Kisah Nek Emi Diusir Cari Botol Bekas Saat Peringatan HUT Ke-81 Kemedekaan RI
Nenek Emi 71 Tahun Mengaku Sempat Diusir Saat Cari Botol Bekas di Acara HUT ke81 RI di Lapangan Sepak Bola Percut Sei Tuan.
Peristiwa 8 jam lalu
POSMETRO MEDAN,Medan -- Dua pria kurir narkoba jaringan Internasional tak berkutik disergap aparat Satnarkoba Polrestabes Medan saat hendak mengantarkan narkoba di kawasan Jalan Lintas Sumatra, Desa Orika, Kecamatan Pulau Rakyat, Kabupaten Asahan, Sumatera Utara. Dalam penangkapan tersebut, petugas sedikitnya menyita 30 kilogram narkotika jenis sabu dan 20.000 butir pil ekstasi.
Setelah melakukan pengejaran kurang lebih sejauh lima kilometer, petugas akhirnya berhasil memberhentikan paksa laju kendaraan mobil pelaku kurir narkoba tersebut. Petugas langsung menyergap dan menangkap kedua kurir tersebut.
Petugas kemudian menggeledah barang bawaan yang ada di dalam mobil. Polisi kemudian menemukan satu koper yang berisikan narkotika jenis sabu dan juga ekstasi. Total barang bukti yang ditemukan ada 30 kilogram sabu dan 20.000 butir pil ekstasi.
Baca Juga:
Kedua kurir narkoba yang ditangkap ini masing-masing berinisial DC dan MEP dan merupakan paman dan keponakan. Keduanya adalah warga Kota Tanjung Balai, Sumatera Utara. Seusai ditangkap kedua kurir dan barang bukti narkotika langsung dibawa ke Mapolrestbes Medan untuk dilakukan pemeriksaan dan pengembangan kasus.
Kapolrestabes Medan Komisaris Besar Polisi Gidion Arif Setyawan mengatakan, ditangkapnya dua kurir narkoba ini merupakan hasil pengembangan dari pengungkapan jaringan narkotika yang sebelumnya dilakukan.
Baca Juga:
Dari hasil pengembangan tersebut, petugas mendapatkan informasi adanya pengiriman sabu dan ekstasi dari Tanjung Balai dengan tujuan Labuhanbatu.
Menerima informasi tersebut, petugas kemudian membentuk tim dan melakukan pengejaran hingga akhirnya menangkap kedua kurir tersebut di Jalan Lintas Sumatera, Kabupaten Asahan dan berhasil mengamankan barang bukti narkoba.
"Tersangka narkoba ini ada dua orang dan masih kerabat. Satu paman dan satu keponakan," kata Gidion, Kamis (7/8/2025).
Gidion juga mengungkapkan, dari hasil penyelidikan narkotika yang disita berasal dari Malaysia yang dikirim melalui jalur laut menggunakan sampan nelayan. Kedua pelaku ini sudah dua kali menyelundupkan narkoba dengan upah Rp 4,5 juta per kilogramnya.
"Narkoba asal Malaysia, dikirim lewat jalur laut menggunakan kapal kecil, kemudian disambut atau diambil oleh pelaku ini pakai sampan kecil. Narkoba ini dibawa ke Kota Tanjung Balai dan disalurkan kepada sang bandar narkoba," ungkap Gidion.
Nenek Emi 71 Tahun Mengaku Sempat Diusir Saat Cari Botol Bekas di Acara HUT ke81 RI di Lapangan Sepak Bola Percut Sei Tuan.
Peristiwa 8 jam lalu
Wardatina Mawa tengah menjalani ibadah umrah di Tanah Suci ketika unggahan media sosialnya menarik perhatian publik.
Lifestyle 9 jam lalu
Kembali Beraksi, Residivis Pencuri Sepeda Motor Yahama Scorpio Z Ditangkap Polsek Medan Kota
Kriminal 9 jam lalu
Polisi Umumkan Tersangka Ledakan Rumah Mewah di Medan, Identitas Belum Diungkap.
Peristiwa 9 jam lalu
Posmetro Medan, LabuhanbatuPeredaran narkotika jenis sabu di wilayah hukum (Wilkum) Polsek Panai Tengah Polres Labuhanbatu kembali menjadi
Kriminal 9 jam lalu
POSMETRO MEDAN, Medan Pendopo Nusantara Mandiri (PNM) siap menjadi mitra pemerintah dalam mengawal kebijakan dan program strategis nasional
Medan 10 jam lalu
Saksi PT Hutama Karya Sebut Pekerjaan Waterfront City Pangururan Sesuai Volume
Medan 10 jam lalu
Posmetro Medan, Karo Kasus meninggalnya Felicia Karo Sekali (11), siswa kelas V SD Negeri 047164, warga Desa Seberaya, Kecamatan Tigapanah,
Peristiwa 10 jam lalu
Meninggalnya tahanan bernama Jopi Sembiring di Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas I Medan pada Minggu (16/8/2026) lalu di RS Bhayangkara.
Medan 10 jam lalu
POSMETRO MEDANBencana angin puting beliung yang dipicu hujan deras dan angin kencang melanda kawasan Kecamatan Medan Johor. Menyikapi peris
Medan 10 jam lalu