Minggu, 28 Juni 2026

Satu Ton Rendang dari Ranah Minang Dikirim untuk Aceh dan Sumatera Utara

Faliruddin Lubis - Jumat, 19 Desember 2025 19:49 WIB
Satu Ton Rendang dari Ranah Minang Dikirim untuk Aceh dan Sumatera Utara
IST
Satu Ton Rendang dari Ranah Minang Dikirim untuk Aceh dan Sumatera Utara.

POSMETRO MEDAN,Padang– Sebanyak satu ton rendang khas Ranah Minang dikirimkan untuk saudara-saudara yang ditimpa bencana banjir dan longsor di Provinsi Aceh dan Sumatera Utara. Bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian dan solidaritas masyarakat Sumatera Barat terhadap sesama di wilayah tetangga.

Rendang yang dikirimkan itu diproduksi melalui kerja sama sejumlah lembaga pendidikan Islam, yakni Pesantren Prof. Dr. Hamka Maninjau, Pesantren Diniyah Putri Padang Panjang, serta Pesantren MTI Candung Bukittinggi. Proses pembuatan dilakukan secara gotong royong dengan melibatkan para santri dan pengasuh pesantren.

Pengiriman satu ton rendang ini diharapkan dapat membantu meringankan kebutuhan masyarakat penerima manfaat di Aceh dan Sumatera Utara, sekaligus mempererat tali persaudaraan antardaerah di Sumatera.

Baca Juga:

Pihak pengirim menyampaikan doa agar seluruh bantuan dapat sampai ke tujuan dengan selamat dan aman. "Semoga rendang ini bermanfaat dan menjadi berkah bagi semua, amiin," demikian harapan yang disampaikan dalam kegiatan tersebut.

Aksi kemanusiaan ini menunjukkan kuatnya nilai kepedulian sosial dan semangat berbagi yang terus dijaga oleh masyarakat Minangkabau melalui lembaga pendidikan dan keagamaan.(REL)

Baca Juga:

Tags
beritaTerkait
Kapolri Listyo Sigit Prabowo Rotasi Jabatan di Polda Sumut
Turun Tangan Selamatkan Lingkungan, PTPN IV dan Ikatan Istri Perkebunan Gencarkan Tanam Pohon
Sekdako Binjai Apresiasi Perjuangan Kafilah Kota Binjai Raih Juara Umum IV MTQ ke-40 Sumut
Kemenag Batu Bara Juara di MTQ KORPRI VIII Sumatera Utara 2026
UINSU Medan Dan Universitas PGRI Yogyakarta Sepakati Kerjasama Perkuat TPT
Kejam! Wanita Aceh Dibunuh di Malaysia Sedang Hamil, Perut Diinjak hingga Melahirkan
komentar
beritaTerbaru