POSMETRO MEDAN,Muratara- Kecelakaan tragis tabrakan bus ALS vs truk tangki BBM di jalan Lintas Sumatra (Jalinsum) Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara), Sumatera Selatan, Rabu (6/5/2026) sekitar pukul 12.00 WIB menyisakan duka bagi keluarga korban.
16 orang tewas dan 4 lainnya luka-luka ringan hingga berat akibat kecelakaan yang menimbulkan dua kendaraan terbakar hebat. Salah satu korban meninggal dunia adalah Ariyanto, sopir truk tangki BBM milik PT Seleraya.
Warga Desa Ketapat Bening, Kecamatan Rawas Ilir, Kabupaten Musi Rawas Utara, Provinsi Sumatera Selatan, itu meninggal dalam kondisi mengenaskan bersama penumpangnya, Martini.
Baca Juga:
Kepergian Ariyanto meninggalkan luka mendalam bagi keluarga. Sang istri, Usbapermi, tak kuasa menahan kesedihan saat ditemui di RS Siti Aisyah, Lubuklinggau.
"Tak bisa berkata-kata saya," ucapnya lirih.
Baca Juga:
Ariyanto meninggalkan tiga orang anak, dua di antaranya sudah beranjak dewasa, sementara satu lainnya masih duduk di bangku sekolah dasar.
Hari itu, seperti hari-hari biasa, Ariyanto berpamitan untuk bekerja. Ia hendak menuju lokasi pembongkaran BBM di Simpang Jene, Kabupaten Musi Rawas. Bahkan sebelum berangkat, ia sempat singgah ke rumah.
"Tidak ada firasat. Dia sempat tanya mau titip beli nanas atau tidak," kenangnya.
Komunikasi terakhir juga berlangsung seperti biasa. Anak sulungnya, Rangga, mengaku sempat berbincang dengan ayahnya melalui telepon pada malam sebelum kejadian.
"Seperti biasa, hanya menanyakan kabar," ujarnya.
Tags
beritaTerkait
komentar