Minggu, 05 Juli 2026

Eks Penyidik KPK Blak-blakan Soal Potensi Gubsu Bobby Diperiksa KPK, Pentolan NU: Jangan Berharap Banyak!

Administrator - Selasa, 01 Juli 2025 08:15 WIB
Eks Penyidik KPK Blak-blakan Soal Potensi Gubsu Bobby Diperiksa KPK, Pentolan NU: Jangan Berharap Banyak!
IST
Gubernur Sumatera Utara (Sumut), Bobby Nasution bersama mertuanya Mantan Presiden Joko Widodo.

Sebelumnya, Yudi Purnomo menilai peran Topan Ginting dapat menjadi pintu masuk bagi KPK untuk mengembangkan kasus.

"Kuncinya ada di Topan. Dia kunci yang, bisa jadi, apa yang dilakukan dia on behalf-nya Mas Bobby bisa juga, tetapi sekali lagi, KPK tidak berhasil menemukan itu di proses penyelidikan KPK," kata Yudi dalam program Sapa Indonesia Pagi, Senin (30/6/2025).

Baca Juga:

Diketahui, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkapkan kronologi dugaan suap proyek jalan milik Dinas PUPR Sumatera Utara dan Satuan Kerja Pembangunan Jalan Nasional (PJN) Wilayah 1 BBPJN Sumut Kementerian Pekerjaan Umum (PU).

Hal ini terkait informasi dari masyarakat ihwal infrastruktur di Sumut yang tak memadai sejak beberapa bulan lalu.

Baca Juga:

"Sehingga diduga ada tindak-tindak korupsi pada saat pembangunannya," kata Pelaksana tugas (Plt) Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK, Asep Guntur Rahayu dalam konferensi pers di Gedung KPK.

Ini berkaitan dengan dugaan suap proyek jalan milik Dinas PUPR Sumatera Utara dan Satuan Kerja Pembangunan Jalan Nasional (PJN) Wilayah 1 BBPJN Sumut Kementerian Pekerjaan Umum (PU). (fajar)

Editor
: Administrator
Tags
beritaTerkait
Bupati Langkat Syah Afandin Di-OTT KPK, Nih Sikap Tegas PAN
Pemprovsu Berkomitmen Berantas Tambang Emas Tanpa Izin di Mandailing Natal
Syah Afandin Di-OTT KPK, Tiorita Surbakti, Wakil Bupati Langkat Berpotensi Ditunjuk Jadi Pj
Ini Nama 6 Orang Ditangkap KPK Bersama Bupati Langkat Syah Afandin
Pakai Rompi Oranye Ditahan di Rutan KPK Bupati Langkat Senyum, Syah Afandin: Terima Kasih..!
KPK Amankan Uang Asing Rp 1,22 M dan 55 Kg Logam Platinum Dari Bupati Langkat Syah Afandin
komentar
beritaTerbaru