritas bandara Pakistan menjelaskan bahwa pesawat melaporkan masalah navigasi pada pukul 21.18 waktu setempat saat sedang menuju Karachi. Setelah menerima laporan tersebut, petugas ATC berupaya memberikan panduan kepada awak pesawat.

Namun, sekitar tiga menit kemudian, radar menunjukkan pesawat mengalami penurunan ketinggian secara drastis disertai perubahan arah yang tajam. Tak lama setelah itu, komunikasi dengan pesawat terputus.

Saat hilang kontak, posisi pesawat berada sekitar 287 kilometer di sebelah barat Karachi. Laporan Gulf News menyebut lokasi hilangnya pesawat berada di atas Laut Arab.

Data Flightradar24 memperlihatkan pesawat sempat kehilangan ketinggian sekitar 5.000 kaki (1.524 meter) dalam waktu kurang dari satu menit. Setelah itu, pesawat kembali naik sekitar 6.000 kaki (1.828 meter) hanya dalam 30 detik sebelum akhirnya menukik dari ketinggian 36.550 kaki (11.140 meter).

Rekaman data terakhir menunjukkan pesawat berada di ketinggian sekitar 1.100 kaki (335 meter) di atas permukaan laut dengan laju penurunan vertikal mencapai minus 22.400 kaki (6.827 meter) per menit atau sekitar 400 kilometer per jam, sebuah angka yang tergolong sangat ekstrem.

Flightradar24 menyatakan bahwa data pelacakan yang tersedia mengindikasikan "kemungkinan kecelakaan". sembari mencatat bahwa pesawat mengalami gangguan Global Navigation Satellite System (GNSS) tak lama setelah lepas landas dari Sharjah yang mempengaruhi akurasi pelacakan.(DetikNews)

Tags
beritaTerkait
Spiderman Yaman Tewas Terjatuh ke Kawah Vulkanik Harat Damt Saat Bikin Konten
Sembunyikan 2 Kg Sabu di Perut dan Paha, Calon Penumpang Pesawat Ditangkap di Kualanamu
Ini Baru Sultan! Sultan Hassanal Bolkiah Terbangkan Sendiri Pesawat ke KTT ASEAN di Filipina
Jemaah Haji Asal Tegal Wafat Sesak Napas saat Turun dari Pesawat
Harga Tiket Pesawat Melesat Naik, Jakarta-Medan Tembus Rp4,6 Juta
Diumbang Dapat Podium, Eh...Pembalap Indonesia Veda Ega Pratama Terjatuh di Moto3 Amerika Serikat
komentar
beritaTerbaru