Kamis, 14 Mei 2026

Miris! 2 Balita Diduga Diterlantarkan Ayah Kandung, Ibunya Hidup Memprihatinkan

Faliruddin Lubis - Selasa, 27 Januari 2026 20:20 WIB
Miris! 2 Balita Diduga Diterlantarkan Ayah Kandung, Ibunya Hidup Memprihatinkan
IST
Ibu muda bernama Abel (21), warga Kelurahan Mabar Hilir, Kecamatan Medan Deli, Kota Medan bersama ibu dan kedua anaknya.

POSMETRO MEDAN,Medan –Nasib pilu dialami seorang ibu muda bersama dua anak balitanya yang diduga ditelantarkan oleh ayah kandung mereka tanpa tanggung jawab.

Sejak masih mengandung enam bulan, salah satu anaknya hingga kini tidak pernah mendapatkan nafkah maupun perhatian dari sang ayah.

Ibu muda bernama Abel (21), warga Kelurahan Mabar Hilir, Kecamatan Medan Deli, Kota Medan, mengungkapkan kisah hidupnya yang penuh penderitaan setelah ditinggalkan suaminya, Bagus (20), warga Selotong, Kecamatan Stabat.

Baca Juga:

Menurut pengakuannya, Bagus diduga telah menelantarkan istri dan anak-anaknya tanpa memberikan nafkah lahir maupun batin.

Anak pertama Abel yang kini berusia dua tahun juga disebut mengalami perlakuan serupa. Bagus diduga telah dua kali meninggalkan keluarganya dalam kondisi sang istri tengah mengandung dan sangat membutuhkan perhatian serta tanggung jawab sebagai kepala keluarga.

Baca Juga:

Kepada awak media, Abel menceritakan bahwa sejak awal pernikahan, ia sudah merasakan kejanggalan dalam rumah tangganya. Ia mengaku tidak pernah menerima gaji suaminya secara langsung karena selalu diambil oleh orang tua suaminya.

Bahkan, menurutnya, orang tua Bagus tidak pernah merestui pernikahan mereka dan kerap memicu terjadinya konflik rumah tangga.

"Sejak hamil enam bulan anak pertama, saya ditinggalkan tanpa nafkah. Sampai melahirkan pun suami tidak pernah datang," ujar Abel dengan suara bergetar.

Usai melahirkan, Abel terpaksa bertahan hidup di sebuah gubuk milik neneknya bersama sang ibu. Dalam kondisi ekonomi yang sangat terbatas, ia mengaku hanya mampu memberi makan seadanya kepada bayinya. Bahkan, air beras menjadi menu harian hingga anaknya berusia enam bulan.

Beberapa waktu kemudian, Bagus sempat kembali dan meminta rujuk. Demi masa depan anak pertamanya, Abel menerima kembali suaminya. Namun, kebahagiaan tersebut tidak bertahan lama. Dua bulan kemudian, Bagus kembali meninggalkan keluarga saat Abel tengah mengandung anak kedua.

Tragisnya, Abel melahirkan bayi kembar laki-laki secara prematur pada usia kandungan enam bulan. Dalam kondisi serba kekurangan, satu dari bayi kembarnya meninggal dunia, diduga akibat tidak mendapatkan asupan gizi serta perhatian yang layak.

Hingga kini, Abel mengaku kembali ditelantarkan bersama dua anaknya yang masih balita tanpa ada tanggung jawab dari sang ayah maupun keluarga besarnya.

Ia juga mengungkapkan pernah mendatangi rumah keluarga suaminya bersama orang tuanya, namun justru mendapat penolakan dan ucapan bernada menantang.

"Mereka bilang kalau tidak senang silakan lapor ke polisi, bahkan ke Polda pun mereka tidak takut," tuturnya sambil meneteskan air mata.

Peristiwa tersebut sempat membuat Abel putus asa hingga terpikir untuk mengakhiri hidupnya. Namun, dukungan sang ibu membuatnya bertahan demi masa depan kedua anaknya.

Abel mengaku berasal dari keluarga petani sederhana dan menggantungkan hidup dari hasil kebun yang dikelola oleh ibu dan neneknya. Ia juga mengaku takut melapor ke pihak kepolisian karena keterbatasan biaya serta ketidaktahuan tentang hukum.

Oleh sebab itu, Abel memilih menyampaikan kisah hidupnya kepada media dengan harapan adanya perhatian, perlindungan, dan bantuan dari pihak terkait terhadap dirinya serta anak-anaknya yang masih balita.

Menanggapi peristiwa ini, media berharap aparat penegak hukum dapat bersikap tegas dalam menindak dugaan penelantaran istri dan anak sebagaimana diatur dalam peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak terlapor maupun keluarga besarnya belum memberikan keterangan dan tidak merespons upaya konfirmasi dari media. (jelasnews)

Tags
beritaTerkait
JB Bastian Siringoringo Mandataris Garda Pemuda NasDem Kota Medan Periode 2026 - 2031
Sumut Tuan Rumah, El Adrian Shah Ajak Masyarakat Meriahkan Piala AFF U-19
Dugaan Korupsi di Disdik Labuhanbatu Dilaporkan ke Kejati Sumut, Dari Pungli Kepsek Hingga Proyek Toilet
TNI dan MAN Tanjungbalai Kolaborasi Pastikan MBG Berjalan Lancar
Airin Rico Waas : Cetak Talenta Digital Untuk Indonesia Emas 2045
Alasan Sibuk, Kajati Sumut Mendadak Batalkan Audiensi: Forwaka Sumut Merasa Direndahkan!
komentar
beritaTerbaru