Kamis, 05 November 2026

Sudaryono, Mantan Ajudan Prabowo Jadi Kepala BGN, Gantikan Nanik yang Mundur

P. Silalahi - Kamis, 23 Juli 2026 01:15 WIB
Sudaryono, Mantan Ajudan Prabowo Jadi Kepala BGN, Gantikan Nanik yang Mundur
JPNN
Sudaryono.

POSMETRO MEDAN- Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi mengumumkan penunjukan Sudaryono sebagai Kepala Badan Gizi Nasional menggantikan Nanik Sudaryati Deyang dalam sebuah konferensi pers pada Rabu 22 Juli 2026.

Pengumuman ini datang hanya beberapa jam setelah Nanik secara terbuka mengumumkan pengunduran dirinya lewat akun Facebook. Satu hari, dua berita besar dari lembaga yang mengelola program makan bergizi gratis untuk puluhan juta anak Indonesia.

Prasetyo menjelaskan penggantian ini tidak mudah. "Ada dinamika baru di mana Kepala BGN mengajukan pengunduran diri dan sekali lagi bukan sesuatu yang mudah untuk mencari penggantinya," katanya di Kompleks Istana Kepresidenan.

Baca Juga:

Namun Presiden Prabowo Subianto bergerak cepat. Pelantikan Sudaryono direncanakan hari itu juga agar tidak terjadi kekosongan dalam pelaksanaan tugas BGN.

Alasan penunjukan Sudaryono bukan sekadar soal kedekatan dengan Presiden, meskipun faktor itu ada.

Baca Juga:

Prasetyo menyebut Sudaryono sudah mengikuti dan berdiskusi sejak awal tentang konsep teknis pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis.

Dia bukan orang baru yang tiba-tiba dilempar ke tengah medan.

Sekadar diketahui Nanik sendiri pun seolah memberi isyarat soal penggantinya sebelum berangkat, menulis dalam unggahan media sosialnya bahwa penggantinya adalah "adik saya" yang bisa ia tegur kalau ada penyimpangan.

Sudaryono lahir di Dusun Mangunrejo, Desa Tambirejo, Kecamatan Toroh, Grobogan, Jawa Tengah, pada 23 Januari 1985.

Ia anak tunggal dari pasangan Yahyo dan Suwarni, keduanya petani. Bukan petani yang punya sawah luas — ayahnya adalah petani yang tidak memiliki lahan sendiri. Dari titik itulah perjalanan panjang dimulai.

Sudaryono--seperti dirangkum dalam sebuah postingan anonim facebook @Desas desus cerdas yang terlihat POSMETRO MEDAN pada Kamis 23 Juli 2026-- mendapat beasiswa di SMA Taruna Nusantara sebagai perwakilan Jawa Tengah dan lulus sebagai salah satu yang terbaik.

Dia kemudian melanjutkan ke National Defense Academy di Jepang, mengambil jurusan teknik mesin, dan lulus pada 2009.

Sekembalinya ke Indonesia pada 2010, ia dipercaya menjadi asisten pribadi Prabowo Subianto selama lima tahun.

Kedekatan itulah yang membentuk kariernya — dari Wasekjen Gerindra, CEO Garuda TV, Ketua DPD Gerindra Jawa Tengah, hingga dilantik sebagai Wakil Menteri Pertanian oleh Presiden Jokowi pada 18 Juli 2024.

Pendidikannya kemudian dilengkapi dengan gelar MBA dari Swiss German University dan doktor keuangan dari Institut Pertanian Bogor.

Kini kursi Wamentan itu dia tinggalkan. Tanggung jawab yang menunggu jauh lebih besar: memimpin lembaga yang dalam waktu kurang dari setahun sudah berganti kepala tiga kali — dari Dadan Hindayana yang dicopot lantaran tersangka dugaan korupsi, ke Nanik Sudaryati Deyang yang mundur karena sakit setelah 44 hari, dan kini ke Sudaryono yang datang dengan latar petani, disiplin militer Jepang, dan satu dekade lebih berjalan di sisi orang yang kini menjadi Presiden.***

Editor
: P. Silalahi
Tags
beritaTerkait
Illegal Interception Telepon Presiden Prabowo Terungkap, Ariswan: Ini Bukan Kejahatan Biasa, Apresiasi Polri!
Sumatera Utara Capai Swasembada Pangan, Stok Beras Surplus 27 Ribu Ton
Lom Lom Suwondo Hadiri Open House Sekolah Rakyat, Ajak Siswa Berani Bermimpi
Dugaan Jual Beli Titik Dapur SPPG di Deli Serdang, AW Membantah dan RA Klaim Uang Rp150 Juta Belum Dibayarkan
Komjen Suyudi Ario Seto Jadi Kapolri Gantikan Jenderal Listyo Sigit Prabowo
Melihat dari Dekat Sosok Jenderal Listyo Sigit Prabowo, Kapolri Terlama Sejak Era Reformasi
komentar
beritaTerbaru