Rabu, 19 Agustus 2026

Alamak ! Kasus Vaksin Tigapanah Makin Runyam, Aroma Buang Badan kian Tercium

Evi Tanjung - Rabu, 19 Agustus 2026 19:47 WIB
Alamak ! Kasus Vaksin Tigapanah Makin Runyam, Aroma Buang Badan kian Tercium
Jpg
Dinas Kesehatan UPTD Puskesmas Tigapanah kab Tanah Karo

Jangan Biarkan Kematian Anak Berakhir Tanpa Jawaban

Pemerintah daerah dan Dinas Kesehatan Kabupaten Karo seharusnya tidak tinggal diam. Perbedaan keterangan antara Puskesmas Tigapanah dan pihak kecamatan perlu segera diklarifikasi secara terbuka.

Baca Juga:

Apabila memang vaksinasi telah dilaksanakan sesuai prosedur, pemerintah perlu menjelaskan dasar pelaksanaannya dan hasil investigasi medis terkait kematian korban.

Sebaliknya, jika ditemukan adanya prosedur yang tidak dijalankan sebagaimana mestinya, masyarakat juga berhak mengetahui siapa yang harus bertanggung jawab.

Baca Juga:

Kasus ini bukan sekadar persoalan administrasi antara puskesmas dan kecamatan. Ini menyangkut nyawa seorang anak dan kepercayaan masyarakat terhadap pelayanan kesehatan pemerintah.

Karena itu, sikap menghindar dari konfirmasi justru dapat memperbesar kecurigaan dan memunculkan spekulasi di tengah masyarakat.

Kini publik menunggu: siapa yang akan memberikan penjelasan sebenarnya?

Hingga berita ini ditulis, Kepala Puskesmas Tigapanah belum memberikan keterangan langsung terkait perbedaan pernyataan tersebut maupun kronologi vaksinasi yang dilakukan terhadap korban.

Catatan redaksi: dugaan hubungan antara vaksinasi dan kematian korban tetap perlu dibuktikan melalui pemeriksaan dan keterangan medis yang berwenang. Berita ini tidak menyimpulkan vaksin sebagai penyebab kematian.(JpG)

Tags
beritaTerkait
Nama Ahyar Jadi Sorotan, Diduga Bebas Edarkan Sabu di Panai Tengah
Vaksinasi HPV di Kabupaten Karo, Apakah Sudah di Bawah Pengawasan Bupati?
Polsek Tigapanah Amankan Lomba Lari 5 Kilometer Semarak HUT RI ke-81
Kasus Siswa SD Meninggal Dunia Akibat Divaksin, Dinas  Pendidikan Karo Ngaku tak Tau
Diduga Pasutri Bebas Edarkan Sabu di Sei Pelancang, Polisi Diminta Lakukan Penyelidikan
Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Melvi Marlabayana Targetkan 61.170 Pohon Pengganti Ditanam di Medan
komentar
beritaTerbaru