Kuasa Hukum Bambang Soroti Dugaan Pemalsuan Tanda Tangan dan Kejanggalan Surat Tugas
POSMETRO MEDAN, Medan Persidangan dugaan korupsi proyek pengadaan papan tulis interaktif (Smart Board) SMP Negeri seKota Tebing Tinggi Ta
Peristiwa 2 jam lalu
POSMETRO MEDAN, Labura – Sebuah tabir gelap menyelimuti tata kelola administrasi di Kabupaten Labuhanbatu Utara (Labura).
Dusun Bangun Indah, Desa Hatapang, Kecamatan NA IX-X, yang terletak tepat di bawah kaki Bukit Barisan, kini resmi menjadi "Dusun Hantu".
Ironisnya, meski kosong melompong tanpa penghuni selama tiga tahun terakhir, dusun ini diduga masih terus "menyedot" anggaran daerah.
Baca Juga:
Hasil penelusuran mengungkapkan bahwa seluruh warga Dusun Bangun Indah telah angkat kaki meninggalkan tanah kelahiran mereka. Penyebabnya klasik namun tragis, ketiadaan listrik PLN dan fasilitas pendidikan.
Pantauan di lokasi menunjukkan pemandangan memilukan. Rumah-rumah penduduk dan mushola yang dulu hidup kini berubah menjadi puing yang ditutupi semak belukar. Hanya beberapa petani karet yang sesekali singgah untuk berteduh saat menyadap, itu pun tidak menetap.
"Warga pindah ke Desa Rombisan, Marantiomas, hingga ke Kota Batu. Bahkan, Kepala Dusunnya sendiri sudah pindah ke Desa Rombisan tapi diduga masih menerima gaji aktif dari APBD," ungkap seorang warga yang meminta identitasnya dirahasiakan demi keamanan.
Kondisi ini memicu kemarahan publik. Pasalnya, secara administratif, Dusun Bangun Indah masih tercatat aktif di bawah naungan Desa Hatapang.
Hal ini menimbulkan kecurigaan besar mengenai ke mana larinya kucuran Dana Desa (DD) dan Alokasi Dana Desa (ADD) yang diperuntukkan bagi dusun tersebut selama tiga tahun terakhir.
Kepala Desa Hatapang, Hutana Sihombing, kini menjadi sorotan tajam. Ia dituding lalai atau sengaja tidak melaporkan perpindahan massal penduduknya kepada pemerintah kecamatan maupun kabupaten.
"Kami menduga ada penyimpangan penggunaan Dana Desa. Bagaimana mungkin dusun tanpa manusia tetap tercatat aktif? Kami minta Bupati Labura segera turun tangan memanggil dan memeriksa Kades Hatapang," tegas warga tersebut.
POSMETRO MEDAN, Medan Persidangan dugaan korupsi proyek pengadaan papan tulis interaktif (Smart Board) SMP Negeri seKota Tebing Tinggi Ta
Peristiwa 2 jam lalu
Korban kebakaran Pajak Parluasan (pasar Dwikora) diberi dukungan Psikososial oleh Pemko Pematangsiantar.
Sumut 7 jam lalu
Duh, Anak 6 tahun dilaporkan tenggelam di sebuah kolam hingga nyawanya tak tertolong lagi.
Peristiwa 7 jam lalu
Tanggapan Miroslav Klose saat Rekor Gol Piala Dunia Miliknya Dilampaui Lionel Messi.
Sport 7 jam lalu
Dukun Ghana Klaim Kutuk Harry Kane di Piala Dunia 2026, Benarkah Bisa Pengaruhi Duel Inggris vs Ghana?
Sport 8 jam lalu
Wanita Aceh Dibunuh di Malaysia Sedang Hamil, Perut Diinjak hingga Melahirkan
Peristiwa 8 jam lalu
Dugaan Korupsi di Bank Plat Merah, Kejati Sumut Periksa Wakil Wali Kota Medan Zakiyuddin Harahap.
Medan 9 jam lalu
Warga Komplek Tempo Protes Akses Perguruan Cendekia, Minta Kesepakatan Tahun 2020 Dijalankan.
Medan 9 jam lalu
POSMETRO MEDAN Subnit Jatanras Unit Pidum Satreskrim Polrestabes Medan bergerak cepat meringkus enam pelaku tawuran antargeng motor yang
Medan 9 jam lalu
POSMETRO MEDAN, Medan Perkara tawuran maut Belawan yang menjerat Fadly Lukman Simanjuntak (19) kembali menyisakan perdebatan tajam di ruan
Peristiwa 10 jam lalu