Senin, 20 April 2026

Mandi Hujan Sambil Makan Tebu, Remaja Meninggal Tersambar Petir

Faliruddin Lubis - Senin, 20 April 2026 11:44 WIB
Mandi Hujan Sambil Makan Tebu, Remaja Meninggal Tersambar Petir
IST/Antara
Suasana duka keluarga Ramadhan Nola Sitompul (14) yang meninggal dunia setelah tersambar petir, Sabtu (18/4/2026) sore.

POSMETRO MEDAN,Tapanuli Selatan - Ramadhan Nola Sitompul (14), warga Desa Wek IV Kampung Baru, Kecamatan Batang Toru, Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel), meninggal dunia setelah tersambar petir pada Sabtu (18/4/2026) sore.

Hal tersebut disampaikan Kepala Polsek Batang Toru, AKP Penggar M. Siboro, dalam keterangannya yang diterima, Minggu (19/4/2026).

Ia menjelaskan, peristiwa yang merenggut nyawa pelajar tersebut terjadi sekitar pukul 16.00 WIB saat hujan deras mengguyur wilayah setempat.

Baca Juga:

"Saat kejadian, korban berada di luar rumah bersama teman-temannya. Mereka bermain hujan sambil mengambil tebu di sekitar pekarangan depan rumah korban," ujarnya.

Setelah itu, korban dan rekannya duduk di depan rumah sambil menikmati tebu yang baru diambil.

Baca Juga:

Namun, di tengah hujan deras, petir tiba-tiba menyambar dan mengenai tubuh korban. "Korban langsung pingsan di lokasi. Temannya segera berlari memberi tahu orang tua korban," lanjutnya.

Korban sempat dilarikan ke Puskesmas Batang Toru untuk mendapatkan pertolongan medis, namun nyawanya tidak dapat diselamatkan.

Dari hasil penyelidikan, pihak kepolisian tidak menemukan adanya unsur lain selain faktor alam dalam peristiwa tersebut.

"Atas kejadian ini, kami mengimbau masyarakat agar menghindari aktivitas di luar rumah saat hujan deras disertai petir. Keselamatan harus menjadi prioritas utama," tegas Kapolsek.

Jenazah korban telah dimakamkan pada Minggu siang sekitar pukul 12.30 WIB di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Desa Wek IV, Kecamatan Batang Toru, Kabupaten Tapanuli Selatan.(Antara)

Tags
beritaTerkait
Pendawa Indonesia Ucapkan Selamat atas Pelantikan AKP Philip Purba sebagai Kasat Narkoba Polres Tapsel
Polda Sumut Kejar Pemilik Tambang Emas Ilegal Tapsel-Madina, Periksa PT Hexindo Adiperkasa
Wow Fantastis! Tambang Emas Ilegal di Perbatasan Tapsel-Madina Beromzet Rp1,5 Miliar per Hari
Penjelasan Resmi Wakapolda Sumut Terkait Penertiban PETI di Perbatasan Tapsel-Madina
Rumah Zakat Salurkan Sembako ke Warga Benteng Tapsel
Panen Raya Jagung Serentak di Sipirok, Brimob Sumut Dukung Swasembada Pangan 2026
komentar
beritaTerbaru