Jumat, 13 Februari 2026

Eks Penyidik KPK Blak-blakan Soal Potensi Gubsu Bobby Diperiksa KPK, Pentolan NU: Jangan Berharap Banyak!

Administrator - Selasa, 01 Juli 2025 08:15 WIB
Eks Penyidik KPK Blak-blakan Soal Potensi Gubsu Bobby Diperiksa KPK, Pentolan NU: Jangan Berharap Banyak!
IST
Gubernur Sumatera Utara (Sumut), Bobby Nasution bersama mertuanya Mantan Presiden Joko Widodo.

POSMETRO MEDAN, Jakarta— Kader PKB, Umar Hasibuan mengungkap fakta menarik terkait kasus dugaan suap perbaikan jalan di Sumatera Utara (Sumut).

Lewat cuitan diakun media sosial X pribadinya, Umar mengatakan OTT dari KPK tidak bakal dilakukan sampai ke Gubernur Sumut, Bobby Nasution.

OTT oleh KPK disebut hanya sampai ke Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Sumatera Utara (Sumut), Topan Obaja Ginting.

Baca Juga:

Hal itu sesuai pernyataan yang disampaikan Eks Penyidik KPK Yudi Purnomo Harahap.

"Kata @yudiharahap46 KPK OTT cuma sampai Topan Ginting saja gak sampai Bobby," tulisnya dikutip Selasa (1/7/2025).

Baca Juga:

Lanjut Umar mengatakan, hal ini sama seperti kejadian di Kalimantan Selatan (Kalsel).

Dimana KPK tidak berani untuk melakukan OTT sampai ke Gubernur yang saat itu menjabat.

Ia pun dengan tegas meminta untuk tidak ada harapan OTT KPK bakal sampai ke menantu Jokowi Widodo itu.

"Sama seperti OTT @KPK_RI di Kalimantan Selatan tak berani sampai ke gubernurnya. Jadi jangan berharap banyak OTT KPK sampai ke Bobby dan seterusnya," tuturnya.

"Sederhana saja sampai sekarang KPK gak berani geledah kantor dan rumah Bobby," terangnya.

Editor
: Administrator
Tags
beritaTerkait
Hasil Buruk Tottenham Hotspur, Thomas Frank Dipecat
KPK Serahkan Buku Antikorupsi ke MRPTNI, Perkuat Integritas SNPMB 2026
Dua Kadis Mengundurkan Diri, Isu “Sakit” di Era Kepemimpinan Bobby Kian Disorot
Zakiyuddin Harahap Ikut Aksi Bersih Sungai Deli
Musda Golkar Sumut Bergejolak! MKGR Putar Haluan Dukung ke Andar Amin Harahap
Situasi di Depan Hotel JW Marriott Medan Mulai Kondusif Pasca-Kericuhan di Musda Golkar Sumut
komentar
beritaTerbaru