Sebagai bentuk dukungan terhadap penguatan program Polri bersama masyarakat, Zulfan mengusulkan sebuah gerakan yang dinamakan POLRI GEMILANG, singkatan dari Gerakan Rumah Ibadah dan Lingkungan Cemerlang.
Gagasan ini merupakan pengembangan dari pendekatan kepolisian yang dekat dengan masyarakat melalui kegiatan keagamaan, sosial, gotong royong, dan pembinaan lingkungan secara terpadu.
Baca Juga:
"Program ini diharapkan tidak berhenti pada kegiatan ibadah bersama, tetapi berlanjut menjadi gerakan kebersamaan yang nyata. Rumah ibadah dan lingkungan sekitarnya harus menjadi pusat kegiatan positif, tempat masyarakat saling mengenal, saling membantu, dan bersama-sama menjaga keamanan serta ketertiban," jelasnya.
Zulfan menjelaskan, POLRI GEMILANG dapat dilaksanakan di seluruh rumah ibadah, meliputi masjid, gereja, pura, vihara, dan kelenteng, dengan menyesuaikan karakteristik agama serta kebutuhan masyarakat setempat.
Baca Juga:
Program tersebut dapat mencakup kegiatan ibadah bersama sesuai keyakinan masing-masing, gotong royong membersihkan rumah ibadah dan lingkungan sekitar, kegiatan sosial, olahraga bersama, serta dialog rutin antara kepolisian, tokoh agama, dan warga.
Ia menilai, interaksi yang terbangun secara rutin akan memperkuat komunikasi antara Polri dan masyarakat sekaligus mempererat kerukunan antarumat beragama di lingkungan tempat tinggal.
Perkuat Pencegahan Gangguan Kamtibmas
Lebih jauh, Zulfan berharap POLRI GEMILANG dapat menjadi salah satu pendekatan preventif untuk mencegah berbagai gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).
Menurutnya, lingkungan yang memiliki komunikasi sosial kuat, kepedulian bersama, dan partisipasi aktif warga akan lebih siap mengenali serta mencegah potensi gangguan keamanan sejak dini.
Melalui kegiatan yang terintegrasi, masyarakat diharapkan dapat berperan aktif dalam mencegah peredaran narkoba, tawuran, keributan antarwarga, dan berbagai bentuk tindak kriminal lainnya.
Tags
beritaTerkait
komentar