Danramil dan Forkopimcam Siantar Marihat Tanam Pohon di Pinggir Sungai, Dorong Kepedulian Lingkungan
Danramil dan Forkopimcam Siantar Marihat Tanam Pohon di Pinggir Sungai, Dorong Kepedulian Lingkungan.
Global 13 menit lalu
POSMETRO MEDAN,Makassar- Pencarian lokasi jatuhnya pesawat ATR 42-500 yang hilang kontak mendapat titik terang. Tim SAR gabungan berhasil menemukan sejumlah bagian pesawat, mulai dari jendela, potongan besar badan hingga ekor pesawat di lereng Gunung Bulusaraung.
Hanya saja, penemuan bagian pesawat berada di lokasi yang tidak mudah dijangkau, sehingga personel kru pencarian memerlukan peralatan khusus untuk menjangkau lokasi. Penemuan ini menjadi petunjuk penting dalam mempersempit area pencarian.
Baca Juga:
Berdasarkan data di lapangan, pada pukul 07.46 WITA ditemukan bagian window pesawat berukuran kecil di koordinat 04°55'48" LS – 119°44'52" BT. Tiga menit kemudian, tim menemukan bagian badan pesawat berukuran besar, dan pada pukul 07.52 WITA, bagian puntak serta ekor pesawat berhasil teridentifikasi di lereng selatan lokasi kejadian.
Seiring perkembangan, pergerakan tim SAR disesuaikan, termasuk penggeseran SRU menuju titik prioritas.
Baca Juga:
Pukul 08.02 WITA, serpihan besar kembali terpantau melalui pemantauan udara menggunakan Helikopter Caracal. Selanjutnya, pukul 08.11 WITA, tim melaporkan perlunya perlengkapan mountaineering atau climbing untuk menjangkau lokasi dengan medan terjal.
Sebelumnya, saat hilang kontak, beberapa serpihan diduga pesawat tersebut kabarnya ditemukan oleh para pendaki yang muncak ke Gunung Bulusaraung.
Ada sampai enam serpihan pesawat yang ditemukan para pendaki ini. Hal ini pun sudah dibenarkan oleh Sekretaris Badan Penanggulangan Bencana Daerah Pangkep, Muhammad Arsyad.
Arsyad menyebut, serpihan tersebut pertama kali ditemukan oleh pendaki dan telah dievakuasi.
"Ada enam serpihan kayaknya, kalau tidak salah," kata Muhammad Arsyad dikutip Minggu (18/1/2026).
Arsyad menyampaikan serpihan pesawat tersebut telah dibawa ke Desa Tompobulu, Kecamatan Balocci, Pangkep.
"Paling dinding luarnya," jelasnya.
Dari temuan serpihan pesawat itu diketahui berupa dinding pesawat hingga adanya buku diduga milik pilot.
"Serpihan pesawat, sama ada buku pilot," ujarnya.
Dilansir dari beberapa unggahan di media sosial TikTok, sudah banyak yang mempublikasikan soal pendaki yang menemukan serpihan pesawat ATR 42-500.
Terlihat ada dua orang di video tersebut, satunya yang bertugas merekam dan rekannya terlihat memeriksa beberapa serpihan yang diduga berasal dari pesawat tersebut.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Makassar selaku SAR Mission Coordinator (SMC), Muhammad Arif Anwar, menekankan pentingnya temuan serpihan dalam operasi SAR.
"Penemuan serpihan pesawat ini menjadi clue penting dalam mempersempit area pencarian. Tim SAR gabungan saat ini fokus pada pengamanan lokasi, pendataan temuan, serta penyesuaian taktik operasi sesuai dengan kondisi medan di lapangan," ujar Arif.
Ia menambahkan, medan lokasi kejadian cukup menantang dan membutuhkan dukungan peralatan khusus.
"Beberapa titik berada di area lereng dan membutuhkan peralatan mountaineering. Keselamatan personel tetap menjadi prioritas utama kami dalam menjalankan operasi ini," tegasnya.
Operasi SAR melibatkan Basarnas Makassar, TNI, Polri, AirNav, Paskhas, dan masyarakat setempat. Hingga saat ini, pencarian masih berlangsung, dan informasi lebih lanjut akan disampaikan secara resmi sesuai perkembangan di lapangan.
Sebelumnya, Personel SAR gabungan mulai melakukan pencarian kru dan penumpang pesawat ATR 42-500 milik Indonesia Air Transport (IAT) rute Yogyakarta–Makassar yang hilang kontak pada Sabtu, 17 Januari 2026. Pencarian difokuskan di sekitar Gunung Bulusaraung, Kecamatan Balocci, Kabupaten Pangkep, Minggu pagi (18/1/2026).
Pantauan wartawan menunjukkan helikopter mengintari Gunung Bulusaraung, sementara personel SAR yang dibagi menjadi empat kelompok SRU melakukan pencarian di titik-titik yang telah ditentukan. Basarnas menurunkan drone thermal untuk mendukung operasi.
"Kami menurunkan drone thermal untuk melakukan pencarian," ungkap Kepala Seksi Operasi Basarnas Makassar, Andi Sultan, saat berkoordinasi dengan Danrem 141/Toddopuli, Brigjen TNI Andre Clift Rumbayan, di Posko Pencarian Kantor Desa Tompo Bulu.
AirNav Indonesia juga mengeluarkan NOTAM (Notice to Airmen) nomor A0170/26 terkait Airspace Reservation. NOTAM ini menetapkan radius 10 nautical mile dari titik akhir pesawat teridentifikasi sebagai zona terbatas sementara, untuk menjamin keamanan dan efisiensi operasi Search and Rescue (SAR). Penerbangan SAR diberikan prioritas tertinggi, termasuk dalam hal ketinggian jelajah. (fajar/*)
Danramil dan Forkopimcam Siantar Marihat Tanam Pohon di Pinggir Sungai, Dorong Kepedulian Lingkungan.
Global 13 menit lalu
Pulang Berjualan Tak Kunjung Tiba, Penjual Tahu 73 Tahun Ditemukan Meninggal Bersandar di Motor
Peristiwa 43 menit lalu
Bupati Humbang Hasundutan Beri Semangat, Paskibraka Kabupaten Diminta Jaga Kesehatan
Sumut satu jam lalu
Peduli Kesehatan, DWP Samosir Gelar Cek Kesehatan Gratis dan Pap Smear
Sumut 2 jam lalu
Polsek Siantar Selatan turun mendampingi Petani Binaan Jual Jagung ke Bulog Cabang Pematangsiantar.
Bisnis 3 jam lalu
2 Korban Penyerangan Bersenjata di tanjung morawa Dirawat, polisi buru pelaku.
Peristiwa 3 jam lalu
Wesly Silalahi Diwakili Hamdani menghadiri Penutupan Dikmaba Inf TNI AD Gelombang II TA 2026 Rindam I/BB.
Sumut 3 jam lalu
Sat Resnarkoba Polres Pelabuhan Belawan menangkap tiga orang dalam penggerebekan kasus narkotika.
Peristiwa 3 jam lalu
Sambut HUT RI ke81, Forkopimca Berastagi Bagikan dan Pasang Bendera Merah Putih.
Sumut 4 jam lalu
POSMETRO MEDAN, Medan Muktamar ke16 Tapak Suci Putera Muhammadiyah resmi menggelar resepsi puncak dan apel pembukaan pada Sabtu, 8 Agustus
Inter-Nasional 6 jam lalu