Langkah tersebut menjadi jawaban atas keprihatinan masyarakat terhadap kondisi banyak sekolah di Tapanuli Tengah yang masih minim akses teknologi pembelajaran digital.
Menelusuri Jejak Aspirasi, dari Sekolah hingga Sungai
Baca Juga:
Tak berhenti di dunia pendidikan, Rahmansyah juga meninjau sejumlah proyek infrastruktur hasil perjuangannya di DPRD Sumut. Beberapa di antaranya adalah pembangunan benteng penahan banjir di Sungai Aek Sirahar, Barus, serta pengerjaan jalan provinsi di kawasan Pakkat yang menghubungkan Tapanuli Tengah dan Humbang Hasundutan.
Dalam kunjungan tersebut, Rahmansyah tampak berinteraksi langsung dengan para pekerja proyek dan warga sekitar. Ia turut menyoroti kondisi Jalan Sudirman Sibolga, yang baru-baru ini menelan korban jiwa akibat minimnya pembatas jalan.
Baca Juga:
"Ini bukan sekadar proyek fisik, tapi proyek rasa aman. Kita tak boleh membiarkan korban berikutnya jatuh hanya karena kelalaian perawatan infrastruktur," ujarnya tegas.
Apresiasi dan Pesan untuk Pemerintah Daerah
Rahmansyah juga menyampaikan apresiasi kepada Gubernur Sumut, Bobby Afif Nasution, yang dinilainya terbuka terhadap kolaborasi dengan lembaga legislatif. Ia menilai program-program seperti Sekolah Gratis, Makan Bergizi Gratis, Sekolah Lima Hari, dan Berobat Gratis Pakai KTP merupakan langkah besar menuju pemerataan kesejahteraan sosial.
Namun, ia mengingatkan agar program-program populis tersebut tidak berhenti pada seremoni semata. "Yang kita butuhkan adalah implementasi yang nyata dan berkelanjutan," tutupnya. (Erni)
Tags
beritaTerkait
komentar