Ini Logo dan Identitas Visual HUT Ke-81 Kemerdekaan Indonesia Karya Fajar Novario
Logo dan Identitas Visual HUT Ke81 Kemerdekaan Indonesia.
Inter-Nasional 53 detik lalu
POSMETRO MEDAN,Banda Aceh — Tiga Bupati di Aceh resmi menyatakan tidak sanggup menangani bencana banjir dan longsor yang melanda wilayah mereka.
Para kepala daerah tersebut; Bupati Aceh Selatan H. Mirwan NS, SE., M.Si, Bupati Aceh Tengah H. Haili Yoga, M.Pd, dan Bupati Pidie Jaya Sibral Malasyi, MA., meminta Pemerintah Aceh mengambil alih penanganan darurat bencana karena dampak kerusakan dinilai terlalu besar untuk ditangani di tingkat kabupaten.
Bupati Aceh Selatan, H. Mirwan NS, SE., M.Si, melalui surat bernomor 360/1975/2025 tertanggal 27 November 2025, menyampaikan bahwa skala kerusakan dan luasnya wilayah terdampak membuat Pemerintah Kabupaten tidak mampu memberikan penanganan memadai.
Baca Juga:
Ia melaporkan sedikitnya 11 kecamatan mengalami banjir dan longsor, menyebabkan terputusnya akses transportasi, evakuasi warga, hingga terbentuknya sejumlah titik pengungsian.

Baca Juga:
Infrastruktur publik seperti jalan, jembatan, tebing sungai, saluran irigasi, sarana pendidikan, layanan kesehatan, dan sanitasi permukiman juga mengalami kerusakan.
Aktivitas ekonomi masyarakat pun ikut lumpuh akibat pasar tradisional terhenti dan distribusi kebutuhan pokok terganggu. Mirwan menilai ketersediaan anggaran, logistik, peralatan, hingga sumber daya manusia di tingkat kabupaten tidak mencukupi untuk menghadapi situasi darurat tersebut.
"Dipandang perlu Pemerintah Aceh untuk mengambil alih penanganan darurat bencana banjir di Kabupaten Aceh Selatan," tulis H. Mirwan NS, SE., M.Si dalam suratnya.
Senada dengan itu, Bupati Aceh Tengah H. Haili Yoga, M.Pd, melalui surat bernomor 360/5654BFBD/2025, menyampaikan ketidakmampuan Pemkab Aceh Tengah dalam melaksanakan penanganan darurat terkait banjir bandang dan longsor yang berdampak luas di daerahnya.
"Mengingat kondisi dampak bencana ini, kami selaku Bupati Aceh Tengah menyatakan ketidakmampuan dalam melaksanakan upaya penanganan darurat bencana sebagaimana mestinya," tulis H. Haili Yoga, M.Pd.
Hal serupa juga disampaikan Bupati Pidie Jaya Sibral Malasyi, MA. Ia menyebut Pemkab tidak memiliki anggaran, sumber daya, serta peralatan memadai untuk menangani banjir yang terjadi.
Dalam surat permohonannya kepada Gubernur Aceh bernomor 360/3034/402.5, Sibral meminta agar penanganan bencana dapat diambil alih oleh Pemerintah Aceh.
"Pemerintah Kabupaten Pidie Jaya tidak dapat menangani penanggulangan bencana tersebut sepenuhnya mengingat keterbatasan anggaran, sumber daya serta peralatan yang dimiliki," tulis Sibral Malasyi, MA.
Dengan pernyataan resmi dari ketiga bupati tersebut, beban penanganan kini berada di tangan Pemerintah Aceh, yang diharapkan mampu melakukan langkah cepat, terstruktur, dan terkoordinasi untuk mengatasi bencana besar yang melanda sejumlah kabupaten di wilayah tersebut.(SAN)
Logo dan Identitas Visual HUT Ke81 Kemerdekaan Indonesia.
Inter-Nasional 53 detik lalu
Prediksi Skor Jerman vs Paraguay Tim Panser Harus Lembur buat Analisis, Lawan Hobi Main Keras.
Sport 20 menit lalu
Seorang pria di Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara (Sumut), Dolmansen Sipayung (36) menikam temannya, Edward Sembiring (52) hingga tewas.
Kriminal 55 menit lalu
POSMETRO MEDAN, Medan Kota bukan lagi sekadar konsumen pangan. Di tengah pesatnya urbanisasi dan terbatasnya lahan pertanian, pemerintah k
Medan 2 jam lalu
POSMETRO MEDAN, Tarutung Wakil Bupati Tapanuli Utara, Dr. Deni Parlindungan Lumbantoruan, M.Eng., menyampaikan Nota Pengantar Bupati Tapanu
Sumut 2 jam lalu
POSMETRO MEDAN, Adian Koting Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara kembali menunjukkan komitmen nyata dalam memperkuat ketahanan masyarakat
Sumut 3 jam lalu
Kodim 0207/Simalungun dan Polres Pematangsiantar menunjukkan kekompakan dalam kegiatan olahraga bersama.
Sumut 4 jam lalu
Polres Tapteng menggelar olahraga bersama dan Lucky Draw yang meriah dalam menyambut Hari Bhayangkara ke80.
Sumut 4 jam lalu
Lakalantas di Serdang Bedagai, Dua Sepeda Motor Tabrakan, Dua Pengendara Alami LukaLuka.
Peristiwa 5 jam lalu
Ephorus HKBP Victor Tinambunan menemui secara langsung &039Master Buku Ende&039 Ryanto Silalahi
Profil 5 jam lalu