Rabu, 22 Juli 2026

Lagi ASN Pemko Binjai Ditetapkan Sebagai Tersangka Oleh Penyidik Kejari Binjai

Evi Tanjung - Kamis, 16 April 2026 20:36 WIB
Lagi ASN Pemko Binjai Ditetapkan Sebagai Tersangka Oleh Penyidik Kejari Binjai
Oji
Tersangka RD usai menjalani pemeriksaan kemudian di giring menuju LP Binjai

Posmetro Medan, Binjai - Penyidik Kejari Binjai melakukan pengembangan terhadap dugaan Tipikor pembuatan atas pekerjaan Fiktip di Dinas Pertanian Binjai tahun 2022/2022 dan menetapkan oknum cewek ASN Pemko Binjai inisial RD, warga Binjai jadi tersangka baru.

Inisial RD di tetapkan jadi tersangka berdasarkan Surat Penetapan Tersangka Nomor : Prin - 06/1.2.11/Fd.2/04/2026 tanggal 16 April 2026.

Kasi Intelijen Kejari Binjai Ronald Reagan Siagian,SH.MH dalam Pers Realase malam ini menyebutkan uraian singkat perkara adalah sepanjang tahun 2022 s/d 2025 adanya rencana kegiatan pekerjaan bantuan irigasi tanah dangkal ( sumur bor) pengadaan bibit lele dan bibit ayam beserta pakannya namun ternyata kegiatan pekerjaan tak ada dalam Dokumen Pelaksanaan Anggaran ( DPA ) Dinas Pertanian Binjai 2022/2025 maupun perubahannya .

Baca Juga:

Meski tak ada pekerjaan Ralasen Ginting selaku Kadis Pertanian Binjai 2022/2025 bersama RD menawarkan kegiatan pekerjaan tersebut dengan mekanisme pengadaan langsung ( PL ) kepada Hengki Wijaya ,Hermansyah dan Fauzi dengan meminta uang tanda jadi atau komitmen fee . Dan uang itu di serahkan kontraktor melalui transper kepada Ralasen Ginting dan inisial RD.

" Terhadap tersangka baru RD dilakukan penahanan hingga 20 har kedepan terhitung 16 April 2026. Setelah di nyatakan sehat inisial RD di tahan di Lembaga Permasyarakatan Kelas II A Binjai . ( Oji )

Baca Juga:

Tags
beritaTerkait
LP Kelas IIA Binjai Panen Raya Ikan Lele, Langkah Nyata Menuju Ketahanan Pangan
AMPI Binjai dan Anggota DPRD Sumut Gelar Nobar Pildun Spanyol - Argentina
Perkuat Sinergisitas Kapolres Binjai Yang Baru Silaturahmi ke Kejari Binjai
Gubernur Bobby Nasution Buka MPLS 2026 se-Sumut
Melihat dari Dekat Sosok H. Muhammad Idaham, S.H., M.Si
Pertalite Langka di Binjai Warga Terpaksa Beli PartamaxTurbo
komentar
beritaTerbaru