KPK Belum Mau Bahas Investigasi Bersama Kasus Korupsi Batu Bara Eks Jampidsus FA
KPK menegaskan belum membahas investigasi bersama kasus korupsi batu bara eks Jampidsus Febrie Adriansyah.
Inter-Nasional 52 menit lalu
POSMETRO MEDAN, Medan - Polisi berhasil menangkap pengirim paket mayat bayi lewat ojek online (ojol) di Kota Medan, Sumatera Utara (Sumut). Ternyata bayi tersebut merupakan hasil hubungan sedarah atau inses antara kakak adik.
"Sudah (ditangkap), diduga seperti itu (inses), abang adik itu, ini kami masih pendalaman dulu," kata Kanit PPA Satreskrim Polrestabes Medan Iptu Dearma Sinaga, Jumat (9/5/2025).
Dearma memerinci kedua pelaku adalah NH dan R. Keduanya diamankan hari ini. Setelah diamankan, keduanya dibawa ke Polrestabes Medan.
Baca Juga:
"Sudah di Polrestabes, tadi pagi sudah diamankan dua-duanya," jelasnya.
Dearma menyebut keduanya tidak tinggal bersama. Namun, R sering menemui NM dan melakukan hubungan badan.
Baca Juga:
"Nggak tinggal bareng, cuman berulang kali melakukan hubungan badan," pungkasnya.
Sebelumnya, Kasubbid Penmas Polda Sumut Kompol Siti Rohani Tampubolon mengatakan paket itu awalnya diterima pengemudi ojol inisial MYA (35). Paket itu rencananya akan diantar ke Jalan Ampera III, Kecamatan Medan Timur.
"Bayinya laki-laki, sudah meninggal," kata Siti, Kamis (8/5).
Siti menyebut pengantaran paket itu dipesan melalui aplikasi ojek online oleh inisial R. Usai menerima pesanan itu, MYA pun menuju lokasi penjemputan dan bertemu sepasang suami istri.
"Setelah bertemu dengan pemesan, yakni sepasang suami istri, saksi MYA menerima orderan sebuah bungkusan yang di dalamnya berisikan kain," jelasnya.
Saat itu, R menjelaskan bahwa pesanan itu akan diterima oleh inisial P. Saat itu, R turut memberikan uang biaya pengantaran sebanyak Rp 15 ribu.
Kemudian, pengemudi ojol itu pun pergi mengantarkan paket tersebut ke arah tujuan. Setibanya di alamat pengantaran, pengemudi mengirim pesan ke P dan menyampaikan telah tiba di sekitar kuburan.
Saat itu, P meminta pengemudi ojol tersebut untuk meletakkan paket itu di teras masjid di sekitar lokasi. Pengemudi pun sempat menyampaikan bahwa dirinya tidak bisa meletakkan paket itu begitu saja. Namun, setelah itu, P tidak lagi merespons chat tersebut.
"Karena nggak dibalas, saksi menanyakan kepada ibu-ibu soal keberadaan rumah P. Ibu tersebut mengatakan nggak ada atas nama di sebelah masjid," ujarnya.
Setelah itu, pengemudi pun mengambil bungkusan tersebut. Saat itu, MYA kaget karena melihat wajah seorang bayi dari dalam bungkusan itu.
"Saksi mengambil orderan dari stang kereta (motor) dan menurunkan. Saksi melihat sajadah biru dan di bawahnya langsung melihat wajah bayi. Saksi pun langsung kaget dan merapat ke arah ibu-ibu dan disaksikan oleh kepling. Kemudian, kepling melaporkan kejadian tersebut," pungkasnya. (wan/dtc)
KPK menegaskan belum membahas investigasi bersama kasus korupsi batu bara eks Jampidsus Febrie Adriansyah.
Inter-Nasional 52 menit lalu
Rudi Margono dipercaya menjadi Plt Jampidsus pengganti Febrie Adriansyah.
Profil 3 jam lalu
Mantan Jampidsus Kejagung Febrie Adriansyah tersangka dugaan korupsi dan TPPU.
Inter-Nasional 3 jam lalu
Polisi Selidiki Penyebab Pegawai BPN Nias Jatuh dari Apartemen di Medan.
Peristiwa 4 jam lalu
Resmi bercerai, Wardatina Mawa mengunggah ulang kenangan momen akad nikahnya dengan Insanul Fahmi 7 tahun lalu.
Peristiwa 4 jam lalu
Lamine Yamal Tegaskan Spanyol Tidak Takut dengan Prancis.
Sport 4 jam lalu
Mortir aktif meledak secara dahsyat, 3 warga setempat dilaporkan meninggal dunia.
Peristiwa 5 jam lalu
Unit Gakkum Polres Pematangsiantar cek TKP Laka Lantas di Jalan Jambu
Sumut 5 jam lalu
Polres Sibolga gencar melaksanakan patroli rutin mencegah gangguan kamtibmas.
Sumut 6 jam lalu
Kanwil Kemenkum Sumut mengedukasi paralegal di Kabanjahe sebagai optimalkan Posbankum Desa.
Sumut 6 jam lalu