Kapolda Sumut Irjen Whisnu Hermawan Digeser, Kini Dijabat Brigjen Sonny Irawan
Kapolda Sumut Irjen Whisnu Hermawan Diganti, Kini Dijabat Brigjen Sonny Irawan
Inter-Nasional 47 menit lalu
POSMETRO MEDAN,Jakarta – Anggota Komisi XII DPR RI dari Daerah Pemilihan Sumatera Utara I, Ade Jona Prasetyo, menegaskan pentingnya perlindungan terhadap kawasan Raja Ampat dari ancaman eksploitasi.
Ketua DPD Partai Gerindra Sumut itu menyatakan bahwa Raja Ampat adalah harta karun biodiversitas Indonesia yang telah dijaga secara turun-temurun oleh masyarakat adat, dan tidak sepatutnya menjadi target eksploitasi.
"Raja Ampat bukan untuk dieksploitasi. Ia adalah harta karun biodiversitas Indonesia yang dijaga turun-temurun oleh masyarakat adat," ujar Ade Jona dalam pernyataannya.
Baca Juga:
Ia menyoroti langkah evaluasi yang dilakukan oleh Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) serta Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) terhadap aktivitas tambang di lima pulau di kawasan Raja Ampat.
Menurutnya, evaluasi tersebut merupakan langkah krusial dan harus dilaksanakan secara transparan serta berpihak kepada kelestarian lingkungan dan hak-hak masyarakat lokal.
Baca Juga:
"Transparansi, keberpihakan pada lingkungan, dan perlindungan masyarakat lokal harus jadi prioritas," tegas Ade Jona.
Lebih lanjut, ia mengingatkan bahwa pemerintah di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto telah menegaskan bahwa perlindungan lingkungan adalah bagian dari kepentingan nasional. Oleh karena itu, Fraksi Partai Gerindra mendukung penuh arah kebijakan tersebut.
"Fraksi Gerindra akan terus memastikan tiap kementerian menjalankan kebijakan sesuai visi besar tersebut, bukan sebaliknya," tegasnya.
Ade Jona juga menekankan bahwa Raja Ampat seharusnya menjadi prioritas utama dalam agenda perlindungan lingkungan nasional, bukan sasaran eksploitasi industri yang mengabaikan keberlanjutan ekosistem dan kearifan lokal masyarakat setempat.
Sekadar diketahui, aktifitas penambangan nikel di beberapa pulau seperti Gag, Manuran, dan Batang Pele terus meluas. Luas izin tambang kini mencapai lebih dari 22.420 ha, dengan tiga kali lipat ekspansi sejak 2020—menyebabkan deforestasi, peningkatan sedimentasi, dan kerusakan terumbu karang akibat limpasan lumpur.
Kapolda Sumut Irjen Whisnu Hermawan Diganti, Kini Dijabat Brigjen Sonny Irawan
Inter-Nasional 47 menit lalu
POSMETRO MEDAN,Humbang Hasundutan Kontestasi Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Baringin Natam, Kecamatan Parlilitan, Kabupaten Humbang Hasu
Sumut 3 jam lalu
POSMETRO MEDANmemperingati anniversary perak. Seperti kemilau dan daya tahan logam mulia, media pelopor jurnalisme pop ini eksis seperempat
Global 14 jam lalu
POSMETRO MEDAN, Medan Pemerintah Kabupaten Deli Serdang yang diwakili Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Zainal Abidin Hutagal
Sumut 15 jam lalu
POSMETRO MEDAN, Medan Pemerintah Kota Medan terus meningkatkan kualitas fasilitas publik dengan menjawab kebutuhan penerangan jalan di se
Medan 16 jam lalu
POSMETROMEDAN, Medan Pemerintah Kota Medan terus mendorong penataan ruang publik yang berkualitas dan mampu memberikan manfaat nyata bag
Medan 16 jam lalu
POSMETRO MEDAN,JAKARTA Pemerintah Kabupaten Deli Serdang menjajaki skema Kerja Sama Pemerintah dengan Badan Usaha (KPBU) untuk pengemban
Sumut 17 jam lalu
MATITI BELUM USAI KUASA HUKUM MINTA APARAT BONGKAR UTUH RANGKAIAN PERISTIWA 12 SEPTEMBER
Sumut 18 jam lalu
Anggota DPR RI Musa Rajekshah meninjau pembangunan dinding penahan banjir di Tebing Tinggi.
Sumut 19 jam lalu
Pengusaha Konstruksi Lokal Bersama PERMADA Turun ke Jalan, Desak Klarifikasi Polemik Paket Proyek Disdik Langkat
Sumut 19 jam lalu