Kamis, 12 Februari 2026
Wulan Tewas Dibekap Suami di Rumahnya

Pria yang Kalem Itu Tiba-tiba Jadi Pembunuh

Administrator - Minggu, 02 November 2025 03:52 WIB
Pria yang Kalem Itu Tiba-tiba Jadi Pembunuh
Adam Wizard
Rumah korban dan suaminya.

POSMETRO MEDAN,Medan — Jalan Kapten Muslim, Gang Jawa, di kawasan Medan Helvetia, mendadak sunyi malam itu. Hanya suara jangkrik yang terdengar, hingga sekitar pukul 03.00 WIB, Jumat (31/10/2025).

Namun tiba-tiba saja, jeritan minta tolong dari rumah pasangan Wulan (40) dan Asrizal memecah kesunyian. Jeritan itu menjadi yang terakhir, sebelum Wulan ditemukan tak bernyawa di kamarnya sendiri.

Peristiwa tragis ini bermula dari pertengkaran kecil yang diduga dipicu penolakan korban terhadap ajakan suaminya untuk berhubungan intim. Diduga tersulut emosi, Asrizal kemudian membekap istrinya menggunakan bantal hingga tak bernapas lagi.

Baca Juga:

Sumber di lokasi menyebutkan, anak korban sempat terbangun karena mendengar suara ibunya yang memohon pertolongan. Namun, rasa takut membuatnya hanya bisa diam dan menangis dari balik pintu. Saat situasi hening, sang anak mendapati ibunya sudah tak bergerak.

Pagi harinya, Asrizal mendatangi rumah orang tua istrinya dan mengatakan bahwa, "Wulan tidak bangun-bangun."

Baca Juga:

Kecurigaan muncul setelah keluarga melihat tanda-tanda kekerasan di tubuh korban. Mereka pun segera melapor ke polisi.

Yang mengejutkan, sosok Asrizal dikenal sangat baik di mata tetangga. Ia sering menjadi imam di masjid kecil di depan rumahnya. Tak ada yang menyangka, pria yang dikenal kalem itu mampu melakukan tindakan sekejam itu terhadap istrinya sendiri.

"Asrizal itu orangnya sopan dan santun, malah sering jadi imam salat. Kami kaget sekali dengar dia bunuhistrinya," ujar Yasim, paman korban, dengan wajah tak percaya.

Petugas Polsek Medan Helvetia bersama tim dari Polrestabes Medan segera turun ke lokasi setelah menerima laporan. Mereka melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan memintai keterangan saksi-saksi.

Tak lama kemudian, polisi mengamankan Asrizal untuk dimintai keterangan lebih lanjut di Unit Pidum Satreskrim Polrestabes Medan.

Kapolrestabes Medan, Kombes Pol Dr. Jean Calvijn Simanjuntak, saat dikonfirmasi, membenarkan pihaknya tengah mendalami kasus tersebut. "Saya cek progresnya ya," singkat Calvijn saat dihubungi Jumat malam.

Kasus ini sontak menggemparkan warga Medan. Bukan hanya karena kekejamannya, tapi juga karena pelakunya dikenal religius dan berperilaku baik. Kini, kisah rumah tangga yang tampak harmonis itu berakhir dengan tragedi yang menyisakan luka mendalam bagi keluarga dan warga sekitar.

Kematian Wulan menambah panjang daftar kasus kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) di Sumatera Utara. Di balik wajah ramah dan ketenangan seseorang, sering kali tersimpan konflik yang tak terlihat, hingga akhirnya meledak dalam bentuk kemarahan mematikan.(GAS/SAN/DAM)

Administrator: C

Editor
: Faliruddin Lubis
Tags
beritaTerkait
Tersangka Pelaku Sempat Bakar Bajunya Untuk Hilangkan Jejak
Sempat Diamankan, Diduga Bandar Sabu di Labuhanbatu Melarikan Diri, Anak Buah Nyangkut
Perayaaan Imlek Se Deli Serdang Sumut Digelar di Kecamatan Tanjung Morawa
Siaga! Kehamilan Istri Masuki 7 Bulan, Al Ghazali Tolak 2 Film
Buru 3 Pria Terkait Kasus Pengeroyokan dan Penyekapan, Polrestabes Medan Terbitkan DPO
MTQ ke-59 Kecamatan Medan Helvetia Resmi Digelar di Masjid Asy-Syakirin
komentar
beritaTerbaru