Rabu, 04 November 2026

Sidang Smartboard Langkat Memanas, Saiful Abdi Ngaku Dipaksa dan Tanda Tangannya Dipalsukan

Evi Tanjung - Senin, 03 Agustus 2026 23:15 WIB
Sidang Smartboard Langkat Memanas, Saiful Abdi Ngaku Dipaksa dan Tanda Tangannya Dipalsukan
Erni
Sidang smartboard Langkat dengan menhadirkan saksi saksi

Baca Juga:

Saiful Abdi menjawab kegiatan itu dilakukan atas perintah Penjabat Bupati Langkat saat itu, Faisal Hasrimy.

Baca Juga:

Di hadapan majelis hakim, Saiful Abdi juga menyampaikan pembelaannya. Ia membantah uang sekitar Rp1 miliar yang sempat disebut dalam perkara itu berasal darinya. Menurutnya, uang tersebut berasal dari Bahrun Walidin alias Baron dan kemudian dijemput kembali melalui pihak lain.

"Saya dipaksa saat menjabat sebagai kepala dinas. Saya hanya berharap Allah menunjukkan yang benar itu benar. Jangan sampai kami menjadi korban kekuasaan yang sewenang-wenang," ujar Saiful Abdi.

Ia juga mengklaim tanda tangannya dipalsukan dalam kontrak pengadaan Smartboard yang kini menjadi objek perkara.

Sementara itu, Budi Pranoto Seputra, Direktur PT Bismacindo Perkasa yang juga menjalani proses hukum dalam perkara terpisah, memberikan keterangan berbeda. Menjawab pertanyaan penasihat hukum, Budi mengaku tidak pernah diperkenalkan kepada Saiful Abdi oleh Bahrun Walidin alias Baron.

Menurut Budi, pada awal 2024 Baron datang menemuinya sebagai pengusaha yang ingin membeli sekitar 40 unit Smartboard.

Tags
beritaTerkait
Dewan Peduli Negeri Desak BPK Audit Pengadaan Meteran Air Tirtanadi Senilai Rp20 Miliar
Ujian Terberat bagi Kepolisian
Bupati Resmikan Jalan Kompos Menuju Pasar V Paya Bakung, Konektivitas Sunggal–Hamparan Perak Semakin Terbuka
Deklarasi Maju Calon Ketua PWI Sumut 2026-2031, Farianda Putra Sinik Siap Jadi Parhobas Didukung Wartawan Senior
AKBP Wahyu Endrajaya Dimutasi, Kapolres Labuhanbatu Kini Dijabat AKBP Rafli Nugraha
Kegiatan Perayaan Halloween Binjai Meresahkan dan Keluhkan Warga Sekitar
komentar
beritaTerbaru