Jumat, 13 Februari 2026

Mengapa Korban Penculikan Bilqis Bisa Ditemukan di Suku Anak Dalam? Ini Penjelasannya

Administrator - Selasa, 11 November 2025 13:24 WIB
Mengapa Korban Penculikan Bilqis Bisa Ditemukan di Suku Anak Dalam? Ini Penjelasannya
Istimewa
BIlqis bersama petugas dari Makassar yang menjemputnya ke Jambi.

POSMETRO MEDAN,Makassar -- Kasus penculikan Bilqis Ramadhany (4), bocah asal Makassar, Sulawesi Selatan, membuka tabir panjang praktik perdagangan anak lintas provinsi yang bermula dari media sosial dan berujung di pedalaman Jambi, di tengah komunitas Suku Anak Dalam (SAD).

Bilqis ditemukan selamat pada Sabtu (8/11/2025) malam di permukiman warga SAD di SPE Gading Jaya, Kecamatan Tabir Selatan, Kabupaten Merangin, Jambi.

Namun di balik penemuan itu, muncul persoalan baru yakni keterlibatan komunitas adat Suku Anak Dalam, yang disebut menerima Bilqis tanpa mengetahui bahwa ia adalah korban penculikan.

Baca Juga:

Penyelidikan kepolisian mengungkap, Bilqis dibawa ke Jambi menggunakan pesawat Lion Air. Ia tiba di Bandara Sultan Thaha Syaifuddin (STS) Jambi pada 4 November 2025 pukul 11.25 WIB. Kanit Reskrim Polsek Panakkukang, Iptu Nasrullah, mengatakan, pelaku bernama Nadi Hutri (NH) memalsukan identitas Bilqis agar bisa menembus pemeriksaan bandara.

"Namanya (Bilqis) dipalsukan dan sudah disiapkan tiket sebelum berangkat. Namanya (Bilqis) itu yang dipalsukan jadi Chaira Ainun," ujar Nasrullah.

NH diketahui membeli Bilqis dari penculik pertama, Sri Yuliana (SY), 30 tahun, seharga Rp 3 juta. Ia lalu terbang dari Makassar ke Jakarta, kemudian melanjutkan perjalanan ke Jambi.

Setibanya di Jambi, Bilqis diserahkan kepada pasangan MA dan AS dengan imbalan Rp 15 juta. Tak berhenti di situ, kedua pelaku kembali menjual Bilqis ke seorang wanita bernama Lina dengan harga Rp 80 juta. Lina kemudian membawa Bilqis ke pemukiman Suku Anak Dalam.

Negosiasi Dua Malam

Tangis haru pecah di tengah hutan Kabupaten Merangin, Jambi, saat polisi akhirnya berhasil membawa pulang Bilqis Ramdhani (4). Bocah asal Makassar yang hilang diculik itu telah dibeli dan diasuh selama beberapa hari oleh warga Suku Anak Dalam (SAD), yang menganggapnya sebagai anak sendiri.

Editor
: Indrawan
Tags
beritaTerkait
Peran 4 Pelaku Penculikan Balita Bilqis yang Dijual Rp 80 Juta di Jambi
Tiga Pelaku Penculikan Anak di Marelan di Tangkap, Pelaku Positif Narkoba
komentar
beritaTerbaru