Ketua PD II KB FKPPI Sumut H Buyung Sitorus Lantik Kepengurusan KB FKKPPI PC 0213 Nias
Ketua PD II KB FKPPI Sumut, H Buyung Sitorus Lantik Kepengurusan KB FKKPPI PC 0213 Nias.
Sumut 2 menit lalu
POSMETROMEDAN, Medan -
Rahmadsyah aktifis yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat Peduli Korban TPPO bersama Nezza Safitri Nasution orangtua korban TPPO dan NA (17) tiba di Dinas P3AP2KB Provinsi Riau untuk memperjuangkan keadilan, Kamis (29/11/2026).
Sebelumnya diberitakan, Minggu Malam sekitar Jam 21.38 Wib (6/7/2025) berawal informasi dari Alius L. SH dan disertainya sebuah rekaman video pernyataan diduga korban (Nabila Aisyah) dan sherlock lokasi kejadian serta nomor WhatsApp diduga korban penyekapan.
Baca Juga:
Adapun dua Wanita yang masih bawah umur diduga korban, yakni sdr.Nabila Aisyah (17), dan sdr.Nia Permata Sari Simatupang (18).
Iya, berawal informasi ini dari sdr.Alius L. SH menjelaskan kepada Athia Wartawan :
Baca Juga:
Mohon bantuannya kawan-kawan awak media, "Saya baru saja mendapat kiriman video dari Nabila Aisyah (17) warga Medan yang kini korban dugaan disekap, ditipu dalam hal dipekerjakan ke tempat hiburan malam yang sebutan cafe remang2 dan disuruh untuk menggunakan baju Sex sambil disuruh melayani tamu para laki-laki hidung belang, di sebuah usaha cafe remang2 milik Ririn yang berada di wilayah lipat kain kecamatan kampar kiri kabupaten Kampar provinsi Riau., ujar Alius sambil memberi nomor WA Nabila Aisyah diduga korban tersebut.
Kemudian, Nabila Aisyah (17) membenarkan dan menjelaskan kejadian tersebut kepada Athia wartawan dan mengaku ada lagi korban lainnya kerabatnya an. Nia Permata Sari Simatupang (18), sambil memohon untuk diselamatkan malam itu, Minggu (6/7/2025).
"Saya sudah lolos dari cafe remang-remang milik Ririn dan Saya sedang perjalanan, kalau kawanku Nia Permata Sari masih belum lolos, tolong bantu ya pak kasihan dia dikurung tadi, kami pun sempat disekap oleh dua orang laki-laki dan perempuan kalau perempuan namanya Yesi dan laki-laki bernama Brayan. Dan Ini nomor WA kawanku mohon bantu selamatkan ya pak, "keluhnya Nabila Aisyah pada malam itu, Minggu (6/7/2025).
Lebih lanjut awak media melalui nomor WA Nia Permata Sari, juga membenarkan kejadian itu dan menjelaskan ;
"Iy Pak, benar perisitiwa itu dan kawan saya sudah lolos setelah ada yang bayar ganti ongkos nya, dan saya masih di cafe remang2 ini karena uangku belum ada, nggak dibolehkan pulang saya dari tempat usaha tempat cafe remang- remang ini sebelum kubayar juga seperti kawanku.
Kami tidak tau Pak kalau kami dijual agensi untuk bos yang nyarik"kerja di usaha cafe remang2 seperti ini, rupanya kami dijual ke usaha cafe remang2 milik Ririn ini di wilayah lipat kain kec Kampar kiri, awalnya kami tidak tau sebelumnya., jelasnya Nia permata Sari sejak malam itu hingga pagi hari Senin (7/7/2025).
Sementara itu pada Minggu malam kejadian (6/7/2025), melalui sumber lain.. muncul lah pertanyaan disampaikan melalui WhatsApp pribadi Athia wartawan dan di sebuah WhatsApp grup nasional, dijelaskan dan disertai bukti hasil screenshot : Khamry Gufron Kanit Reskrim Polsek Kampar Kiri dengan anggota sudah turun langsung ke TKP malam ini dan tidak ada kejadian atau korban seperti itu di wilayah kampar., tegasnya dari pernyataan tersebut.
Berdasarkan pernyataan tersebut, Athia wartawan lebih mencari tahu kebenaran informasi dari berbagai sumber pada pagi hari nya (Senin) dan setelah meyakinkan bahwa benar ada peristiwa dan korban di maksud hingga berbagai sumber menduga sesuatu yang ditutupi, maka Athia wartawan Menyampaikan kembali, tapi mengapa seperti itu pernyataan Kanit yang disampaikan tersebut ??
Sampai ini masih bungkam oknum Kanit Reskrim Polsek Kampar Kiri perihal konfirmasi hasil penyelidikan dan perkembangan.
Padahal kejadian tersebut suatu dugaan kejahatan fatal. Apa masih dilindungi pihak pengusaha tempat maksiat tsb dan pelaku lainnya terhadap diduga korban ke dua gadis bawah umur ini ??.
Dengan peristiwa yang di alami kedua wanita bawah umur menjadi korban penyekapan, akan dijadikan penghibur lelaki hidung belang. Korban dan Team Media berharap, APH Uwilayah beserta Bapak Kapolres Kampar mohon dapat untuk Menindak lanjuti peristiwa ini..dengan sesuai informasi fakta di lapangan maka berita ini di publikkan.( Rel)
Ketua PD II KB FKPPI Sumut, H Buyung Sitorus Lantik Kepengurusan KB FKKPPI PC 0213 Nias.
Sumut 2 menit lalu
Ibu yang dihipnotis ini cuma bisa menangis lantaran tak menyangka gelang emasnya bernilai Rp100 juta hilang dibawa pelaku.
Peristiwa 8 menit lalu
Dikabarkan hilang diduga terseret arus sungai Bah Tongguran, Tanah Jawa, Simalungun, hingga kini pria berinisial MS itu masih dicari.
Peristiwa 23 menit lalu
Warga Siantar berinisial GP mencuri HP dan menguras uang di Rekening korbannya lewat SMS Banking.
Kriminal 35 menit lalu
Pengedar narkoba ditangkap polisi di pinggir Jalan SM Raja, Kelurahan Pasar Porsea, Kecamatan Porsea, Kabupaten Toba.
Kriminal 47 menit lalu
POSMETRO MEDAN Dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) Bhayangkara ke80, Polrestabes Medan sukses menggelar turnamen esports bertaju
Medan 55 menit lalu
Wali Kota Tanjungbalai Pecat 4 ASN lantaran tidak masuk kerja melebihi 28 hari dalam setahun.
Sumut 56 menit lalu
Ubi yang beratnya hampir 1 ton raib dibawa pencuri dalam satu malam di Sidikalang, sadis!
Peristiwa satu jam lalu
Seorang mantan Kepala Desa akhirnya dtuntut 8 tahun penjara lantaran korupsi dana desa Rp2,9 Miliar.
Peristiwa satu jam lalu
600 orang relawan MBG di Tapanuli Selatan (Tapsel) terpaksa &039dirumahkan&039 untuk efesiensi anggaran.
Sumut 2 jam lalu