Pelanggaran Turun 56,7 Persen, Edukasi dan Pengawasan Semakin Masif
POSMETRO MEDAN Medan Memasuki hari ke10 pelaksanaan Operasi Keselamatan Toba 2026 yang dimulai sejak 2 Februari 2026, jajaran Polda Sumut
Medan 5 jam lalu
POSMETRO MEDAN, Medan -
Di tengah situasi bencana yang melumpuhkan akses dan memutus jaringan komunikasi di sejumlah wilayah Sumatera Utara, seorang pria asal Berastagi, Rusman Pardamean Pandiangan, melakukan perjalanan yang nyaris mustahil bagi kebanyakan orang.
Dengan tekad yang tak tergoyahkan, ia nekat berjalan kaki lebih dari 117 kilometer dari KM 32 Tapanuli Utara menuju Sibolga, demi satu tujuan: menemui kedua orangtuanya yang hilang kontak sejak banjir bandang dan longsor melanda kawasan itu.
Tanpa alas kaki, Rusman menapaki jalanan licin yang dipenuhi lumpur, batu, serta material longsor. Di pundaknya, ia memikul karung berisi bahan makanan—bukan sekadar bekal, tapi simbol cinta dan harapan yang ia bawa untuk orang tuanya, meski ia sendiri tidak tahu apakah mereka masih selamat atau tidak.
"Belum ada kabar. Tapi saya tetap jalan. Ini mengirim untuk keluarga," ucapnya lirih kepada Kompas TV.
Rusman awalnya ditemani beberapa kerabat. Namun beratnya medan membuat mereka menyerah dan memilih bertahan di posko. Rusman tetap melanjutkan perjalanan seorang diri, dengan wajah letih namun sorot mata penuh keteguhan.
Sejak bencana terjadi dan komunikasi terputus total, Rusman tak pernah lagi mendengar suara kedua orangtuanya di Sibolga. Berkali-kali ia mencoba menghubungi, berkali-kali pula semuanya gagal. Ketidakpastian itu membuatnya tak mampu hanya berdiam diri. Ia memilih turun langsung menuju lokasi pusat bencana, tempat keluarga dan keponakannya tinggal.
"Di sana, orang tua, keluarga, keponakan, semua di Sibolga. Sampai kini tidak ada kabar sama sekali," ujarnya sambil berjalan tertatih, menembus jalur-jalur rusak yang bahkan kendaraan pun sulit melewatinya.
Bagi Rusman, rasa sakit di kaki dan jalan berlumpur tidak ada apa-apanya dibanding kecemasan seorang anak yang tak mengetahui nasib keluarganya.
"Semoga bisa segera bertemu", tuturnya pelan sebelum kembali bergerak, menyusuri rute yang hancur diterjang bencana.
Perjalanannya kini menjadi simbol keteguhan hati dan kasih seorang anak, sekaligus gambaran getirnya situasi yang tengah dihadapi warga di kawasan terdampak bencana Sumatra Utara.(ikhsan)
POSMETRO MEDAN Medan Memasuki hari ke10 pelaksanaan Operasi Keselamatan Toba 2026 yang dimulai sejak 2 Februari 2026, jajaran Polda Sumut
Medan 5 jam lalu
POSMETRO MEDANTapanuli Selatan Personel Satuan Brimob Polda Sumut terus menunjukkan komitmen dalam mendukung pemulihan pascabencana banj
Sumut 5 jam lalu
POSMETRO MEDAN,Medan Komisaris dan Direksi PT Bank Sumut (Perseroda) kompak bicara tentang transformasi perusahaan yang diharapkan dapat
Medan 5 jam lalu
POSMETRO MEDAN, Taoanuli Selatan Kepedulian terhadap warga terdampak bencana kembali ditunjukkan oleh personel Satuan Brimob Polda Sumut. P
Sumut 6 jam lalu
Polda Sumut Gagalkan Peredaran 20 Kg Ganja Asal Aceh, Tiga Pelaku Diamankan di Medan
Kriminal 6 jam lalu
Rico Waas Terima Kunjungan Reses DPRD Sumut, Bahas Soal Infrastruktur Hingga Banjir.
Medan 6 jam lalu
Pemerintah Kota Medan melalui Inspektorat menyatakan menghormati sepenuhnya proses hukum yang saat ini tengah berjalan terkait Lurah Terjun.
Medan 6 jam lalu
Banjir Rendam Sejumlah Wilayah di Tapanuli Tengah, BPBD Siagakan GOR Pandan untuk Evakuasi
Peristiwa 7 jam lalu
Zakiyuddin Harahap Harap HIPMI Sumut Jadi Motor Penggerak Ekonomi Daerah.
Medan 8 jam lalu
Pelaku Curat dan Penadah Sepeda Motor Curian Diringkus Unit Reskrim Polsek Teluk Nibung.
Kriminal 9 jam lalu