Harry Kane Penyelamat! Inggris Comeback Gasak RD Kongo, Tantang Meksiko di 16 Besar
Harry Kane Jadi Penyelamat! Inggris Comeback Kalahkan RD Kongo 21, Tantang Meksiko di 16 Besar Piala Dunia 2026.
Sport 16 menit lalu
POSMETRO MEDAN,Makassar -- Empat orang telah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus penculikan balita bernama Bilqis (4) di Taman Pakui Sayang, Kota Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel). Keempat tersangka memiliki peran berbeda atas penculikan terhadap balita yang dijual ke salah satu suku di Jambi seharga Rp 80 juta.
Diketahui, Bilqis diculik saat ikut dengan ayahnya yang bermain tenis di Taman Pakui Sayang, Makassar, Minggu (3/11). Polisi kemudian menetapkan empat tersangka, yakni wanita inisial SY (30) warga Makassar, wanita NH (29) warga Sukoharjo, wanita MA (42) warga Merangin, serta pria AS (36) warga Merangin.
Kapolda Sulsel Irjen Djuhandhani Rahardjo Puro mengatakan keempat tersangka memiliki peran berbeda. Pelaku utama adalah SY, yang menculik korban di Taman Pakui Sayang. SY membawa korban ke kosnya, kemudian menawarkannya melalui media sosial (medsos) Facebook.
Baca Juga:
"Dari hasil penyelidikan, Polrestabes Makassar mengamankan SY sebagai pelaku utama membawa korban dari TKP ke kos pelaku di Jalan Abubakar Lambogo, kemudian menawarkan korban melalui medsos Facebook," jelas Djuhandhani dilansir detikSulsel, Selasa (11/11/2025).
Pelaku kedua, NH, yang tertarik terhadap balita Bilqis, lalu menghubungi SY hingga terjadi transaksi senilai Rp 3 juta. Setelah terjadi kesepakatan, NH terbang ke Makassar dari Jakarta untuk menjemput korban.
Selanjutnya, NH mengaku menjual korban ke pelaku ketiga dan keempat, yaitu MA dan AS dengan harga Rp 15 juta di Jambi. Setelah menyerahkan korban, NH langsung kabur ke Sukoharjo, Jawa Tengah.
"Menjual kepada AS dan MA. Pengakuan NH (pelaku AS dan MA) sebagai keluarga di Jambi, (dijual) sebesar Rp 15 juta, dengan dalih membantu keluarga yang 9 tahun belum punya anak. Setelah menyerahkan korban, NH langsung melarikan diri ke Sukoharjo, Jawa Tengah, dengan NH mengaku telah tiga kali menjadi perantara adopsi ilegal," ungkap Djuhandhani.
Lanjut Djuhandhani, pelaku AS dan MA mengaku membeli korban dengan harga Rp 30 juta dari NH. Setelah itu, korban kembali dijual dengan harga Rp 80 juta ke salah satu suku di Jambi.
"Kemudian AS dan MA mengaku membeli korban dari NH sebesar Rp 30 juta dan menjual kembali kepada kelompok salah satu suku di Jambi seharga Rp 80 juta. Keduanya telah mengaku memperjualkan 9 bayi dan 1 anak melalui TikTok dan WA," jelasnya.
Motif Pelaku Penculikan Bilqis: Butuh Uang Untuk Hidup
Harry Kane Jadi Penyelamat! Inggris Comeback Kalahkan RD Kongo 21, Tantang Meksiko di 16 Besar Piala Dunia 2026.
Sport 16 menit lalu
Rumah Dibobol Saat Rawat Anak di Rumah Sakit, Korban Pencurian di Medan Terima Bantuan Langsung dari Kapolrestabes.
Peristiwa 26 menit lalu
Polres Dairi menegaskan komitmennya bahwa &039Polri untuk Masyarakat&039 dalam rangkaian memeringati Hari Bhayangkara ke80.
Sumut 40 menit lalu
Erling Haaland Punya Badan KekarKuat, Ternyata Konsumsi 6.000 Kalori per Hari.
Sport satu jam lalu
Bhabinkamtibmas Polsek Siantar Selatan menyambangi Pokmas perbaikan saluran air bersih di Jalan Kisaran kota itu.
Sumut 2 jam lalu
7 Pelatih Dipecat dan Mundur di Piala Dunia 2026, Ronald Koeman Tinggalkan Belanda usai Gagal Total.
Sport 2 jam lalu
Pemain Bayern Munich itu kini tengah mengejar untuk memecahkan rekor assist yang dibuat legenda Brasil, Pele di Piala Dunia.
Sport 2 jam lalu
Satuan Reserse Narkoba Polresta Deli Serdang menangkap seorang pria yang diduga sebagai pengedar narkotika jenis sabusabu.
Kriminal 2 jam lalu
Bunuh Istri Karena Ditolak Berhubungan Intim, Pria di Medan Divonis 10 Tahun Penjara.
Kriminal 2 jam lalu
Kontingen Sumatera Utara meraih 8 medali emas pada Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Atletik yang berlangsung pada 2730 Juni 2026 di Jakarta.
Sport 3 jam lalu