PSG Kembali Raja Piala Super Eropa
PSG VS Aston Villa Menang 21, Les Parisiens Juara Piala Super Eropa Lagi
Sport 2 jam lalu
POSMETRO MEDAN,Medan –Nasib pilu dialami seorang ibu muda bersama dua anak balitanya yang diduga ditelantarkan oleh ayah kandung mereka tanpa tanggung jawab.
Sejak masih mengandung enam bulan, salah satu anaknya hingga kini tidak pernah mendapatkan nafkah maupun perhatian dari sang ayah.
Ibu muda bernama Abel (21), warga Kelurahan Mabar Hilir, Kecamatan Medan Deli, Kota Medan, mengungkapkan kisah hidupnya yang penuh penderitaan setelah ditinggalkan suaminya, Bagus (20), warga Selotong, Kecamatan Stabat.
Baca Juga:
Menurut pengakuannya, Bagus diduga telah menelantarkan istri dan anak-anaknya tanpa memberikan nafkah lahir maupun batin.
Anak pertama Abel yang kini berusia dua tahun juga disebut mengalami perlakuan serupa. Bagus diduga telah dua kali meninggalkan keluarganya dalam kondisi sang istri tengah mengandung dan sangat membutuhkan perhatian serta tanggung jawab sebagai kepala keluarga.
Baca Juga:
Kepada awak media, Abel menceritakan bahwa sejak awal pernikahan, ia sudah merasakan kejanggalan dalam rumah tangganya. Ia mengaku tidak pernah menerima gaji suaminya secara langsung karena selalu diambil oleh orang tua suaminya.
Bahkan, menurutnya, orang tua Bagus tidak pernah merestui pernikahan mereka dan kerap memicu terjadinya konflik rumah tangga.
"Sejak hamil enam bulan anak pertama, saya ditinggalkan tanpa nafkah. Sampai melahirkan pun suami tidak pernah datang," ujar Abel dengan suara bergetar.
Usai melahirkan, Abel terpaksa bertahan hidup di sebuah gubuk milik neneknya bersama sang ibu. Dalam kondisi ekonomi yang sangat terbatas, ia mengaku hanya mampu memberi makan seadanya kepada bayinya. Bahkan, air beras menjadi menu harian hingga anaknya berusia enam bulan.
Beberapa waktu kemudian, Bagus sempat kembali dan meminta rujuk. Demi masa depan anak pertamanya, Abel menerima kembali suaminya. Namun, kebahagiaan tersebut tidak bertahan lama. Dua bulan kemudian, Bagus kembali meninggalkan keluarga saat Abel tengah mengandung anak kedua.
Tragisnya, Abel melahirkan bayi kembar laki-laki secara prematur pada usia kandungan enam bulan. Dalam kondisi serba kekurangan, satu dari bayi kembarnya meninggal dunia, diduga akibat tidak mendapatkan asupan gizi serta perhatian yang layak.
Hingga kini, Abel mengaku kembali ditelantarkan bersama dua anaknya yang masih balita tanpa ada tanggung jawab dari sang ayah maupun keluarga besarnya.
Ia juga mengungkapkan pernah mendatangi rumah keluarga suaminya bersama orang tuanya, namun justru mendapat penolakan dan ucapan bernada menantang.
"Mereka bilang kalau tidak senang silakan lapor ke polisi, bahkan ke Polda pun mereka tidak takut," tuturnya sambil meneteskan air mata.
Peristiwa tersebut sempat membuat Abel putus asa hingga terpikir untuk mengakhiri hidupnya. Namun, dukungan sang ibu membuatnya bertahan demi masa depan kedua anaknya.
Abel mengaku berasal dari keluarga petani sederhana dan menggantungkan hidup dari hasil kebun yang dikelola oleh ibu dan neneknya. Ia juga mengaku takut melapor ke pihak kepolisian karena keterbatasan biaya serta ketidaktahuan tentang hukum.
Oleh sebab itu, Abel memilih menyampaikan kisah hidupnya kepada media dengan harapan adanya perhatian, perlindungan, dan bantuan dari pihak terkait terhadap dirinya serta anak-anaknya yang masih balita.
Menanggapi peristiwa ini, media berharap aparat penegak hukum dapat bersikap tegas dalam menindak dugaan penelantaran istri dan anak sebagaimana diatur dalam peraturan perundang-undangan yang berlaku.
Hingga berita ini diterbitkan, pihak terlapor maupun keluarga besarnya belum memberikan keterangan dan tidak merespons upaya konfirmasi dari media. (jelasnews)
PSG VS Aston Villa Menang 21, Les Parisiens Juara Piala Super Eropa Lagi
Sport 2 jam lalu
KKB Tantang Pemerintah Perang, Ultimatum Yang Selenggarakan Upacara HUT RI di Papua Bakal Dihabisi!
Peristiwa 3 jam lalu
Partai Golkar membuka peluang perubahan sistem Pilkada dengan hanya memilih kepala daerah, tanpa wakil kepala daerah dalam satu paket.
Politik 4 jam lalu
Seorang pria yang mengenakan pakaian wanita lengkap dengan hijab saat berada di salah satu warung kopi (warkop) di Kecamatan Jaya Baru.
Peristiwa 5 jam lalu
Desa Kuta Tinggi menerima kunjungan Tim Dewan Penyantun Pokja III TP PKK Pakpak Bharat.
Sumut 6 jam lalu
Pengedar Sabu di Pandan Diringkus Sat Resnarkoba Polres Tapteng
Kriminal 7 jam lalu
Sekda Kota Sibolga Hadiri Flag Off Fun Walk Pekan QRIS Nasional 2026.
Sumut 8 jam lalu
Polres Batu Bara, berhasil mengungkap kasus tindak pidana pencurian dengan pemberatan (Curat).
Peristiwa 8 jam lalu
Tongkat Komando Berganti, TNIPolri Perkuat Sinergi Jaga Kamtibmas Siantar Martoba.
Sumut 9 jam lalu
Posmetro Medan, Medan Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Medan menggelar Rapat Pelaksanaan Tim Penagihan Tunggakan Pajak Daerah Kota M
Medan 12 jam lalu