Rabu, 29 April 2026

UPDATE Kebakaran Rantauprapat: 10 Rumah Terdampak, Kerugian Capai Rp900 Juta di Tengah Insiden Amuk Massa

Faliruddin Lubis - Rabu, 29 April 2026 09:24 WIB
UPDATE Kebakaran Rantauprapat: 10 Rumah Terdampak, Kerugian Capai Rp900 Juta di Tengah Insiden Amuk Massa
Habibi
10 Rumah Terdampak kebakaran di Rantauparapat, Kerugian Capai Rp900 Juta.

POSMETRO MEDAN, Labuhanbatu – Pihak Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dan Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Labuhanbatu merilis data terbaru terkait kebakaran hebat yang menghanguskan pemukiman di Lingkungan Bakti Lama, Kelurahan Binaraga, Kecamatan Rantau Utara, pada Selasa (28/4) petang.

Insiden tersebut tercatat berdampak pada 10 unit bangunan dengan total kerugian material ditaksir mencapai Rp900.000.000.

Kasi Pengawasan dan Pencegahan Damkar Labuhanbatu, Iwan Syahputra Lubis, mengonfirmasi bahwa dari total sepuluh bangunan yang terdampak, tujuh di antaranya mengalami kerusakan berat sementara tiga lainnya rusak ringan.

Baca Juga:

"Dari sepuluh rumah, tiga rusak ringan," ujar Iwan Syahputra saat dikonfirmasi pada Rabu (29/4).

Berdasarkan data resmi, tujuh warga yang kehilangan tempat tinggal atau mengalami kerusakan berat adalah rumah milik Erlina (60), Ibu Rumah Tangga, Ramadan (35), Wiraswasta, Jinggo Sitorus (58), Tukang Jahit, Gres (45), Pedagang, Rosmawar (60), Ibu Rumah Tangga dan Hasanuddin (70) juga Marusaha Sitorus (55), Wiraswasta.

Baca Juga:

Sedangkan tiga bangunan yang dikategorikan rusak ringan meliputi rumah milik Nur (60), kediaman Rittar Gultom (58) (Security Telkom), serta tempat usaha Penjahit SAS.

Hingga saat ini, penyebab pasti kebakaran masih dalam proses penyelidikan pihak berwenang. Namun, keterangan sementara dari warga di lokasi kejadian menduga api dipicu oleh hubungan arus pendek atau korsleting listrik. Beruntung, tidak ada laporan mengenai korban jiwa dalam peristiwa tragis ini.

Di sisi lain, proses pemadaman pada Selasa petang sempat diwarnai ketegangan hebat. Warga yang tersulut emosi melakukan aksi anarkis terhadap dua unit armada Damkar milik Pemkab Labuhanbatu.

Kemarahan massa dipicu oleh kendala teknis pada armada yang tiba di lokasi namun gagal menyemprotkan air secara maksimal.

"Warga sudah panik karena api besar, tapi pas mobil sampai malah tidak bisa keluar air. Itulah yang memicu emosi spontan masyarakat," ungkap Fadil, salah seorang saksi mata di lokasi kejadian.

Tags
beritaTerkait
Astaghfirullah! Menantu Tikam Ibu Mertua Saat Salat Subuh
Kecewa Alat tak Berfungsi, Massa Amuk Armada Pemadam Kebakaran di Rantauprapat
Memoles Wajah Bumi Ika Bina En Pabolo, Bupati Maya Hasmita Hidupkan Semangat ‘Indonesia ASRI’ di Labuhanbatu
BREAKING NEWS: Api Hanguskan Satu Unit Rumah di Jalan Bakti Lama Rantauprapat
Hari Ini, Harga Ayam Potong di Labuhanbatu Turun jadi Rp30 Ribu per Kg
Gandeng Influencer dan Pencipta Lagu ‘Siti Mawarni’, Kapolres Labuhanbatu Rilis Capaian Besar Kasus Narkoba
komentar
beritaTerbaru