Rabu, 01 April 2026

Polrestabes Obrak-abrik Jermal 15, Warga Teriak Bandar Berinisial GS Ditangkap

Faliruddin Lubis - Minggu, 21 Desember 2025 09:53 WIB
Polrestabes Obrak-abrik Jermal 15, Warga Teriak Bandar Berinisial GS Ditangkap
IST
Penggerebekan besar-besaran yang dipimpin langsung Kapolrestabes Medan, Kombes Pol Jean Calvjn Simanjuntak di kawasan Jermal 15 Kecamatan Medan Denai, Kota Medan, Sumatera Utara (Sumut).

POSMETRO MEDAN,Medan- Penggerebekan besar-besaran yang dipimpin langsung Kapolrestabes Medan, Kombes Pol Jean Calvjn Simanjuntak di kawasan Jermal 15 Kecamatan Medan Denai, Kota Medan, Sumatera Utara (Sumut) disambut lega oleh masyarakat di sana.

Kawasan yang selama ini dikenal sebagai salah satu titik rawan peredaran narkoba dan perjudian itu mendadak senyap usai digerebek aparat.

Namun di balik rasa lega tersebut, warga masih menyimpan satu tuntutan besar, penangkapan bandar narkoba kelas kakap yang selama ini diduga mengendalikan jaringan di Jermal 15.

Baca Juga:

Nama seorang pria yang diduga berinisial GS kembali mencuat. Menurut warga sekitar, nama tersebut sudah lama beredar dan kerap disebut-sebut sebagai bandar besar yang memiliki kendali kuat atas peredaran narkotika di kawasan itu.

Baca Juga:

"Razianya kami apresiasi, Bang. Sudah lama kami tunggu. Tapi yang paling penting itu bandarnya. Kalau di sini yang sering disebut namanya GS," ujar seorang warga yang ditemui di sekitar lokasi, Minggu (21/12/2025).

Warga menilai, selama ini penindakan kerap menyasar pengguna, kurir kecil, atau lokasi-lokasi transaksi. Sementara para bandar besar yang diduga mengendalikan jaringan dari balik layar justru sulit tersentuh.

"Kalau cuma alatnya dirusak atau pemain kecil yang ditangkap, tidak lama pasti muncul lagi. Bandarnya itu yang harus ditangkap supaya benar-benar bersih," ungkap warga lainnya.

Masyarakat mengaku peredaran narkoba di kawasan Jermal 15 sudah berlangsung lama dan menimbulkan keresahan serius. Tidak sedikit generasi muda yang disebut-sebut terjerumus, sementara lingkungan sekitar kerap dicap negatif akibat aktivitas ilegal tersebut.

Sebelumnya, Kapolrestabes Medan Kombes Pol Jean Calvjn Simanjuntak memimpin langsung operasi besar di Jermal 15 usai Apel Lilin 2025 dan Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) yang digelar di Komplek Metro Link, Jalan AH Nasution.

Operasi tersebut melibatkan personel Brimob Polda Sumatera Utara, Satnarkoba Polrestabes Medan, Satreskrim, serta tim khusus bentukan Kapolrestabes Medan.

Dengan pengamanan ketat, aparat menyisir gang-gang sempit, rumah-rumah yang dicurigai, serta lokasi yang selama ini diduga menjadi tempat transaksi dan konsumsi narkoba, hingga arena perjudian ilegal.

Sejumlah barang bukti berhasil diamankan, di antaranya alat isap narkoba (bong), narkotika yang diduga siap edar, mesin judi dingdong, serta meja judi tembak ikan.

Tak hanya menyita barang bukti, petugas juga merusak sejumlah fasilitas yang digunakan pelaku agar tidak dapat difungsikan kembali. Langkah tersebut dilakukan sebagai bentuk komitmen kepolisian untuk memutus mata rantai kejahatan narkoba dan perjudian.

Kapolrestabes Medan Kombes Pol Jean Calvjn Simanjuntak menegaskan bahwa pihaknya tidak akan memberi toleransi sedikit pun terhadap pelaku narkoba dan perjudian di wilayah hukum Polrestabes Medan.

"Tidak ada kata mundur. Siapa pun yang terlibat, baik bandar, pengedar, maupun pelaku perjudian, akan kami tindak tegas sesuai hukum yang berlaku," tegasnya.

Ia juga memastikan bahwa operasi serupa akan terus dilakukan secara berkelanjutan dan menyasar lokasi-lokasi lain yang selama ini dicurigai sebagai kampung narkoba.

"Ini bukan operasi terakhir. Kami akan terus bergerak. Medan harus bersih dari narkoba dan penyakit masyarakat," ujarnya.

Mendengar pernyataan tersebut, warga berharap aparat kepolisian segera menindaklanjuti informasi yang berkembang di lapangan terkait dugaan bandar besar berinisial GS. Mereka menilai, pengungkapan bandar besar akan menjadi bukti nyata keseriusan aparat dalam memutus jaringan narkoba hingga ke akar-akarnya.

"Kami siap bantu polisi. Kalau memang serius, kami siap beri informasi. Yang penting bandarnya ditangkap," ujar seorang warga lainnya.

Kini, harapan masyarakat Jermal 15 tertuju pada langkah lanjutan Polrestabes Medan. Warga berharap, kawasan mereka tidak lagi dikenal sebagai sarang narkoba, melainkan berubah menjadi lingkungan yang aman, nyaman, dan bebas dari peredaran barang haram.(REZ)

Tags
beritaTerkait
Polresta Deli Serdang Tes Urine kepada Awak Maskapai Penerbangan Indonesia
Ketua Lembaga Fokus Rehabilitasi Narkotika Indonesia Apresiasi Suksesnya Pengamanan Idul Fitri 1447 H di Kota Medan
Cowok Cewek Kena Ciduk Ngedar Ekstasi Tengkorak
Bhabinkamtibmas Polsek Besitang Sambangi Warga Desa Halaban, Sampaikan Pesan Kamtibmas dan Bahaya Narkoba
Polda Sumut Gagalkan Penyelundupan 50 Kg Sabu dan 20 Ribu Butir Ekstasi di Perairan Asahan
Zakiyuddin Harahap Sambut Hangat Tamu Halalbihalal, Pererat Silaturahmi di Kota Medan
komentar
beritaTerbaru